Realme Terdepak dari 5 Besar Merek Ponsel Teratas di Indonesia

- Firma riset Canalys menerbitkan laporan terbaru yang merinci 5 vendor smartphone terbesar di Indonesia pada kuartal II-2023.
Di posisi puncak, Oppo menguasai pangsa pasar (market share) ponsel di Tanah Air. Selain Oppo, Samsung, Vivo dan Xiaomi juga mempertahankan posisinya di daftar lima besar vendor ponsel teratas Indonesia pada kuartal II-2023.
Nah, yang menarik ada di posisi kelima. Posisi paling bontot ini dihuni pendatang baru, yakni Transsion, induk perusahaan Tecno, Itel, dan Infinix. Transsion menggeser posisi Realme yang pada kuartal I-2023, menduduki posisi kelima.
Baca juga: 5 Besar Vendor HP di Indonesia Kuartal II-2023 Versi Canalys, Oppo Teratas
Pada kuartal awal 2023, Realme tercatat membukukan pangsa pasar 12 persen di Indonesia, sebagaimana laporan pengiriman smartphone di Asia Tenggara kuartal I-2023 yang dirilis Canalys 24 Mei lalu.

Canalys tak merinci berapa pangsa pasar Realme pada kuartal II-2023. Firma riset itu juga tak merinci penyebab lengsernya Realme dari daftar lima besar vendor smartphone Indonesia. pada kuartal tersebut.
Adapun Transsion yang kini mendepak Realme, menguasai pangsa pasar 13 persen. Bila dibandingkan dengan pangsa pasar Transsion, kemungkinan pangsa pasar Realme pada kuartal II-2023 lebih kecil dibanding induk Infinix Cs itu.
5 vendor smartphone teratas Indonesia versi Canalys

Secara umum pengiriman smartphone di Indonesia pada kuartal II-2023 sebesar 8 juta unit. Angka ini turun 8 persen dibanding periode yang sama 2022, sebesar 9,1 juta. Tidak dijelaskan apa penyebab lesunya pangsa pasar di Indonesia pada kuartal II-2023.
Baca juga: Pasar Ponsel Indonesia Lesu, Promo Lebaran dan Diskon Tak Cukup Merayu
Berdasarkan laporan Canalys, vendor smartphone yang paling banyak mengirimkan ponselnya yaitu Oppo, dengan pangsa pasar 20 persen. Berikut rincian lima vendor smartphone teratas di Indonesia kuartal II-2023, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari keterangan resmi Canalys, Selasa (5/9/2023).
Peringkat | Merek | Pangsa pasar Q2-2023 | Pertumbuhan dari Q2-2022 |
1 | Oppo | 20 persen | -7 persen |
2 | Samsung | 19 persen | -16 persen |
3 | Vivo | 18 persen | -16 persen |
4 | Xiaomi | 16 persen | -16 persen |
5 | Transsion | 13 persen | -12 persen |
Sheng Win Chow, analis dari Canalys menjelaskan, peningkatan produksi lokal perusahaan untuk merakit ponsel lipat Oppo Find N2 Flip, meningkatkan posisi tawar Oppo di segmen ponsel premium.

Peringkat selanjutnya diisi oleh Samsung, Vivo, Xiaomi, Transsion. Samsung mampu mempertahankan posisinya berkat pengiriman sejumlah smartphone baru di lini seri Galaxy A, termasuk Galaxy A34, Galaxy A54 dan Galaxy A24.
Vivo juga bertahan di peringkat ketiga dengan pangsa pasar 18 persen dengan meluncurkan Y02t, Y16 dan Y02 guna melengkapi deretan ponselnya di segmen entry-level.
Sementara itu, Xiaomi berada di peringkat keempat dengan pangsa pasar 16 persen. Pencapaian ini diraih Xiaomi utamanya berkat peluncuran berbagai model baru di lini seri Redmi Note 12.
Seperti dikatakan sebelumnya, Transsion meraih pangsa pasar 13 persen. Menurut Canalys, pencapaian ini didorong oleh berbagai model entry-level di bawah lini seri Spark, Hot dan Note dari sub-merek Tecno dan Infinix dengan harga yang terjangkau.
Baca juga: HP Murah Infinix dan Oppo Banyak Diburu di Pusat Perbelanjaan Ponsel
Menghimpun data pengiriman sell-in
Perlu dicatat, riset pasar smartphone Indonesia kuartal II-2023 dari Canalys ini menggunakan metode penghitungan ponsel berdasarkan pengiriman sell-in.
Metode ini menghitung berapa banyak sebenarnya smartphone yang dikirimkan vendor ke distributor atau toko-toko yang ada di pasaran dalam periode tertentu.
Sekadar informasi, ada pula metode penghitungan riset lain, yakni sell-out. Berbeda dengan sell-in, sell-out akan menghitung unit smartphone yang sudah dibeli konsumen dari para distributor atau toko yang menjual ponsel tersebut.
Artinya, riset Canalys dengan metode sell-in, bisa dibilang belum bisa merefleksikan berapa banyak unit smartphone yang sudah ada di tangan konsumen atau sudah terjual di Indonesia pada kuartal II-2023.
Terkini Lainnya
- Bytedance "Suntik Mati" Fitur Mirip Instagram di TikTok
- Bagaimana Cara Wireless Charging di HP Bekerja? Ini Penjelasannya
- 7 Trik Memperkuat Sinyal di iPhone
- Kenapa Pesan WhatsApp Tidak Masuk Jika Tidak Dibuka? Ini Penyebabnya
- Apa Jadinya Jika iPhone Tidak Di-update?
- 4 Cara Melihat Password WiFi di Laptop dan PC untuk Semua Model, Mudah
- 10 Game Tersembunyi di Google, Begini Cara Mengaksesnya
- 4 Fitur di HP Samsung untuk Traveling yang Wajib Kalian Tahu
- Kontroversi Foto Jadi Ghibli Pakai AI yang Bikin Dunia Animasi Heboh
- Mengenal Liang Wenfeng, Pendiri Startup AI DeepSeek yang Hebohkan Dunia
- 6 Cara Bikin WhatsApp Terlihat Tidak Aktif biar Tidak Terganggu Saat Cuti Kerja
- 10 Aplikasi Terpopuler di Dunia, Ini yang Diunduh Paling Banyak
- Kisah Nintendo, Berawal dari Kartu Remi ke Industri Video Game Global
- Pendiri Studio Ghibli Pernah Kritik Keras soal AI
- Riset: Orang yang Sering Chat ke ChatGPT Ternyata Kesepian
- Harga Oppo A17 dan Oppo A17k Terbaru September 2023 serta Spesifikasinya
- Samsung Bakal Pakai GPU AMD di Ponsel Galaxy A Series?
- Canalys: Total Pengiriman Ponsel di Indonesia Capai 8 Juta Unit di Kuartal II-2023
- 5 Besar Vendor HP di Indonesia Kuartal II-2023 Versi Canalys, Oppo Teratas
- Pasar HP di Indonesia Masih Loyo, Pengiriman Turun 13 Persen di Kuartal II-2023