Oppo Find N2 Flip Meluncur Global, Jaminan Update hingga 4 Tahun
- Setelah dirilis untuk pasar China, ponsel lipat Oppo Find N2 Flip kini resmi meluncur untuk pasar global.
Oppo Find N2 Flip menjadi ponsel lipat pertama Oppo yang dirilis untuk pasar global. Sebelumnya, ponsel lipat pertama Oppo Find N yang dirilis tahun lalu hanya dipasarkan di China saja.
"Saya sangat senang karena hari ini untuk pertama kalinya kami akan meluncurkan ponsel lipat di pasar global, yakni Oppo Find N2 Flip," kata Peter Lee selaku Head of Find Product Line Oppo dalam acara peluncuran yang digelar secara online.
Dikutip KompasTekno dari GSM Arena, Kamis (16/2/2023), Oppo Find N2 Flip kini dapat dipesan di berbagai negara seperti di Inggris, menyusul ke depannya Perancis dan Spanyol.
Baca juga: Kesan Pertama Menjajal Oppo Find N, Ponsel Lipat Pertama dari Oppo
Di Inggris, Oppo Find N2 Flip dijual dengan harga 849 pound (sekitar Rp 15,5 juta) dan bisa dipesan mulai 2 Maret mendatang. Sementara harga Oppo Find N2 di Perancis dan Spanyol disebut sedikit lebih mahal, sekitar Rp 17 jutaan.
Selain merilis ponsel lipat, Oppo juga mengumumkan rencana dukungan update software untuk ponsel lipatnya. Vendor ponsel China ini akan menyediakan garansi update OS Android hingga 4 tahun, dan jaminan update keamanan hingga 5 tahun.
Artinya, Oppo Find N2 Flip yang kini dirilis dengan Android 13 (ColorOS 13) akan mendukung Android 17 pada 2027 nanti.
Dukungan garansi update 4 tahun ini mirip dengan yang ditawarkan oleh Samsung, dengan ponsel lipatnya Galaxy Z Flip 4.
Spesifikasi Oppo Find N2 Flip
Oppo Find N2 Flip memiliki layar utama AMOLED 6,8 inci dengan layar sekunder 3,6 inci di bagian belakang ponsel.
Layar utama ponsel mendukung resolusi Full HD Plus, refresh rate 120 Hz, dan tingkat kecerahan (brightness) hingga 1.600 nits. Tidak hanya itu, layar Oppo Find N2 Flip juga mendukung fitur HD10+.
Baca juga: Pengiriman Ponsel Lipat 2023 Diprediksi Naik hingga 18 Juta Unit
Pada bagian atas layar terdapat kamera selfie beresolusi 32 MP (f/2.4) dalam lubang (punch hole) yang diposisikan di tengah atas layar.
Sementara di bagian belakang terdapat dua kamera yang tersusun secara vertikal, yaitu kamera utama 50 MP (f/1.8, Sony IMX890) dan kamera ultrawide 8 MP (f.2.2, Sony IMX355,
bidang pandang 112 derajat).
Untuk hardware, Oppo Find N2 Flip dibekali chipset Mediatek Dimensity 9000 Plus, yang dipadukan dengan pilihan opsi RAM LPDDR5 8 GB/12 GB/16 GB, dan opsi media penyimpanan UFS 3.1 256 GB/512 GB.
Dalam hal daya, baterai Oppo Find N2 FLip memiliki kapasitas 4.300 mAh yang mendukung pengisian cepat berdaya 44 Watt. Menurut Oppo, daya ponsel lipat ini dapat terisi 34 persen dalam waktu 15 menit.
Terkini Lainnya
- Bluesky Siapkan Flashes, Aplikasi Berbagi Foto Pesaing Instagram
- Sejarah Nokia, Berpindah-pindah Tangan hingga Pensiunnya Merek di Smartphone
- TikTok Terancam Tutup, Warga AS Malah Belajar Mandarin di Duolingo
- TWS Oppo Enco Air 4 Resmi di Indonesia, Bawa Fitur ANC Harga Rp 800.000
- HP Oppo Reno 13F 4G dan Reno 13F 5G Resmi di Indonesia, Desain Kembar Beda "Otak"
- Oppo Reno 13 5G Resmi di Indonesia, Smartphone Kuat dengan Fitur AI
- 2 Cara agar Notifikasi WhatsApp Tidak Muncul di Layar Kunci, Mudah dan Praktis
- Dampak HP Direset Pabrik yang Perlu Diketahui
- TikTok Terancam Tutup di AS, Pengguna Pindah ke Aplikasi Saudaranya
- Lupa Password IG setelah Deactive? Begini Cara Mengatasinya
- Video: Challenge Koin Jagat yang Viral di Media Sosial, Rusak Fasilitas Publik hingga Dilarang
- 5 Merek Ponsel Terlaris di Dunia 2024 Versi IDC
- HP Tecno Spark 30 Pro Rilis di Indonesia Minggu Depan, Ini Bocoran Spesifikasinya
- Dipanggil Komdigi, Pendiri Jagat Janji Ubah Permainan Berburu Koin
- Mantan Bos Google Bikin "Hooglee", Medsos Video Berbasis AI
- Elon Musk Mundur sebagai CEO Twitter Akhir 2023
- Beda Rp 7 Juta, Ini Perbandingan Samsung Galaxy S23 Ultra dan iPhone 14 Pro Max
- [POPULER TEKNO] Kronologi Kasus Korupsi BTS 4G BAKTI Kominfo | Rusia Blokir Google dan Zoom
- Apa Itu Format Gambar WebP dan Keunggulannya
- Bandelnya Situs Judi Online yang Susupi Website Pemerintah dan Universitas hingga Bikin Kominfo "Kerepotan"