Daftar ISP di Indonesia yang Paling Kencang dan Lelet untuk Akses Netflix

- Platform streaming Netflix merilis daftar terbaru kecepatan internet yang diberikan penyedia layanan internet (internet service provider, ISP) di Indonesia. Laporan ini hanya mencakup daftar ISP broadband saja, dan tidak menyertakan jaringan seluler.
Secara sederhana, Netflix menghitung kecepatan internet masing-masing ISP dengan membagi sesi-sesi prime time ke dalam rentang kecepatan 0,5 Mbps. Sesi prime time adalah tiga jam teratas dari waktu streaming Netflix setiap hari untuk setiap ISP.
Kemudian, Netflix menghitungnya berdasarkan bitrate maksimum yang dihitung berdasarkan jenis resolusi yang dipilih saat menonton (SD/HD/4K), perangkat streaming, dan rumus penyandian.
Baca juga: Netflix Jajal Mode Suara, Film Bisa Didengarkan seperti Podcast
Dalam situs resminya dan dirangkum KompasTekno, Selasa (12/1/2021), Netflix menyebut ISP yang masuk dalam daftar adalah ISP broadband yang konsisten memiliki lebih dari 1 persen jam streaming di suatu negara.
Kecepatan internet yang diukur dalam laporan ini adalah enam bulan terakhir, dan berakhir pada bulan Desember 2020.
Di Indonesia, kecepatan internet saat menonton Netflix tertinggi mencapai 3,4 Mbps.
Kecepatan tersebut diberikan oleh beberapa ISP yang masuk golongan peringkat pertama, yakni Biznet, Cyberindo Aditama, GIG by Indosat Ooredoo, MNC Play, dan My Republic.
Peringkat kedua adalah ISP yang memberikan kecepatan internet 3,2 Mbps, yakni LinkNet dan XL Home. Sementara kecepatan paling rendah adalah 1 Mbps yang diberikan oleh Telkom.
Baca juga: Netflix Lemot di IndiHome, Pelanggan Duga Koneksi Dicekik
Ranking | Kecepatan | ISP |
1 | 3,4 Mbps | Biznet, Cyberindo Aditama, GIG by Indosat Ooredoo, MNC Play, MyRepublic |
2 | 3,2 Mbps | LinkNet, XL Home |
3 | 1 Mbps | Telkom |
Di Indonesia, rata-rata kecepatan internet saat streaming Netflix yang diberikan ISP adalah 2,4 Mbps, setara dengan Republik Dominika.
Kecepatan internet rata-rata tertinggi untuk streaming Netflix adalah 3,8 Mbps yang diraih negara Australia, Belanda, Belgia, Hong Kong, Singapura, Swiss, dan Thailand.

Terkini Lainnya
- Mengenal Liang Wenfeng, Pendiri Startup AI DeepSeek yang Hebohkan Dunia
- 6 Cara Bikin WhatsApp Terlihat Tidak Aktif biar Tidak Terganggu Saat Cuti Kerja
- 10 Aplikasi Terpopuler di Dunia, Ini yang Diunduh Paling Banyak
- Kisah Nintendo, Berawal dari Kartu Remi ke Industri Video Game Global
- Pendiri Studio Ghibli Pernah Kritik Keras soal AI
- Riset: Orang yang Sering Chat ke ChatGPT Ternyata Kesepian
- Unik, Smartphone Ini Didesain Khusus untuk Hewan Peliharaan
- Arti Warna Lingkaran Hijau, Tosca, dan Biru dan Jumlah Petir Saat Cas HP Samsung
- Baterai Oppo Find X8 Ultra Lebih dari 5.000 mAh, Fast Charging 100 Watt
- 3 Cara Membagikan Link Grup WhatsApp dengan Mudah
- Riset: Gamer PC Lebih Senang Main Game Lawas daripada Game Baru
- Kenapa Kode Verifikasi WhatsApp Tidak Muncul? Begini Penyebabnya
- Cara Buat Stories WhatsApp Pakai Lagu dan Tanpa Aplikasi
- Perbedaan WhatsApp Web dan WhatsApp Desktop yang Perlu Diketahui
- Pengiriman Ponsel Lipat 2024 Naik Tipis, 2025 Diprediksi Menurun
- Ekosistem 5G di Indonesia Belum Siap, Indosat Fokus Perluas Jaringan 4G
- Gelang Pintar Pertama dari OnePlus Resmi Meluncur
- Tentang "Citra", Nama di Hidung Pesawat Sriwijaya Air SJ182
- Kebijakan Baru WhatsApp, Keresahan Pengguna, dan Permintaan Kominfo
- Pelanggan Tembus 60 Juta, Indosat Naikkan Kecepatan Download Jadi 15 Mbps