SteamOS Bisa "Dikawinkan" dengan Konsol Selain Steam Deck, Alternatif Windows 11

- Sistem operasi (OS) berbasis Linux SteamOS yang terpasang di konsol gaming handheld Steam Deck selama ini eksklusif hanya bisa dipakai di perangkat bikinan Valve.
Namun, dalam beberapa waktu ke depan, SteamOS akan mulai dipakai di banyak produk di luar Steam Deck.
Setidaknya begitu menurut catatan pembaruan (patch notes) SteamOS versi 3.7.0 yang baru saja dirilis Valve awal pekan ini.
Dalam dokumen patch notes, disebutkan bahwa SteamOS 3.7.0 kini mendukung perangkat handheld "non-Steam Deck".
Artinya, SteamOS bisa dipasang di berbagai perangkat handheld dan menjadi alternatif dari OS Windows 11.
Baca juga: Lenovo Legion Go S Meluncur, Konsol Game PC Handheld dengan SteamOS
Seperti diketahui, hampir semua PC gaming handheld selain Steam Deck saat ini memang menjalankan OS bikinan Microsoft tersebut.
Hanya satu perangkat di luar Steam Deck saja yang saat ini menjalankan SteamOS, dan perangkat tersebut adalah Lenovo Legion Go S.
Perangkat yang akan dirilis sekitar Mei 2025 mendatang ini dijual dengan harga 500 dollar AS (sekitar Rp 8,2 juta).
Lantas, kapan SteamOS bisa dipakai dan dipasang di PC gaming handheld? Bagaimana cara memasangnya?
Hal-hal tersebut belum bisa dijawab dengan pasti, lantaran SteamOS 3.7.0 sendiri saat ini masih dalam tahap uji coba (testing).
Namun yang jelas, kehadiran SteamOS tentunya akan menambah persaingan OS untuk pasar PC gaming handheld, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari TechSpot, Rabu (19/3/2025).
Dibanding OS lain, salah satu kelebihan SteamOS tentunya ada di optimasi software dan game yang dijalankan melalui aplikasi atau platform Steam. OS ini kemungkinan besar juga tak "seberat" OS Windows 11 ketika dijalankan di PC gaming handheld.
Baca juga: Valve Rilis Steam Deck OLED Edisi Khusus, Pembelian Dibatasi dan Ketat
Meski demikian, OS Windows juga memiliki kelebihan yang tak dimiliki SteamOS, yaitu dukungan untuk menjalankan banyak aplikasi di luar Steam, contohnya seperti Epic Games Store.
Belum jelas bagaimana strategi Valve untuk menghadirkan dukungan banyak aplikasi di SteamOS, sekaligus menjadikan SteamOS populer di perangkat PC gaming handheld di masa depan.
Terkini Lainnya
- Baterai Oppo Find X8 Ultra Lebih dari 5.000 mAh, Fast Charging 100 Watt
- Arti Warna Lingkaran Hijau, Tosca, dan Biru dan Jumlah Petir Saat Cas HP Samsung
- 3 Cara Membagikan Link Grup WhatsApp dengan Mudah
- Riset: Gamer PC Lebih Senang Main Game Lawas daripada Game Baru
- Kenapa Kode Verifikasi WhatsApp Tidak Muncul? Begini Penyebabnya
- Cara Buat Stories WhatsApp Pakai Lagu dan Tanpa Aplikasi
- Perbedaan WhatsApp Web dan WhatsApp Desktop yang Perlu Diketahui
- Pengiriman Ponsel Lipat 2024 Naik Tipis, 2025 Diprediksi Menurun
- Apple Rilis iOS 18.4, Bawa Segudang Fitur Baru
- 3 Alasan Kita Sering Menonton IG Stories Sendiri Berulang-ulang
- HP Vivo Y300 Pro Plus dan Y300t Meluncur, Bawa Baterai Jumbo
- AI Gemini 2.5 Pro Kini Gratis, Bisa Dipakai Tanpa Langganan
- Keyboard Unik di Dunia Punya 1.020 Tombol, Tidak Pakai Simbol Huruf
- Cara Mematikan Status Online Instagram dengan Mudah dan Praktis
- 5 Game Seru untuk "Mabar" dengan Keluarga dan Saudara saat Lebaran
- 8 HP Flagship Harga Rp 8 Juta-Rp 30 Jutaan untuk Lebaran 2025
- HP Murah Xiaomi Redmi A5 Segera Masuk Indonesia, Ini Spesifikasinya
- Tablet Tecno MegaPad 11 Resmi di Indonesia Pakai Chip Helio G99, Ini Harganya
- Harga dan Spesifikasi HP Nubia V70 Max di Indonesia
- Tecno Camon 40 4G Resmi di Indonesia, Punya Tombol Khusus Kamera Harga Rp 2 Jutaan