Clubhouse Akhirnya Hadir di Android, Pengguna di Indonesia Bisa Mendaftar

- Setelah hadir secara eksklusif di perangkat iOS, aplikasi media sosial berbasis audio, Clubhouse akhirnya tersedia di perangkat dengan sistem operasi (OS) Android. Pengguna di Indonesia juga sudah bisa mendaftar.
Hal ini berdasarkan pengumuman resmi di blog Clubhouse yang berjudul "Welcome Android User".
Meski demikian, aplikasi yang terbilang sukses menarik minat pengguna di masa pandemi itu kini masih dalam versi beta dan hanya pengguna di kawasan tertentu saja yang bisa menjajalnya.
"Hari ini kami senang mengumumkan bahwa aplikasi Clubhouse untuk Android versi beta sudah tersedia," ujar Clubhouse dalam sebuah pengumuman awal minggu ini.
Baca juga: Tanda Popularitas Clubhouse Mulai Menurun
"Kami akan menggelontorkan aplikasi tersebut secara bertahap, mulai dari kawasan AS, diikuti dengan negara-negara berbahasa Inggris lain, serta sejumlah negara lainya di seluruh dunia," imbuh Clubhouse.

Tidak disebutkan secara spesifik, kapan aplikasi Clubhouse untuk Android akan tersedia di negara di luar AS.
Yang jelas, Clubhouse mengatakan pihaknya bakal mengumpulkan saran dan umpan balik dari pengguna asal AS, yang mendapatkan kesempatan menjajal di tahap awal ini selama beberapa minggu ke depan.
Hal ini tentunya bertujuan untuk membuat aplikasi tersebut lebih sempurna dan bebas dari masalah atau bug, ketika berjalan di ekosistem Android.
Karena masih dalam versi beta, beberapa fitur belum bisa dinikmati oleh pengguna Android, seperti mengikuti berbagai konten berdasarkan topik (Topic following), pembuatan Club (Club creation), penggantian nama di dalam aplikasi, pembayaran (Payments), dan lain sebagainya.
Daftar fitur yang belum bisa dicoba di versi Android bisa disimak di laman yang memampang daftar pertanyaan yang sering ditanyakan (FAQ) di tautan berikut.
Baca juga: Hati-hati, Aplikasi Clubhouse Palsu di Android Bisa Curi Data Pengguna
Menurut Clubhouse, fitur-fitur yang masih absen ini nantinya akan hadir dalam beberapa waktu ke depan, setidaknya sebelum mereka merilis Clubhouse ke perangkat Android di beberapa negara lainnya.
Pengguna di Indonesia bisa mendaftar
Sebagaimana dihimpun KompasTekno dari blog Clubhouse, Senin (10/5/2021), aplikasi Clubhouse sendiri bisa dipasang di perangkat dengan OS Android versi 8.0 (Oreo) ke atas.
Adapun mekanisme pembuatan akun pengguna baru di perangkat Android masih akan mengusung sistem undangan (invite) sama seperti iOS. Sehingga, mereka harus mendapatkan undangan dari pengguna Clubhouse lainnya.
Pantauan KompasTekno, Senin (10/5/2021), aplikasi Clubhouse ternyata sudah terdaftar di Google Play Store versi Indonesia. Namun, pengguna hanya bisa melakukan pra-pendaftaran saja dengan meng-klik tombol "Pre-register" di tautan berikut.
Ketika sudah tersedia di Tanah Air, maka pengguna biasanya bakal disodori pemberitahuan melalui notifikasi bahwa aplikasi tersebut sudah bisa diunduh.
Popularitas menurun
Clubhouse hadir di Android saat popularitas aplikasi jejaring sosial berbasis audio ini menurun.
Baca juga: Prediksi Masa Depan Medsos Clubhouse Menurut Pengamat
Riset yang dilakukan Sensor Tower menunjukkan melambatnya jumlah unduhan Clubhouse dalam beberapa bulan terakhir.
Pada Maret 2021 jumlah unduhan Clubhouse turun menjadi 2,7 juta. Tren itu berlanjut hingga April, di mana jumlah unduhan Clubhouse semakin berkurang drastis, yakni hanya mencapai 992.000 unduhan saja secara global.
Kendati demikian, Sensor Tower menyebut keinginan pengguna untuk bertahan di aplikasi tersebut masih kuat.
Terkini Lainnya
- Bytedance "Suntik Mati" Fitur Mirip Instagram di TikTok
- Bagaimana Cara Wireless Charging di HP Bekerja? Ini Penjelasannya
- 7 Trik Memperkuat Sinyal di iPhone
- Kenapa Pesan WhatsApp Tidak Masuk Jika Tidak Dibuka? Ini Penyebabnya
- Apa Jadinya Jika iPhone Tidak Di-update?
- 4 Cara Melihat Password WiFi di Laptop dan PC untuk Semua Model, Mudah
- 10 Game Tersembunyi di Google, Begini Cara Mengaksesnya
- 4 Fitur di HP Samsung untuk Traveling yang Wajib Kalian Tahu
- Kontroversi Foto Jadi Ghibli Pakai AI yang Bikin Dunia Animasi Heboh
- Mengenal Liang Wenfeng, Pendiri Startup AI DeepSeek yang Hebohkan Dunia
- 6 Cara Bikin WhatsApp Terlihat Tidak Aktif biar Tidak Terganggu Saat Cuti Kerja
- 10 Aplikasi Terpopuler di Dunia, Ini yang Diunduh Paling Banyak
- Kisah Nintendo, Berawal dari Kartu Remi ke Industri Video Game Global
- Pendiri Studio Ghibli Pernah Kritik Keras soal AI
- Riset: Orang yang Sering Chat ke ChatGPT Ternyata Kesepian
- Story, Arsip, dan Sorotan di Instagram Hilang, Ini Sebabnya
- Video: Review Oppo Reno5 F, Simak Kelebihan dan Kekurangannya
- Pesawat Jet Dassault Falcon 10X Meluncur, Terbesar dan Terjauh di Kelasnya
- Internet Satelit Perlu Jadi Infrastruktur Utama di Indonesia
- Seagate Perkenalkan Jajaran SSD Portabel untuk Kreator Konten