Smartphone Realme 13 5G dan Realme 13 Plus 5G Resmi di Indonesia, Ini Harganya
- Realme merilis dua smartphone baru untuk melengkapi Realme 13 5G series di Indonesia, Kamis (17/10/2024). Keduanya adalah Realme 13 5G dan Realme 13 Plus 5G.
Realme 13 Plus 5G diposisikan lebih unggul dibanding versi "reguler". Selain itu, Realme 13 Plus 5G juga dibekali aneka fitur pendukung gaming. Ponsel ini disebut memiliki tuning khusus untuk gaming tingkat turnamen.
"Realme 13 Plus 5G sendiri memiliki tuning khusus untuk gaming tingkat turnamen, sebab menjadi 'Official Gaming Phone' di 2024 Honor of Kings Championship. Hal tersebut berarti Realme 13 Plus 5G menjadi perangkat yang dipakai selama turnamen berlangsung, kurang lebih 2 minggu," kata Krisva Angnieszca – Public Relations Lead realme Indonesia dalam keterangan resmi yang diterima KompasTekno, Kamis (18/10/2024).
Berikut masing-masing spesifikasi Realme 13 Plus 5G dan Realme 13 5G di Indonesia.
Baca juga: Smartphone Realme P1 Speed Meluncur dengan Chip Dimensity 7300 Energy
Spesifikasi Realme 13 Plus 5G
Realme 13 Plus 5G dibekali layar berukuran 6,67 inci, panel OLED Esports Display, refresh rate 120 Hz, dan resolusi Full HD Plus (1080 x 2400).
Tingkat kecerahan layar maksimal berada di angkat 2.000 nits serta terdapat dukungan Rainwater Smart Touch. Rainwater Smart Touch akan memindai data di layar dan mendeteksi apakah obyek yang menempel permukaan layar adalah air atau tangan.
Apabila air, algoritma akan bekerja untuk menginterfensi kerja layar sehingga mencegah sentuhan tidak diinginkan secara otomatis.
Di sisi atas layar terapat punch hole atau rumah kamera untuk menanamkan sensor beresolusi 16 MP (f/2.4).
Kamera depan ini didukung beberapa mode foto, seperti Photo Mode, Video Mode, Portrait Mode, Night Mode, Panoramic view, Time-lapse, Dual-view Video.
Untuk perekaman video, kamera depan mendukung hingga 1080p di 30 fps. Namun, default perekaman videonya adalah 720p di 30 fps.
Di bagian belakang, terdapat kamera utama beresolusi 50 MP (f/1.8) dengan sensor Sony LYT-600. Kamera ini ditanam di sebuah modul bulat berkelir hitam. Di situs resminya, Realme tidak merinci sensor kamera sekunder.
Kamera ini didukung OIS dan sudah terintergrasi dengan Light Fusion Engine, teknologi berbasis AI untuk memproses data gambar mentah untuk meningkakan kualitas gambar.
Light Fusion disebut bekerja dengan cara mengoptimalkan cahaya dan bayangan, menghasilkan foto dengan rentang dinamis dan tekstur yang diklaim lebih baik, terutama di lingkungan minim cahaya.
Kamera belakang juga dibekali beberapa mode, seperti Photo Mode, Video Mode, Night Mode, Professional Mode, Portrait Mode, HighDefinition Mode, DefStreet Mode, Panoramic view, Slow Motion, dan sebagainya. Untuk perekaman video normal bisa mencapai resolusi 4K di 30 fps.
Terkini Lainnya
- 5 Besar Vendor Smartphone Dunia Akhir 2024 Versi Canalys
- OpenAI Rilis Fitur Tasks untuk ChatGPT, Ini Fungsinya
- Motorola Moto G Power 2025 Meluncur, HP Android Berstandar Militer
- Meluncur Besok, Intip Bocoran Harga dan Spesifikasi Oppo Reno 13 di Indonesia
- Viral Video Pria Transaksi Pakai Apple Watch, Apple Pay Sudah Bisa di Indonesia?
- Earbuds Nothing Ear (open) Resmi di Indonesia, Harga Rp 2,5 Juta
- Link Download Red Note, Aplikasi Pengganti TikTok yang Lagi Ramai
- Minggu, TikTok Dikabarkan Tutup Aplikasi di AS
- Induk Facebook PHK 3.600 Karyawan yang Kurang Kompeten
- Bos Instagram Bocorkan Jenis Konten yang Bakal Sering Dimunculkan di IG Tahun Ini
- Pilih Cloud Storage atau Hard Drive, Mana yang Ideal?
- Apa Itu Red Note? Aplikasi Pengganti TikTok yang Lagi Ramai di AS
- Honkai Star Rail 3.0 Meluncur, Ada 7 Update Karakter, Area, dan Mekanisme Game
- 4 Tips Hapus Jejak Digital di Internet dengan Aman
- Pemerintah Berencana Batasi Usia Bermedsos bagi Anak
- Fujifilm X-M5 Resmi di Indonesia, Kamera Vlogging yang Ringan dan Ringkas
- Lawan ARM, Intel dan AMD Sepakat Bikin Platform x86 yang Selaras
- Honor Tablet GT Pro Meluncur, Bawa Chip Snapdragon 8S Gen 3 dan Layar 144 Hz
- Amazon Kindle Colorsoft Dirilis, Pertama dengan Layar Berwarna
- Google Gelar "AI Academy" Pertama di Asia Pasifik, Ada 2 Startup Indonesia