Pengiriman Smartphone Bekas Dunia Naik, Tembus 225 Juta Unit

- Pasaran smartphone bekas secara global terus mengalami pertumbuhan dari tahun ke tahun. Setidaknya begitulah hasil proyeksi yang secara rutin dipublikasi oleh firma riset International Data Corporation (IDC).
Dalam laporan teranyarnya bertajuk Worldwide Used Smartphone Forecast 2020–2024, IDC melaporkan bahwa pengiriman smartphone bekas secara global diperkirakan mencapai 225,4 juta unit pada 2020 lalu.
Jumlah itu mengalami peningkatan 9,2 persen bila dibandingkan dengan 2019, yang hanya 206,5 juta unit, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari situs IDC, Minggu (10/1/2021).
Baca juga: Minat Beli Ponsel Bekas, Perhatikan Hal-hal Ini
Pasar ponsel bekas ini juga dipredikasi akan terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang.
Pada tahun 2024 mendatang, IDC memperkirakan pasaran smartphone bekas akan mencapai 351,6 juta unit dengan nilai pasar mencapai 65 miliar dollar AS (sekitar Rp 918,7 triliun).
Sebagai informasi, ponsel bekas yang masuk dalam kategori IDC adalah perangkat yang sudah pernah dipakai (second-hand) dan ponsel second yang direkondisi (refurbished) resmi oleh pabrikan.
Menurut manajer riset IDC, Anthony Scarsella, salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan pasar ponsel bekas selama ini tak lain ialah karena perkembangan teknologi smartphone yang berubah dengan cepat.
Dengan munculnya smartphone baru yang dibekali dengan teknologi paling mutakhir, mendorong para pengguna ingin terus meningkatkan performa ponselnya, dan berganti ke yang lebih baru.
Baca juga: Bisnis Ponsel Bekas Tumbuh Lebih Besar dari Ponsel Baru
Menurut Scarsella, kenaikan 9,2 persen ini juga didorong oleh kondisi pasar yang sudah matang, sehingga para vendor smartphone mampu memberikan subsidi bagi pengguna yang ingin menukarkan ponsel lamanya dengan yang baru.
Misalnya, para vendor-vedor ponsel besar seperti Apple, Samsung, dan Huawei telah menyediakan fasilitas tukar-tambah bagi para pelanggannya yang ingin membeli smartphone keluaran terbaru dengan harga yang lebih murah.
Di samping itu, ponsel rekondisi maupun bekas ini juga menjadi pilihan alternatif bagi konsumen maupun pelaku bisnis, untuk membeli perangkat dengan harga lebih murah ketimbang ponsel baru.
"Bagi konsumen maupun pelaku bisnis yang ingin menghemat uang saat membeli smartphone, perangkat rekondisi dan bekas ini memberikan alternatif yang lebih murah," kata Scarsella.

Baca juga: Jepang Buat Medali Olimpiade 2020 dari Ponsel Bekas
Menurut Scarsella, pengapalan ponsel rekondisi dan bekas ini juga mendorong para vendor untuk bisa mengembangkan merek serta ekosistem aplikasi, layanan, dan aksesori mereka.
Tahun lalu, Scarsella juga mengatakan bahwa pasaran ponsel bekas akan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan, apalagi dengan semakin maraknya peredaran smartphone 5G.
Sebab, ketimbang membeli smartphone 5G yang saat ini masih terbilang cukup mahal, konsumen disebut akan lebih memilih membeli perangkat 5G bekas untuk sekadar menikmati akses internet yang lebih ngebut.
Terkini Lainnya
- Baterai Oppo Find X8 Ultra Lebih dari 5.000 mAh, Fast Charging 100 Watt
- Arti Warna Lingkaran Hijau, Tosca, dan Biru dan Jumlah Petir Saat Cas HP Samsung
- 3 Cara Membagikan Link Grup WhatsApp dengan Mudah
- Riset: Gamer PC Lebih Senang Main Game Lawas daripada Game Baru
- Kenapa Kode Verifikasi WhatsApp Tidak Muncul? Begini Penyebabnya
- Cara Buat Stories WhatsApp Pakai Lagu dan Tanpa Aplikasi
- Perbedaan WhatsApp Web dan WhatsApp Desktop yang Perlu Diketahui
- Pengiriman Ponsel Lipat 2024 Naik Tipis, 2025 Diprediksi Menurun
- Apple Rilis iOS 18.4, Bawa Segudang Fitur Baru
- 3 Alasan Kita Sering Menonton IG Stories Sendiri Berulang-ulang
- HP Vivo Y300 Pro Plus dan Y300t Meluncur, Bawa Baterai Jumbo
- AI Gemini 2.5 Pro Kini Gratis, Bisa Dipakai Tanpa Langganan
- Keyboard Unik di Dunia Punya 1.020 Tombol, Tidak Pakai Simbol Huruf
- Cara Mematikan Status Online Instagram dengan Mudah dan Praktis
- 5 Game Seru untuk "Mabar" dengan Keluarga dan Saudara saat Lebaran
- Xiaomi Redmi 9T Resmi, Baterai 6.000 mAh Harga Rp 2,7 Jutaan
- Google Maps Tampilkan Titik Jatuh Pesawat Sriwijaya Air SJ 182
- Xiaomi Luncurkan Redmi Note 9T 5G, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sriwijaya Air SJ182 Turun 3.000 Meter Kurang dari Satu Menit
- Spesifikasi Pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang Hilang Kontak