Poco X3 GT Resmi Meluncur, Layar 120 Hz Harga Rp 4 Jutaan

- Setelah didului dengan beragam rumor, Poco akhirnya resmi meluncurkan Poco X3 GT di China. Kehadiran ponsel ini melengkapi lini Poco X3 yang sebelumnya diisi oleh Poco X3 Pro dan Poco X3 NFC.
Poco X3 GT mengunggulkan kemampuan layar dan dapur pacunya sebagai nilai jual utama. Dari segi desain, ponsel ini mengusung rancangan bodi yang tidak jauh berbeda dengan Redmi Note 10 Pro.
Dibekali dengan panel layar IPS LCD seluas 6,6 inci, Poco X3 GT mendukung resolusi Full HD Plus, refresh rate hingga 120 Hz, serta touch-sampling rate mencapai 240 Hz. Di bagian tengah atas layar, terdapat punch hole yang menampung kamera selfie 16 MP (f/2.5).
Baca juga: Poco F3 GT Resmi dengan MediaTek Dimensity 1200 dan Layar 120 Hz
Sementara, bagian punggung Poco X3 GT dihuni oleh tiga buah kamera yang disusun dalam modul berbentuk persegi panjang. Ketiga kamera tersebut terdiri dari kamera utama 64 MP (f/1.8), kamera ultra-wide 8 MP (f/2.2), dan kamera macro 2 MP (f/2.4).
Poco mengandalkan chipset Dimensity 1100 5G sebagai "otak" Poco X3 GT. Sedangkan untuk kapasitas RAM dan penyimpanan, ponsel ini menawarkan dua pilihan konfigurasi yang terdiri dari 8 GB/128 GB dan 8 GB/256 GB.
Poco X3 GT menjalankan sistem operasi (OS) yang dibuat berdasarkan Android 11dengan antarmuka MIUI 12.5.
Untuk urusan daya, Poco X3 GT ditopang oleh baterai 5.000 mAh yang sudah mendukung pengisian daya cepat 67W. Poco mengklaim bahwa baterai tersebut bisa diisi penuh hanya dalam waktu selama 45 menit.
Baca juga: Adu Ponsel 5G Rp 3 Jutaan, Redmi Note 10 5G Vs Realme 8 5G
Fitur lain yang ditawarkan mencakup NFC, biometrik pemindai sidik jari yang terletak di sisi samping ponsel, Bluetooth 5.2, serta Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac/6.
Dihimpun KompasTekno dari Phandroid, Kamis (29/7/2021), Poco X3 GT tampil dalam tiga pilihan warna yang berbeda, yakni Stargaze Black, Cloud White, dan Wave Blue.
Ponsel ini akan dijual dengan banderol sebesar 299 dollar AS (sekitar Rp 4,3 juta) untuk varian 8 GB/128 GB. Sementara varian 8 GB/256 GB akan dipatok dengan harga yang sedikit lebih tinggi, yakni 329 dollar AS (sekitar Rp 4,7 juta).
Setelah China, ponsel ini kabarnya akan menyambangi wilayah Asia Tenggara, Timur Tengah, Amerika Latin dan Afrika dalam waktu dekat.
Terkini Lainnya
- Bytedance "Suntik Mati" Fitur Mirip Instagram di TikTok
- Bagaimana Cara Wireless Charging di HP Bekerja? Ini Penjelasannya
- 7 Trik Memperkuat Sinyal di iPhone
- Kenapa Pesan WhatsApp Tidak Masuk Jika Tidak Dibuka? Ini Penyebabnya
- Apa Jadinya Jika iPhone Tidak Di-update?
- 4 Cara Melihat Password WiFi di Laptop dan PC untuk Semua Model, Mudah
- 10 Game Tersembunyi di Google, Begini Cara Mengaksesnya
- 4 Fitur di HP Samsung untuk Traveling yang Wajib Kalian Tahu
- Kontroversi Foto Jadi Ghibli Pakai AI yang Bikin Dunia Animasi Heboh
- Mengenal Liang Wenfeng, Pendiri Startup AI DeepSeek yang Hebohkan Dunia
- 6 Cara Bikin WhatsApp Terlihat Tidak Aktif biar Tidak Terganggu Saat Cuti Kerja
- 10 Aplikasi Terpopuler di Dunia, Ini yang Diunduh Paling Banyak
- Kisah Nintendo, Berawal dari Kartu Remi ke Industri Video Game Global
- Pendiri Studio Ghibli Pernah Kritik Keras soal AI
- Riset: Orang yang Sering Chat ke ChatGPT Ternyata Kesepian
- Ada Celah Keamanan, Pengguna iPhone, iPad, dan Mac Diminta Update OS
- Samsung Janji Galaxy Tab S7 FE Akan Dapat Sinyal 5G di Indonesia
- Fox Sports, Disney Junior, dan NatGeo People Berhenti Siaran di Indonesia
- Ini Bedanya S Pen di Samsung Galaxy Tab S7 FE 5G dan Galaxy S21 Ultra
- Bukalapak, Startup Unicorn Indonesia Pertama yang Gelar IPO