3 Tips Produktif saat WFH dengan Tablet Android

- Memasuki bulan Juli 2020, pandemi Covid-19 di seluruh dunia masih belum berakhir. Sebagian besar masyarakat Indonesia masih harus bekerja dan belajar dari rumah atau work form home (WFH).
Tidak semua orang sudah bisa beradaptasi dengan adaptasi baru (new normal) dengan bekerja dari rumah. Kendati demikian, hal itu tidak bisa dijadikan alasan untuk tidak produktif.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan, agar tetap bisa produktif saat WFH. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan gadget penunjang produktivitas, seperti Galaxy Tab S6 Lite.
Baca juga: Harga dan Spesifikasi Lengkap Samsung Galaxy Tab S6 Lite di Indonesia
Ada beberapa tip yang bisa diaplikasikan dengan memanfaatkan Galaxy Tab S6 Lite agar lebih efisien memanfaatkan waktu selama WFH. Berikut tipsnya:
1. Buat daftar kegiatan
Seringkali saat bejerja di rumah, banyak pekerjaan rumah lain yang malah mengganggu jadwal harian. Walhasil, pekerjaan terbengkalai atau tidak maksimal.
Tidak ada salahnya ketika memulai hari membuat daftar apa saja kegiatan yang harus dilakukan hari ini. Diurutkan dari yang paling prioritas dan mana yang bisa ditunda.
Daftar itu bisa dicatat di Galaxy Tab S6 Lite. Sehingga saat bekerja tetap akan ingat mana yang harus diprioritaskan.
Baca juga: Pencarian Perangkat Tablet Meningkat Selama WFH
Daftar bisa ditulis di aplikasi notes menggunakan stylus S-Pen yang bisa mengonversi tulisan tangan di Tab S6 Lite ke tulisan teks. Ada pula fitur Quick Highlighter yang memudahkan pengguna untuk menulis dan mengedit tulisan.
2. Konferensi Video
Menggunakan platform konferensi video atau video chat benar-benar menjadi kebiasaan baru di saat pandemi. Bahkan platform konferensi video seperti Zoom semakin populer.
Pada pertengahan April lalu, Zoom mencatat 300 juta pengguna, naik 100 juta sejak 1 April 2020. Oleh karena itu, dibutuhkan kamera webcam berkualitas baik.
Sayangnya, kebanyakan kamera webcam bawaan laptop tidak begitu baik dalam menampilkan video saat konferensi. Menggunakan tab bisa menjadi alternatif.
Baca juga: Begini Cara Grup Video Call 8 Orang Sekaligus di WhatsApp
Seperti Galaxy Tab S6 Lite yang kamera depannya memiliki resolusi 8 MP. Dengan dukungan chipset Exynos 9611 yang mumpuni untuk kegiatan multitasking, pengguna bisa melakukan lebih dari satu kegiatan sembari melakukan video konferensi.
3. Sempatkan rehat
Istirahat tidak bisa dianggap sepele. Hal ini penting untuk mengembalikan energi setelah aktivitas seharian.
Jadwal istirahat bisa juga ditulis di catatan, seperti yang ada di tips nomor satu. Waktu istirahat bisa digunakan untuk menonton film atau menonton channel YouTube favorit menggunakan Galaxy Tab S6 Lite.
Tablet ini memiliki bentang layar 10,4 inci dengan resolusi 1.200 x 2.000 piksel. Cukup luas untuk menikmati streaming film atau video, serta bermain game online.
Terkini Lainnya
- Bytedance "Suntik Mati" Fitur Mirip Instagram di TikTok
- Bagaimana Cara Wireless Charging di HP Bekerja? Ini Penjelasannya
- 7 Trik Memperkuat Sinyal di iPhone
- Kenapa Pesan WhatsApp Tidak Masuk Jika Tidak Dibuka? Ini Penyebabnya
- Apa Jadinya Jika iPhone Tidak Di-update?
- 4 Cara Melihat Password WiFi di Laptop dan PC untuk Semua Model, Mudah
- 10 Game Tersembunyi di Google, Begini Cara Mengaksesnya
- 4 Fitur di HP Samsung untuk Traveling yang Wajib Kalian Tahu
- Kontroversi Foto Jadi Ghibli Pakai AI yang Bikin Dunia Animasi Heboh
- Mengenal Liang Wenfeng, Pendiri Startup AI DeepSeek yang Hebohkan Dunia
- 6 Cara Bikin WhatsApp Terlihat Tidak Aktif biar Tidak Terganggu Saat Cuti Kerja
- 10 Aplikasi Terpopuler di Dunia, Ini yang Diunduh Paling Banyak
- Kisah Nintendo, Berawal dari Kartu Remi ke Industri Video Game Global
- Pendiri Studio Ghibli Pernah Kritik Keras soal AI
- Riset: Orang yang Sering Chat ke ChatGPT Ternyata Kesepian
- HP Rilis 2 PC Gaming Omen 25L di Indonesia, Harga Mulai Rp 19 Juta
- AMD Rilis Prosesor Ryzen Berkecepatan 4,2 GHz
- Spesifikasi dan Harga Laptop Gaming HP Omen 15 di Indonesia
- Penjualan iPhone Turun, Apple Malah Bayar Rp 13,8 Triliun ke Samsung?
- Google Didenda Rp 9,9 Miliar karena Tolak Kabulkan "Hak untuk Dilupakan"