Facebook Umumkan BARS, Aplikasi Musik Rap Pesaing TikTok

- Facebook belum menyerah untuk menyaingi popularitas aplikasi video pendek TikTok. Setelah Lasso dan Collab, perusahaan rintisan Mark Zuckerberg itu memperkenalkan sebuah aplikasi lain bernama BARS.
Menurut penuturan Facebook, aplikasi ini ditujukan bagi pengguna millenial yang doyan menyanyikan lagu bergenre hip hop atau rap.
Sama seperti TikTok, pengguna BARS bisa merekam sebuah video pendek yang disertai dengan iringan musik atau lagu. Bedanya, aplikasi ini menawarkan aneka lagu favorit dari sejumlah rapper ternama.
Ketika merekam video yang diiringi musik, pengguna bisa menggunakan beragam efek suara, salah satunya adalah auto-tune. Efek ini digunakan untuk membuat kualitas rekaman suara menjadi lebih bagus.
Facebook sendiri mengklaim rekaman yang dibuat melalui aplikasi BARS bakal memiliki kualitas yang ciamik dan setara dengan hasil rekaman studio.
Baca juga: Facebook Tutup Lasso, Aplikasi Serupa TikTok
Selain efek suara, BARS juga memiliki fitur auto-suggest. Fitur ini berguna untuk memberi petunjuk bagaimana lirik atau nada sebuah lagu rap dinyanyikan.
Meski demikian, belum jelas apa saja fitur-fitur yang ada di aplikasi ini secara lengkap. Namun, melihat tampilan awal aplikasi BARS, terdapat sejumlah fitur ala TikTok, seperti "Featured" dan "New" yang serupa dengan "Following" dan "For You".
Artinya, pengguna kemungkinan bisa menelusuri berbagai konten BARS lainnya dengan cara mengusap layar ke atas (swipe up) atau ke bawah (swipe down).
Untuk ketersediaan, saat ini BARS baru tersedia di toko aplikasi Apple App Store (iOS) region Amerika Serikat dan masih dalam tahap uji coba, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Tech Crunch, Senin (1/3/2021).
Sebagai informasi, selain BARS, Facebook juga punya aplikasi berbasis musik lain yang bernama Lasso dan Collab yang fitur-fiturnya kurang lebih mirip aplikasi TikTok.
Lasso sendiri sudah ditutup pada pertengahan 2020 lalu setelah diuji coba sekitar kurang lebih 2 tahun.
Baca juga: Facebook Luncurkan Aplikasi Mirip TikTok Bernama Collab
Alasannya konon karena Facebook ingin lebih fokus ke fitur Reels di Instagram, sebuah fitur perekaman video pendek yang juga mirip fitur utama TikTok.
Adapun Collab hingga saat ini masih dalam versi beta dan hanya tersedia bagi sekelumit pengguna iOS.
Terkini Lainnya
- Bocoran Spesifikasi HP Xiaomi 15 Ultra, Bawa Kamera Periskop 200 MP
- Ketika Google Mencibir, OpenAI Justru Meniru DeepSeek
- Harga ChatGPT Plus dan Cara Berlangganannya
- Ponsel Lipat Tiga Huawei Mate XT Ultimate Hiasi Bandara Kuala Lumpur Malaysia
- 9 Cara Mengatasi WhatsApp Tidak Ada Notifikasi kalau Tidak Buka Aplikasi
- Fenomena Unik Pakai Apple Watch di Pergelangan Kaki, Ini Alasannya
- 3 Cara Beli Tiket Bus Online buat Mudik Lebaran 2025, Mudah dan Praktis
- Instagram Uji Tombol "Dislike", Muncul di Kolom Komentar
- Video: Hasil Foto Konser Seventeen di Bangkok, Thailand, dan Tips Rekam Antiburik
- ZTE Blade V70 Max Dirilis, Bawa Baterai 6.000 mAh dan Dynamic Island ala iPhone
- 4 HP Android Murah Terbaru 2025, Harga Rp 2 juta-Rp 3 jutaan
- Cara Cek Numerologi di ChatGPT yang Lagi Ramai buat Baca Karakter Berdasar Angka
- 61 HP Samsung yang Kebagian One UI 7
- AMD dan Nvidia Kompak Umumkan Tanggal Rilis GPU Terbarunya
- 15 Masalah yang Sering Ditemui Pengguna HP Android
- Facebook dan Google Disebut Terlalu Kuat
- Pesaing Clubhouse dari Twitter Sudah Bisa Dijajal Pengguna Android
- 4 Cara Mencegah "Zoom Fatigue", Kelelahan Akibat Sering Video Call
- Dua Game Final Fantasy VII Akan Hadir di Android dan iOS
- Bill Gates Lebih Suka Android Dibanding iPhone, Ini Alasannya