Saingi Spotify, YouTube Music Rilis Fitur Podcast

- Setelah diumbar Head of Podcasting Kai Chuk pada Februari lalu, YouTube Music akhirnya resmi merilis fitur Podcast di dalam aplikasi.
Fitur Podcast di YouTube Music baru bisa dijajal oleh pengguna asal Amerika Serikat (AS) saja, menyusul di negara lain. Hal ini disampaikan YouTube dalam sebuah unggahan di laman resmi Support Google.
Dalam laman itu, disebutkan bahwa konten-konten siniar yang ada di dalam fitur Podcast bisa ditemui di tab "Podcast" dalam menu "Home" dan "Explore" aplikasi YouTube Music.
Nantinya, seluruh pengguna, baik itu pengguna berbayar alias pengguna YouTube Premium atau pengguna gratisan, bisa mendengarkan konten podcast di YouTube Music, baik itu format audio atau video, secara offline atau sembari membuka aplikasi lain.
Ini tentunya berbeda dengan kegiatan mendengarkan konten audio "reguler" atau lagu di YouTube Music.
Baca juga: Jumlah Pendengar Podcast di Indonesia Terbesar Kedua di Dunia
Pasalnya, pengguna gratisan tidak bisa mengunduh lagu untuk mendengarkannya secara offline, atau memutar musik sembari membuka aplikasi lain (membiarkan aplikasi YouTube Music berjalan di sistem background ponsel).
Tidak dijelaskan apakah pengguna gratisan akan mendengarkan selingan iklan ketika menikmati konten podcast atau tidak.
Tak disebutkan pula apa alasan YouTube memboyong fitur Podcast ke YouTube Music baru-baru ini, terlepas dari konten siniar yang sudah populer selama beberapa tahun ke belakang, serta Google yang sudah memiliki aplikasi Google Podcast.
Namun yang jelas, kehadiran fitur Podcast di YouTube Music tampaknya bisa memperketat persaingan layanan streaming musik on-demand yang menyediakan aneka konten audio berjenis siniar.

Seperti diketahui, Spotify, yang diklaim sudah memiliki sekitar 500 juta pengguna aktif bulanan, merupakan salah satu layanan populer yang menyediakan konten podcast.
Sehingga, kehadiran fitur Podcast di YouTube Music mungkin saja bisa menarik beberapa pelanggan Spotify.
Baca juga: YouTube Music Kini Punya Fitur untuk Karaoke
Terlebih, konten siniar di YouTube Music bisa dinikmati secara offline dengan gratis, tidak seperti Spotify yang harus merogoh kocek terlebih dahulu.
Setelah AS, fitur ini akan menyambangi pengguna YouTube Music di negara lain dalam beberapa waktu ke depan, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari TheVerge, Jumat (28/4/2023).
Tidak disebutkan negara apa saja yang akan disambangi fitur Podcast di YouTube Music setelah AS.
Namun yang jelas, jika fitur ini sudah tersedia, pengguna, baik itu gratisan atau berbayar, akan menemukannya melalui menu atau tab Podcast di dalam aplikasi YouTube Music.
Terkini Lainnya
- iPhone 16e Meluncur, iPhone 14 dan SE 2022 Pensiun
- HP Xiaomi Ini Dapat Update 6 Tahun, Dijual di Indonesia
- 50 Istilah Asing Teknologi dalam Bahasa Indonesia yang Jarang Diketahui, Ada Galat dan Diska Lepas
- Smartwatch Oppo Watch X2 Meluncur dengan Dual GPS dan Fitur Kesehatan Canggih
- Tanggal Penjualan dan Harga iPhone 16e di Singapura dan Malaysia, Apple: Indonesia Segera
- 543 Pinjol Ilegal yang Tidak Diakui OJK Februari 2025
- Unboxing dan Hands-on Oppo Find N5, Ponsel Lipat yang Mewah dan Praktis
- Smartphone Lipat Oppo Find N5 Meluncur Global, Ini Harganya
- Menggenggam Nubia V70 Series, HP Rp 1 Jutaan dengan Desain Premium
- Perbandingan Spesifikasi iPhone 16e Vs iPhone SE 2022
- Selisih Rp 200.000, Ini 4 Perbedaan Nubia V70 dan Nubia V70 Design
- Daftar Promo Samsung Galaxy S25, Ada Diskon Bank dan Trade-in
- Harga iPhone 16e di Singapura dan Malaysia, Indonesia Masih Menunggu Kepastian
- Apple C1 Resmi, Chip 5G Buatan Sendiri dan Debut di iPhone 16e
- Smartphone ZTE Nubia V70 dan V70 Design Resmi di Indonesia, Harga Rp 1 Jutaan
- Clubhouse PHK Lebih dari Separuh Karyawan
- China Uji Coba Internet Ultra-Fast dengan Kecepatan 300 Gbps, Disiapkan untuk 6G?
- Bill Gates Prediksi ChatGPT Bisa Jadi Guru dalam Waktu Dekat
- Mouse Komputer Pertama di Dunia Terbuat dari Kayu, Begini Wujudnya
- Cuaca Panas Landa Indonesia, Cek Indeks UV di Aplikasi Ini