cpu-data.info

Apa Jadinya Jika iPhone Tidak Di-update?

Ilustrasi iPhone (Source: Pixabay)
Lihat Foto

- Banyak pengguna iPhone yang merasa perangkatnya masih berjalan lancar, sehingga memilih untuk tidak memperbarui sistem operasi (iOS) ke versi terbaru. Padahal, update iOS bukan sekadar soal tampilan baru atau fitur tambahan. 

Di balik setiap pembaruan, Apple biasanya menyertakan peningkatan keamanan, perbaikan bug, dan optimasi performa. 

Lalu, apa jadinya jika iPhone tidak di-update dalam waktu lama? Jawabannya bisa berdampak cukup serius, mulai dari masalah performa hingga risiko keamanan yang mengintai. Selengkapnya berikut ini KompasTekno akan menguraikan penjelasannya. 

Baca juga: iPhone 16 Dijual 11 April di Indonesia, Telat 7 Bulan dari Negara Lain

Dampak iOS iPhone tidak di-update 

Apple secara rutin merilis pembaruan sistem operasi (iOS) untuk iPhone, termasuk iOS 18 yang diluncurkan pada 16 September 2024. 

Pembaruan besar ini membawa berbagai fitur canggih, termasuk Apple Intelligence berbasis AI. Namun, tidak semua pengguna langsung melakukan pembaruan. 

Padahal, membiarkan iPhone dalam kondisi tidak diperbarui dapat menimbulkan berbagai masalah yang mungkin tidak terlihat di awal, tetapi berdampak dalam jangka panjang.

Pertama, performa iPhone dapat menurun. Aplikasi-aplikasi terbaru dirancang untuk menyesuaikan dengan standar teknis iOS versi terkini. Jika Anda masih menggunakan versi lama, beberapa aplikasi mungkin tidak berjalan optimal atau bahkan memperlambat sistem karena ketidakcocokan.

Kedua, masalah bug dan error lebih sulit dihindari. Contohnya seperti WiFi yang tidak terhubung, jaringan seluler yang tidak stabil, aplikasi yang sering tertutup sendiri, hingga iPhone yang hanya menampilkan logo Apple saat dinyalakan. Masalah-masalah ini sering kali hanya dapat diatasi melalui pembaruan sistem.

Ketiga, menunda pembaruan dapat membahayakan keamanan data pribadi Anda. Meski iPhone dikenal aman dan tidak memerlukan antivirus tambahan, tetap saja celah keamanan bisa muncul. 

Apple biasanya menyertakan patch keamanan dalam setiap pembaruan iOS. Tanpa memperbarui, data pribadi Anda, seperti identitas dan informasi finansial, berisiko terekspos.

Keempat, Anda akan melewatkan berbagai fitur baru yang meningkatkan pengalaman penggunaan. 

Misalnya, iOS 18 menghadirkan tampilan home screen yang dapat dikustomisasi, pembaruan pada aplikasi Foto, peningkatan kinerja Siri yang kini terintegrasi dengan ChatGPT, hingga kalkulator yang mendukung fungsi ilmiah dan konversi satuan.

Terakhir, jika iOS tidak diperbarui, maka kompatibilitas perangkat Anda akan menurun terhadap teknologi dan aplikasi masa kini. 

Apalagi, iOS 18 hanya tersedia untuk iPhone XS dan model yang lebih baru. Artinya, dukungan resmi untuk iPhone 8, 8 Plus, dan X telah dihentikan.

Meskipun pembaruan iOS memerlukan ruang penyimpanan yang cukup besar (sekitar 16–20 GB) dan daya baterai minimal 50 persen, langkah ini penting untuk menjaga performa, keamanan, dan kenyamanan penggunaan iPhone Anda dalam jangka panjang.

Baca juga: Harga iPhone 15 Terbaru Jelang iPhone 16 Rilis 11 April, Turun Rp 2 Jutaan

Dapatkan update berita teknologi dan gadget pilihan setiap hari. Mari bergabung di Kanal WhatsApp KompasTekno.

Caranya klik link https://whatsapp.com/channel/0029VaCVYKk89ine5YSjZh1a. Anda harus install aplikasi WhatsApp terlebih dulu di ponsel.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat