YouTube Music Bakal Punya Podcast, Makin Mirip Spotify

- Layanan musik alir (streaming music) YouTube Music bakal segera kedatangan siniar alias "podcast" atau konten berbasis audio saja (audio-only). Hal ini dikonfirmasi oleh Kepala Podcasting YouTube, Kai Chuk baru-baru ini.
Meski belum ada tanggal pastinya, Chuk memastikan bahwa dukungan khusus untuk podcast akan segera hadir "dalam waktu dekat".
"Jika seseorang ingin menonton podcast, kami punya solusinya. Jika seseorang ingin mendengarkan podcast saja, kita juga harus memiliki pengalaman hebat untuk itu," kata Chuk.
Menurut Chuk, YouTube Music akan memungkinkan pengguna non Premium mendengarkan siniar di latar belakang secara gratis tetapi diselingi iklan. Artinya, pengguna gratisan tetap mendengarkan Podcast, meski pengguna keluar dari aplikasi YouTube Music atau mengunci ponsel.
Baca juga: YouTube Music dan Premium Makin Laris, tapi Belum Bisa Salip Spotify
Nantinya, YouTube Music juga akan membubuhkan lencana "Podcast" untuk konten acara berbasis audio-only.
Bakal hadir di AS lebih dulu
Dalam sebuah email kepada outlet media 9to5Google, Google (pemilik YouTube Music) mengklarifikasi bahwa dukungan podcast akan segera hadir terlebih dahulu untuk pengguna di Amerika Serikat saja.
Selain itu, Google menambahkan bahwa pembuat konten akan dapat mengunggah podcast audio mereka melalui RSS "akhir tahun ini".
"Kami juga meluncurkan pembuatan podcast di YouTube Studio, sehingga memudahkan Kreator untuk menyetel videonya sebagai podcast," tulis Google, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari PhoneArena, Jumat (24/2/2023).
Pengalaman podcast di YouTube Music juga disebut akan mengutamakan audio dan bertujuan untuk "menyatukan pengalaman audio dan video".
Selama ini, YouTube Music lebih fokus menyajikan konten lagu di platformnya. Bagi pengguna YouTube Music Premium, mereka juga bisa menikmati video musik atau cover lagi dari berbagai lagu di perpustakaan musik YouTube.
Nah, dengan hadirnya dukungan khusus untuk podcast, YouTube Music semakin dekat menjadi pesaing utama Spotify. Mengingat, Spotify sudah lama menghadirkan layanan Podcast.
Dari segi statistik pengguna, YouTube memiliki 2 miliar pengguna. Namun, YouTube baru berhasil menggaet 80 juta pelanggan pada 2022 untuk layanan Musik dan Premiumnya (YouTube Music dan YouTube bebas iklan).
Itu merupakan angka yang besar, tetapi masih jauh di bawah Spotify yang baru-baru dilaporkan memiliki 200 juta pelanggan berbayar. Nah, dengan hadirnya Podcast, YouTube Music diharapkan semakin bisa bersaing dengan Spotify.
Berbeda dengan Spotify, YouTube Music disebut tidak ingin menambahkan acara eksklusif ke layanan Podcast. Sebab, tujuan hadirnya podcast ke YouTube Music adalah mempermudah kreator membuat konten podcast dan mendistribusikannya.
Baca juga: Cara Bagikan YouTube Music ke IG Stories Mirip Spotify
“Kami hanya fokus pada pengguna dan ekosistem YouTube dan membawa podcast ke dalamnya. Fokus kami adalah pada kreator. Jadi selama mereka merasa sukses dan bermanfaat, itulah kesuksesan bagi kami," kata Chuk.
Terkini Lainnya
- Bytedance "Suntik Mati" Fitur Mirip Instagram di TikTok
- Bagaimana Cara Wireless Charging di HP Bekerja? Ini Penjelasannya
- 7 Trik Memperkuat Sinyal di iPhone
- Kenapa Pesan WhatsApp Tidak Masuk Jika Tidak Dibuka? Ini Penyebabnya
- Apa Jadinya Jika iPhone Tidak Di-update?
- 4 Cara Melihat Password WiFi di Laptop dan PC untuk Semua Model, Mudah
- 10 Game Tersembunyi di Google, Begini Cara Mengaksesnya
- 4 Fitur di HP Samsung untuk Traveling yang Wajib Kalian Tahu
- Kontroversi Foto Jadi Ghibli Pakai AI yang Bikin Dunia Animasi Heboh
- Mengenal Liang Wenfeng, Pendiri Startup AI DeepSeek yang Hebohkan Dunia
- 6 Cara Bikin WhatsApp Terlihat Tidak Aktif biar Tidak Terganggu Saat Cuti Kerja
- 10 Aplikasi Terpopuler di Dunia, Ini yang Diunduh Paling Banyak
- Kisah Nintendo, Berawal dari Kartu Remi ke Industri Video Game Global
- Pendiri Studio Ghibli Pernah Kritik Keras soal AI
- Riset: Orang yang Sering Chat ke ChatGPT Ternyata Kesepian
- Jadwal MPL S11 Hari Ini, Adu Kuat RRQ Vs Onic Esports
- Samsung Rilis Chip Exynos 1380, Dukung Kamera 200 MP untuk HP Menengah
- Artifact, Aplikasi Berita Buatan Pendiri Instagram Hadir di Indonesia
- Tahun Ini, Asus Ingin Fokus Rakit Laptop di Indonesia
- [POPULER TEKNO] Bagaimana WhatsApp Bisa Disadap? | ChatGPT Salah Jawab dan "Nyolot" Saat Dikoreksi Pengguna