cpu-data.info

Microsoft Rilis Tools untuk Atasi Windows Blue Screen akibat Crowdstrike

Ilustrasi blue screen di laptop Windows
Lihat Foto

- Menyusul insiden blue screen of death (BSoD) yang dialami jutaan komputer Windows di seluruh dunia pada minggu lalu, Microsoft merilis tools untuk mengatasi gejala ini.

Alat pemulihan yang dirilis Microsoft ini menghindari keharusan untuk mem-boot ke Safe Mode atau persyaratan hak admin pada perangkat, karena alat ini hanya mengakses disk tanpa mem-boot ke salinan lokal Windows.

Melalui postingan di blog resminya, Microsoft menjelaskan tools ini bisa membuat bootable device dengan drive USB/flashdisk. Pengguna/admin IT kemudian bisa mencolokkan flashdisk ini saat menghidupkan (booting) komputer yang terimbas BSOD Crowdstrike.

Baca juga: Microsoft Bagikan Cara Atasi Error Blue Screen Windows akibat CrowdStrike

Tools pemulihan ini bisa diunduh di Microsoft Download Center dengan mengunjungi tautan berikut ini: #.

Microsoft juga menjelaskan langkah-langkah pemulihan secara detail di blog tersebut, baik untuk Windows client, server, dan OS yang dihosting di virtual machine.

Jika harddisk perangkat dilindungi oleh enkripsi BitLocker, maka tools ini juga akan meminta kunci pemulihan BitLocker, dan kemudian melanjutkan untuk memperbaiki pembaruan CrowdStrike.

Microsoft juga memiliki langkah-langkah pemulihan terpisah yang tersedia untuk Windows Virtual Machines yang berjalan di Azure.

Perusahaan juga telah mempublikasikan langkah-langkah pemulihan untuk semua perangkat Windows 10 dan Windows 11 di situs dukungannya.

Baca juga: PC Windows di Seluruh Dunia Alami Error Blue Screen, Ini Sebabnya

Seperti diketahui, insiden blue screen berjemaah ini disebabkan oleh update sistem keamanan endpoint di perangkat Windows, yang disediakan oleh perusahaan keamanan siber, CrowdStrike.

Meski CrowdStrike sendiri telah merilis pembaruan/update untuk memperbaiki cacat software yang membuat blue screen, namun tidak semua perangkat Windows dapat secara otomatis menerima perbaikan itu.

Beberapa admin TI telah melaporkan bahwa me-reboot PC beberapa kali bisa mendapatkan pembaruan yang diperlukan, tetapi bagi yang lain, satu-satunya cara adalah dengan mem-boot secara manual ke Safe Mode, dan menghapus file pembaruan CrowdStrike yang bermasalah.

8 juta komputer

Dalam blog resminya, Microsoft mengungkap ada sekitar 8,5 juta PC Windows yang mengalami blue screen secara global dalam kejadian ini. Menurut Microsoft, angka ini mewakili kurang dari 1 persen jumlah PC Windows di dunia.

"Meskipun persentasenya kecil, dampak ekonomi dan sosial yang luas mencerminkan penggunaan CrowdStrike oleh perusahaan yang menjalankan banyak layanan penting," kata Microsoft dalam blog resminya, dikutip KompasTekno, Senin (22/7/2024).

Microsoft juga menambahkan bahwa kejadian ini menunjukkan pentingnya memprioritaskan pengoperasian dengan penerapan yang aman dan pemulihan bencana menggunakan mekanisme yang ada.

"Seperti yang telah kita lihat selama dua hari terakhir, kita belajar, memulihkan diri, dan bergerak maju dengan cara yang paling efektif ketika kita berkolaborasi dan bekerja sama. Kami menghargai kerja sama dan kolaborasi seluruh sektor kami, dan kami akan terus memperbarui pembelajaran dan langkah selanjutnya," kata Microsoft.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat