Situs "Streaming" Film Ilegal yang Bandel Akan Dibawa ke Jalur Hukum
JAKARTA, - Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Johnny G. Plate mengatakan bahwa pihaknya akan bertindak tegas pada pengelola situs streaming film ilegal yang bandel.
Ia mengatakan tidak akan ragu membawa pelaku melalui jalur hukum untuk memberikan efek jera.
"Apabila masih ada (situs streaming ilegal) maka tidak saja akan diblokir, tapi bisa saja ada tindakan hukum. Karenanya kesadaran untuk berhenti adalah hal yang baik," kata Johnny.
Menurut Johnny, jika pelanggaran masih terjadi terus menerus, maka rule of law harus ditegaskan.
Ia pun mengatakan penegakan hukum ini berlaku kepada pengguna infrastruktur baik yang ada di dalam maupun luar negeri.
Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Kementerian Kominfo juga menegaskan akan melibatkan lembaga hukum yang terkait.
"Perlu lintas kementerian dan lembaga. Perlu adanya keterlibatan lembaga hukum seperti kepolisian, kejaksaan dan bisa juga dengan lembaga strategis seperti BSSN," ungkap Johnny saat ditemui di kediamannya di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (25/12/2019).
Selain itu, Johnny pun menghimbau kepada masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan internet.
Baca juga: Kementerian Kominfo Blokir 1.000 Situs Streaming Film Ilegal
"Saat ini kita dalam tahapan mendidik dan mengajak untuk sadar dalam menggunakan platform media digital. Karena kita akan bermigrasi ke dunia digital, marilah kita dengan bijak memanfaatkan teknologi tersebut," tutur Johnny.
Sebelumnya, Ia juga mengatakan bahwa Kementerian Kominfo telah memblokir sebanyak lebih dari 1.000 situs streaming video ilegal.
Menurut Johnny, pemblokiran situs streaming ilegal memang harus dilakukan. Sebab, hal ini merugikan berbagai pihak dan berdampak buruk pada kegiatan dan hubungan bisnis dengan negara lain.
Baca juga: Ini Bahaya Mengakses Situs Streaming Film Ilegal seperti IndoXXI
Selain melakukan pemblokiran, Johnny juga mengatakan bahwa sejatinya, masyarakat boleh saja membuat aplikasi atau portal streaming film. Dengan syarat, harus menghadirkan konten yang legal.
"Kalau ingin memiliki situs atau portal aplikasi film tentu boleh, silahkan ajukan izinnya. Kami akan bantu memfasilitasi. Tapi jangan aplikasi ilegal apalagi mengedarkan film ilegal dan bajakan," pungkas Johnny.
Terkini Lainnya
- Foto "Selfie" Kini Bisa Disulap Langsung Jadi Stiker WhatsApp
- Ponsel Lipat Huawei Mate X6 Segera Masuk Indonesia, Intip Spesifikasinya
- Apa Itu Product Active Failed di Microsoft Word? Begini Penyebab dan Cara Mengatasinya
- TikTok Tidak Bisa Diakses Lagi di Amerika Serikat
- Cara Masukkan Tabel di Pesan Gmail dengan Mudah
- 3 Cara Menghapus Cache di iPhone dengan Mudah dan Praktis
- CEO TikTok Ternyata Pernah Magang di Facebook
- Aplikasi TikTok Hilang dari Google Play Store dan Apple App Store AS
- Cara Factory Reset HP Xiaomi dengan Mudah dan Praktis
- Apa Arti “Re” di Gmail dan Mengapa Muncul saat Membalas Pesan?
- TikTok Jawab Putusan AS, Sebut 170 Juta Pengguna Akan Terdampak Penutupan
- Microsoft Hentikan Dukungan Office di Windows 10 Tahun Ini
- TikTok Terancam Ditutup, Medsos RedNote Jadi Aplikasi No. 1 di AS
- Amerika Akan Blokir TikTok, Siapa yang Bakal Diuntungkan?
- Spesifikasi dan Harga Oppo Reno 13 5G di Indonesia