Telkom dan Netflix Sepakat, Streaming di Indihome dan Telkomsel Bakal Lancar
- Hubungan Telkom Group dan Netflix memang mulai membaik sejak tahun lalu. Setelah akses Netflix diblokir kurang lebih selama empat tahun, Telkom Group akhirnya membuka blokir per 7 Juli 2020 lalu.
Kendati demikian, hubungan keduanya seakan kurang harmonis. Salah satu penyebabnya adalah perkara bandwidth Telkom Indihome yang diduga membuat akses Netflix lamban serta resolusi tayangan yang menurun.
Kabar terbaru, masalah ini mulai menemukan jalan keluar dan diwujudkan melalui sebuah kolaborasi.
Telkom Group dan Netflix mengumumkan kemitraan yang memungkinkan konsumen bisa menikmati layanan hasil kerja sama keduanya melalui IndiHome dan Telkomsel.
Kedua pihak juga sepakat untuk mengeksplorasi kerja sama jaringan yang bertujuan menghadirkan pengalaman hiburan digital yang lebih baik.
"Telkom dan Netflix telah melakukan serangkaian diskusi produktif untuk memahami satu sama lain bahwa pengalaman konsumen merupakan prioritas bersama," kata Direktur Wholesale & International Service Telkom, Dian Rachmawan, dalam keterangan resmi yang diterima KompasTekno, Kamis (29/4/2021),
Dian menambahkan layanan video streaming mendominasi konsumsi bandwidth hingga 70 persen dari total trafik internet. Sehingga, Telkom Group berjanji akan terus meningkatkan kapasitas jaringan untuk mengantisipasi kenaikan trafik video streaming.
"Kerja sama ini akan meningkatkan kualitas layanan dibandingkan dengan yang kita miliki saat ini dan akan secara positif berdampak pada optimasi bandwidth domestik," imbuh Dian.
Lebih lanjut, Dian menjanjikan bahwa semua pelanggan Telkom di Indonesia akan bisa menikmati layanan berkualitas premium hasil dari kerja sama Telkom dan Netflix.
Baca juga: Telkom IndiHome dan Telkomsel Resmi Buka Blokir Netflix
VP Business Development Netflix, Tony Zameczkowski mengatakan kolaborasi Netflix dan Telkom Group akan memudahkan konsumen untuk berlangganan Netflix dan menikmati video streaming berkualitas tinggi di jaringan Telkom.
"Kami berharap dapat menghibur lebih banyak penikmat hiburan di Indonesia melalui berbagai tayangan berkualitas Netflix, mulai dari serial, dokumenter, stand-up, konten untuk anak-anak, film hingga konten lokal di jaringan Telkom," ujar Tony.
Netflix lambat dan kualitas rendah di jaringan Telkom
Sebagai informasi, beberapa waktu lalu pengguna Telkom Group, baik IndiHome maupun Telkomsel mengeluhkan akses Netflix yang lamban dan resolusi video rendah.
Keluhan itu sesuai dengan laporan Netflix yang menempatkan Telkom di peringkat paling bawah dalam indeks rata-rata kecepatan penyedia layanan internet (ISP) Netflix di Indonesia.
Baca juga: Daftar ISP di Indonesia yang Paling Kencang dan Lelet untuk Akses Netflix
Direktur Consumer Service Telkom FM Venusiana, mengatakan lambatnya jaringan Telkom untuk mengakses Netflix dikarenakan tidak adanya server content delivery network (CDN) platform untuk menonton film di dalam negeri.
"Jadi, menjawab kenapa akses Netflix di Telkom jelek, yang lain bagus, kami sampaikan bahwa saat ini YouTube, Google, Disney, Facebook itu menaruh server-nya di Indonesia. Ini membuat kualitas semuanya bagus karena tidak membebani bandwidth ke internasional," ujarnya dalam Kompas100 CEO Forum, pada Januari lalu.
Venusiana menambahkan, bandwidth yang diperlukan untuk mengakses fitur video berkualitas tinggi atau HD sangat boros. Netflix pun bersaing dengan platform lain menggunakan server umum.
"Itu kalau di total banyak banget dan semuanya harus ke luar negeri dan benar ini ditanggung oleh Telkom," ujarnya.
Baca juga: Netflix Lemot di IndiHome, Pelanggan Duga Koneksi Dicekik
Saat itu, Venusiana berharap Netflix bisa menyediakan sambungan langsung ke Telkom sehingga kecepatan akses meningkat.
"Jadi, tidak menggunakan jalur umum karena dipakai Telkom untuk semua hal yang terkait ke luar negeri, Netflix boros saat ini mengambil dari jalur umum," ucapnya.
Baca juga: Nonton Netflix 1 Jam, Setara Pasang Kipas Angin 6 Jam atau 40 Menit AC
Terkini Lainnya
- Cisco Umumkan Perangkat WiFi 7 Access Point Pertama, Kecepatan Tembus 24 Gbps
- Penyebab Nomor Telepon Tidak Bisa Dicek di GetContact
- Ini Sebab Bali Jadi Tempat Peluncuran Global Oppo Find X8
- Telkomsel Dukung Industri Game Nasional lewat Keikutsertaan di MPL ID S14
- Cara Membuat YouTube Music "2024 Recap" yang Mirip Spotify Wrapped
- Oppo Rilis Antarmuka ColorOS 15 Global, Sudah Bisa "Circle-to-Search"
- Tablet Oppo Pad 3 Pro Meluncur Global dari Bali, Dilengkapi AI
- Samsung Galaxy Z Flip 7 FE Meluncur Tahun Depan?
- 3 Cara Blokir Telepon Spam di iPhone dengan Mudah dan Praktis
- Algoritma Instagram Kini Bisa Direset, Rekomendasi Konten Bisa Kembali ke Awal
- YouTube Gaming Recap 2024 Dirilis, Kilas Balik Tontonan Game Sepanjang Tahun
- Oppo Find X8 Resmi di Indonesia, HP Pertama dengan Dimensity 9400
- Oppo Find X8 Pro Resmi dengan Tombol Kamera "Quick Button", Ini Harganya di Indonesia
- Suasana Peluncuran Global Oppo Find X8 Series di Bali, Dihadiri Undangan dari Berbagai Negara
- Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy A16 5G di Indonesia
- Juan Joya Borja, Pria yang Viral Jadi Meme Ketawa Meninggal Dunia
- Dua Pasal Permenkominfo 5/2020 yang Berpotensi Melanggar HAM
- Realme C20 Resmi di Indonesia, Ponsel Baterai Besar Rp 1 Jutaan
- Cara Menghapus Jejak Digital di Hasil Pencarian Google dan Mengenal "Right to be Forgotten"
- Perjalanan Karier Nadiem Makarim, dari Bos Gojek hingga Jabat Mendikbud Ristek