Akun Fortnite Curian Dijual Ratusan Juta Rupiah di Internet

- Firma keamanan cyber Night Lion Security mengungkap fenomena perdagangan akun Fortnite curian yang marak di internet.
Menurut sebuah laporan Night Lion yang berjudul The Fortnite Underground Cybercrime Economy, ribuan akun Fortnite diperjualbelikan setiap harinya.
Tiap akun bisa dijual dengan harga mulai 25 dollar AS (Rp 364.000) hingga 250 dollar AS (Rp 3,6 juta). Harganya bisa mahal lantaran skin alias tampilan avatar yang terdapat di dalam akun-akun tersebut. Skin biasanya didapat dengan berbayar atau lewat event khusus.
Baca juga: Cara Update Fortnite di Android dengan APK Resmi dari Epic Games
Dengan menggunakan skin, pemain Fortnite dapat tampil beda Ada banyak jenis skin yang terdapat pada Fortnite, beberapa diantaranya merupakan menyerupai karakter superhero seperti Deadpool, Aquaman, dan lain-lain.
Beberapa akun yang dilengkapi dengan skin langka bahkan ada yang dijual dengan harga mencapai puluhan juta rupiah.
Selain skin, harga tersebut turut dipengaruhi dengan keterbatasan hak akses pemain. Untuk satu buah akun yang memiliki akses penuh dan skin legendaris lengkap, harganya bisa mencapai 10.000 dollar AS atau sekitar Rp 145 juta.
Harga yang fantastis tersebut tentu datang dengan sejumlah benefit. Antara lain, pembeli akan mendapatkan akses penuh ke e-mail akun Fortnite, sehingga korban yang akun Fortnite-nya dicuri tak lagi dapat mengklaim kepemilikan
Dibobol dengan bocoran data
Kelompok-kelompok hacker seperti Gnostic Players dan Shiny Hunters terlibat dalam jual beli akin Fortnite yang marak di dunia maya ini.
Para peretas diduga mencuri akun dengan teknik credential stuffing yang memanfaatkan alat peretas pihak ketiga. Credential stuffing merupakan metode pembobolan akun mengandalkan informasi pengguna yang sebelumnya sudah terekspos lewat kebocoran data.
Baca juga: Selain Fortnite, Semua Game Epic Lenyap dari App Store
Artinya, jika akun e-mail berikut kata sandi (password) pengguna sudah bocor di internet, maka hacker dapat kembali memanfaatkan data-data tersebut untuk membobol akun dengan password serupa yang terdaftar di platform lain, dalam hal ini adalah akun Fortnite.
Setelah melalui beberapa tahap distribusi, dari hacker yang mengumpulkan data ke penadah, hingga penjual akhir, akun-akun curian kemudian dipasarkan di situs-situs "toko akun" di internet yang juga menjajakan akun ilegal dari game atau layanan online lain.
Para penjual akun Fortnite bisa meraup kuntungan hingga 40.000 dollar AS atau lebih dari Rp 583 juta dalam sepekan.
Sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Business Insider, Selasa (1/9/2020), Epic Games selaku pemilik Fortnite berusaha mencegah jual beli akun dengan melakukan langkah-langkah seperti membatasi jumlah login per IP.
Baca juga: Rangkaian E-mail Ungkap Awal Mula Perseteruan Fortnite dan Apple
Namun, para hacker selalu selangkah lebih maju dan tetap bisa mengakali sistem pengamanan itu, misalnya dengan memakai jasa proxy rotation yang memberi alamat IP baru untuk setiap login.
Untuk melindungi akun agar tak dicuri hacker, Epic menyarankan pemain agar melakukan pengamanan seperti yang dijelaskan di tautan berikut.
Sejak pertama kali debut pada 2017 Fortnite sendiri kini memang sudah menjadi salah satu game terpopuler di dunia dengan jumlah pemain mencapai 350 juta yang tersebar di berbagai platform seperti PlayStation 4 dan Nintendo Switch.
Terkini Lainnya
- Mencoba MSI Claw 8 AI Plus, Konsol Gaming Windows 11 dengan Joystick RGB
- Cara Pakai WhatsApp Bisnis buat Promosi UMKM
- Cara Buat Kartu Ucapan Ramadan 2025 untuk Hampers lewat Canva
- Databricks Ekspansi ke Indonesia: Buka Potensi AI dan Pengelolaan Data
- GPU Nvidia RTX 5070 Ti Mulai Dijual di Indonesia, Ini Harganya
- Oppo Rilis Case dan Wallet Edisi Timnas Indonesia untuk Reno 13 F 5G
- 5 Aplikasi Al Quran untuk Mengaji Selama Puasa Ramadhan 2025
- Akamai Rilis Laporan "Defender Guide 2025" untuk Mitigasi Ancaman Siber
- Layanan Indosat HiFi Dikeluhkan Gangguan, Ada yang Sampai 9 Hari
- Cara Melihat Password WiFi di Laptop Windows 11 dengan Mudah dan Praktis
- Tabel Spesifikasi Nubia V70 Design di Indonesia, Harga Rp 1 Jutaan
- Google Bawa Fitur ala Circle to Search ke iPhone
- Microsoft Umumkan Muse, AI untuk Bikin Visual Video Game
- Chatbot AI Grok Jadi Aplikasi Terpisah, Bisa Diunduh di HP dan Desktop
- Perbedaan Spesifikasi iPhone 16 Vs iPhone 16e
- Infinix Zero 8 Resmi Dirilis dengan Layar 90 Hz, Ini Harganya
- Kamera Smartphone Ini Bisa Di-upgrade Tanpa Harus Beli Ponsel Baru
- Twit Chadwick Boseman Jadi Kicauan dengan "Like" Terbanyak di Twitter
- Kamera Aksi GoPro Hero 8 Bisa Disulap Jadi Webcam
- Xiaomi Pamer Ponsel dengan Kamera Selfie di Dalam Layar