Valve Rilis Steam Deck OLED Edisi Khusus, Pembelian Dibatasi dan Ketat

- Valve mengumumkan kehadiran konsol game handheld Steam Deck OLED edisi khusus yang dibuat dalam jumlah terbatas, Senin (11/11/2024). Berbeda dengan versi reguler, Steam Deck OLED ini dibuat berwarna putih mirip dengan PlayStation 5.
Steam Deck OLED edisi khusus ini akan dirilis secara global pada 18 November mendatang. Valve menegaskan jika stok Steam Deck OLED ini sangat terbatas. Jika habis, perusahaan tidak akan memproduksi kembali.
Menurut Valve, Steam Deck OLED warna putih ini menjadi eksperimen kedua setelah mereka merilis versi transparan edisi terbatas tahun lalu.
"Kami merilis Steam Deck OLED edisi terbatas yang tembus cahaya sebagai eksperimen untuk mengetahui apakah ada minat pada warna alternatif. Kami ingin tahu tanggapannya, dan akan menggunakan apa yang kami pelajari untuk keputusan mendatang tentang varian warna baru," kata pihak Valve.
Baca juga: 100 Game Terlaris di Steam Deck, Elden Ring Nomor 1
Valve menekankan bahwa perangkat ini hanya akan tersedia di wilayah-wilayah yang telah mendukung pengiriman Steam Deck.
Spesifikasi perangkat tersebut setara dengan model Steam Deck OLED 1TB, termasuk layar OLED yang menghadirkan pengalaman visual lebih tajam.
Pembelian dibatasi dan ketat
Steam Deck OLED edisi terbatas ini juga dilengkapi dengan wadah penyimpanan dengan warna senada dan kain pembersih mikrofiber berwarna putih.
Konsol dengan sistem operasi Windows 11 ini dibanderol dengan harga 679 dollar AS atau sekitar Rp 10 juta.
Valve juga akan membatasi pembelian hanya satu unit per akun, dengan syarat akun tersebut sudah pernah bertransaksi di Steam sebelum November 2024 dan memiliki reputasi yang baik.
Valve menyatakan bahwa mereka terus berkomitmen meningkatkan Steam Deck dari segi perangkat lunak maupun perangkat keras. Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2022 dengan model LCD, perangkat ini mendapat sambutan yang baik.
Spesifikasi Steam Deck OLED
Spesifikasi Steam Deck versi OLED sedikit berbeda dengan versi reguler. Valve meningkatkan ukuran layar Steam Deck dari 7 inci menjadi 7,4 inci. Refresh rate panel turut ditingkatkan dari 60 Hz menjadi 90 Hz, dan kecerahan (brightness) dinaikkan dari 400 nits menjadi 1.000 nits.
Steam Deck OLED mempunyai form factor yang mirip dengan versi lawasnya, misalnya dari segi ukuran bodi yang masih sama dengan dimensi 298 mm x 117 mm x 49 mm.
Namun, ada sejumlah perbedaan seperti bingkai layar (bezel) yang lebih tipis, lampu indikator LED yang bisa mengeluarkan berbagai warna (bukan hanya putih) dan teks pada tombol dengan warna lebih gelap. Bobot konsol pun menjadi 30 gram (5 persen) lebih ringan.
Baca juga: Konsol Game Windows MSI Claw Meluncur, Prosesornya Beda dari Steam Deck dkk
Untuk daya, Steam Deck OLED kini ditopang oleh baterai 50 Whr (meningkat dari 40 Whr). Oleh karena itu, konsol genggam ini bisa bertahan 30 hingga 50 persen lebih lama dibanding Steam Deck "reguler".
Di sektor jeroan, Steam Deck OLED masih menggunakan prosesor (CPU) berarsitektur Zen 2 (clockspeed 3,5 GHz) dan unit pengolah grafis (GPU) AMD RDNA 2 (clockspeed 1,6 GHz) dengan RAM 16 GB LPDDR5.
Meski begitu, APU AMD ini memiliki fabrikasi 6 nm sehingga lebih hemat daya dengan mempertahankan kecepatan pemrosesan. Kecepatan transfer RAM meningkat dari 5.500 megatransfer (MT) per detik menjadi 6.400 MT per detik.
Terkini Lainnya
- Bytedance "Suntik Mati" Fitur Mirip Instagram di TikTok
- Bagaimana Cara Wireless Charging di HP Bekerja? Ini Penjelasannya
- 7 Trik Memperkuat Sinyal di iPhone
- Kenapa Pesan WhatsApp Tidak Masuk Jika Tidak Dibuka? Ini Penyebabnya
- Apa Jadinya Jika iPhone Tidak Di-update?
- 4 Cara Melihat Password WiFi di Laptop dan PC untuk Semua Model, Mudah
- 10 Game Tersembunyi di Google, Begini Cara Mengaksesnya
- 4 Fitur di HP Samsung untuk Traveling yang Wajib Kalian Tahu
- Kontroversi Foto Jadi Ghibli Pakai AI yang Bikin Dunia Animasi Heboh
- Mengenal Liang Wenfeng, Pendiri Startup AI DeepSeek yang Hebohkan Dunia
- 6 Cara Bikin WhatsApp Terlihat Tidak Aktif biar Tidak Terganggu Saat Cuti Kerja
- 10 Aplikasi Terpopuler di Dunia, Ini yang Diunduh Paling Banyak
- Kisah Nintendo, Berawal dari Kartu Remi ke Industri Video Game Global
- Pendiri Studio Ghibli Pernah Kritik Keras soal AI
- Riset: Orang yang Sering Chat ke ChatGPT Ternyata Kesepian
- Pengguna iPhone 16 Kini Bisa Servis Mandiri
- Rekor Lagi, Harga Bitcoin "To The Moon" Tembus Rp 1,4 Miliar Per Keping
- Tol Cipularang Km 92 Ditandai sebagai "Lokasi Rawan Kecelakaan" di Google Maps
- Oppo Find X8 Series Meluncur Global 21 November di Bali
- Oppo Rajai Pasar Ponsel Indonesia Kuartal III-2024, Ini Daftar 5 Besarnya