Situs Web Kompas.id Diserang Setelah Memublikasi Hasil Investigasi Judi Online

- Situs dan aplikasi milik Harian Kompas, yakni Kompas.id, diserang oleh traffic yang tidak wajar sejak Kamis (14/12/2023). Hal ini mengakibatkan sejumlah artikel yang dipublikasi di Kompas.id sulit diakses.
Serangan siber ini terjadi setelah Kompas.id memublikasi serangkaian artikel hasil investigasi terkait judi online. Lewat platform X/Twitter, Harian Kompas mengatakan bahwa pada hari ini Jumat (15/12/2023), serangan yang terjadi lebih menyeluruh.
Pihak Kompas.id pun mengatakan saat ini tengah melakukan upaya pemulihan terhadap situs dan aplikasi.
"Ini terjadi setelah kami memublikasikan seri liputan investigasi judi online. Kami sedang berupaya mengatasinya. Kami akan tetap menghadirkan jurnalisme mencerahkan," tulis akun dengan handle @HarianKompas.
Saat ini, laman dan aplikasi # sedang mengalami gangguan. Ini terjadi setelah kami memublikasikan seri liputan investigasi judi online. Kami sedang berupaya mengatasinya.
Kami akan tetap menghadirkan jurnalisme mencerahkan. pic.twitter.com/zzfQrSgOfz
— Harian Kompas (@hariankompas) December 15, 2023
Harian Kompas setidaknya telah memublikasi 19 tulisan terkait investigasi judi online ini. Beberapa tajuk di antaranya adalah "Kisah Hidup ”Rungkad” Pejudi ”Online”, "Kamboja, Surga Judi yang Sedang Naik Daun", "WNI Kendalikan Judi ”Online” dari Kamboja", hingga "Kisah Mereka dari Balik Situs Judi".
Baca juga: Hacker Serang 2 Teleskop Tercanggih di Dunia
Liputan investigasi Harian Kompas selengkapnya bisa dibaca melalui link berikut ini atau lewat utas alias thread X/Twitter di bawah ini.
???? UTAS
Tim #InvestigasiKompas menelusuri fenomena #JudiOnline di Indonesia. Berdasarkan laporan PPATK, 2022-2023, total deposit yang diraup situs judi mencapai Rp 34,5 triliun. Baca #LiputanInvestigasi lengkapnya di tautan berikut. #AdadiKompas
*Tautan berita ada di bawah pic.twitter.com/S7wjQGM4Sk
— Harian Kompas (@hariankompas) December 14, 2023
Menkominfo kecam peretasan Kompas.id

"“Peretasan jelas melanggar Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Aparat penegak hukum wajar kalau turun tangan dalam masalah yang dihadapi media, juga Kompas.id,” kata Menteri Budi Arie Setiadi di Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Jumat (15/12/2023).
Menkominfo menjelaskan, serangan terhadap media massa ini membuktikan bagaimana bahayanya pelaku judi online bagi rakyat Indonesia.
Baca juga: Hacker Bisa Usili Pengguna iPhone Pakai Perangkat Kecil
“Mereka menghilangkan hak publik untuk mendapatkan informasi yang dijamin oleh Undang-Undang dan konstitusi. Belum lagi bahayanya judi itu sendiri bagi rakyat,” ungkap Menteri Budi Arie.
Lebih lanjut, Menkominfo menegaskan Kementerian Kominfo tetap berkomitmen memberantas judi di ranah digital.
“Ini seiring dengan keseriusan Presiden Joko Widodo memperbaiki kualitas manusia Indonesia, antara lain dengan memberantas judi online. Jangan hisap darah rakyat," kata Budi Arie.
Terkini Lainnya
- Bytedance "Suntik Mati" Fitur Mirip Instagram di TikTok
- Bagaimana Cara Wireless Charging di HP Bekerja? Ini Penjelasannya
- 7 Trik Memperkuat Sinyal di iPhone
- Kenapa Pesan WhatsApp Tidak Masuk Jika Tidak Dibuka? Ini Penyebabnya
- Apa Jadinya Jika iPhone Tidak Di-update?
- 4 Cara Melihat Password WiFi di Laptop dan PC untuk Semua Model, Mudah
- 10 Game Tersembunyi di Google, Begini Cara Mengaksesnya
- 4 Fitur di HP Samsung untuk Traveling yang Wajib Kalian Tahu
- Kontroversi Foto Jadi Ghibli Pakai AI yang Bikin Dunia Animasi Heboh
- Mengenal Liang Wenfeng, Pendiri Startup AI DeepSeek yang Hebohkan Dunia
- 6 Cara Bikin WhatsApp Terlihat Tidak Aktif biar Tidak Terganggu Saat Cuti Kerja
- 10 Aplikasi Terpopuler di Dunia, Ini yang Diunduh Paling Banyak
- Kisah Nintendo, Berawal dari Kartu Remi ke Industri Video Game Global
- Pendiri Studio Ghibli Pernah Kritik Keras soal AI
- Riset: Orang yang Sering Chat ke ChatGPT Ternyata Kesepian
- Bocoran Tampang iPhone 16, Kamera Mirip iPhone X dan Ada Action Button
- HP Vivo S18, S18 Pro, dan S18e Meluncur, Masing-masing Pakai Chip Baru
- Earphone Wireless Vivo TWS 3e Meluncur dengan Fitur ANC, Harga Rp 300.000-an
- Realme C67 5G Meluncur dengan Chipset Dimensity 6100 Plus dan Kamera 50 MP
- Intel Luncurkan Core Ultra, Prosesor Laptop dengan Pengolah AI