Intel Disebut Akan Dijual, Elon Musk Kandidat Pembelinya

- Elon Musk dikabarkan berencana mengakuisisi perusahaan chip terkemuka di dunia, Intel.
Informasi ini mencuat dari laporan terbaru yang dirilis firma riset pasar SemiAccurate. Dalam laporan ini, seorang sumber yang dekat dengan industri yakin 90 persen bahwa Intel akan diakuisisi dalam waktu dekat.
Salah satu orang yang terlibat dalam negosiasi akuisisi ini, menurut sumber tadi, adalah Elon Musk.
Analis di bidang semikonduktor Dylan Patel, juga mengunggah sebuah twit yang seakan mendukung rumor akuisisi Intel oleh Elon Musk ini.
Dalam posting terbarunya lewat akun X (Twitter) dengan handle @dylan522p, ia menyebut Elon Musk belum lama ini terlihat di Florida, Amerika Serikat (AS), tepatnya di kediaman presiden terpilih Donald Trump di Mar-A-Lago, Palm Beach.
Baca juga: Pabrikan Chip AI yang Pendirinya Orang Indonesia Kini Lebih Kaya daripada Intel
Kabarnya, Elon Musk sedang berdiskusi soal akuisisi Intel dengan beberapa pihak terkait yang sebelumnya memang memiliki ketertarikan membeli Intel. Dua di antaranya adalah Global Foundries dan Qualcomm.
Dylan menyebut, pesawat kedua perusahaan tersebut belakangan memang terpantau sedang berada di Florida, AS.
Elon's jet is in Florida.
— Dylan Patel (@dylan522p) January 17, 2025
Global Foundries jet is in Florida.
Qualcomm's jet is in Florida.
In case anyone was wondering what's going on with Intel...
They are at Mar-a-Lago.
Make America Great Again can only be true if Intel is saved.
Adapun hubungan Trump, Elon Musk, dan dua perusahaan tadi menurut Dylan, mungkin berkaitan dengan upaya mereka untuk mendapatkan dukungan Trump demi menyelamatkan Intel dari masalah utang.
Per September 2024 lalu, utang Intel berkisar di angka 50 miliar dollar AS (sekitar Rp 818 triliun).
Selain itu, Intel juga bisa dibilang kalah kompetisi dengan pabrikan semikonduktor asal Taiwan, yaitu Taiwan Semiconductor Company (TSMC).
Nah, karena Intel merupakan salah satu perusahaan penting asal AS yang membuat semikonduktor, maka Elon Musk, Global Foundries, atau Qualcomm bisa meminta restu dukungan dari Trump (pemerintah) untuk mengambil alih Intel.
Baca juga: Intel Tak Lagi Tentukan Arah Arsitektur x86
Belum ada informasi apakah kabar akuisisi Intel oleh Elon Musk ini akan terjadi atau tidak. Namun, jika benar maka Elon Musk harus memiliki uang yang lebih banyak dari valuasi Intel saat ini yang berkisar di angka 92 miliar dollar AS (sekitar Rp 1.505 triliun).
Menurut data Forbes, kekayaan Elon Musk saat ini mencapai angka 433 miliar dollar AS atau setara Rp 7.081 triliun). Dengan kata lain, ada peluang Elon Musk membeli Intel, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari WCCFTech, Senin (20/1/2025).
Terkini Lainnya
- Wajib Dipakai, Fitur AI di Samsung Galaxy S25 Ultra Bikin Foto Konser Makin Bersih
- Ramai Konser Hari Ini, Begini Setting Samsung S24 dan S25 Ultra buat Rekam Linkin Park, Dewa 19, NCT 127
- WhatsApp Sebar Fitur Tema Chat, Indonesia Sudah Kebagian
- Ini Mesin "Telepati" Buatan Meta, Bisa Terjemahkan Isi Pikiran Jadi Teks
- Begini Efek Keseringan Pakai AI pada Kemampuan Berpikir Manusia
- Menutup Aplikasi Latar Belakang Bisa Hemat Baterai HP, Benarkah Demikian?
- Bos AI Google soal DeepSeek: Karya Terbaik dari China, tapi "Hype" Berlebihan
- Studi Telkomsel: Aktivitas Digital Meningkat 78 Persen saat Sahur
- Spesifikasi dan Harga Sharp Aquos R9 Pro di Indonesia
- Perbedaan RAM dan ROM di HP dan Cara Kerjanya
- Cara Mengaktifkan Touchpad Laptop Windows 10 dengan Mudah
- 4 HP Android Murah Terbaru 2025, Harga Rp 2 juta-Rp 3 jutaan
- Tabel Spesifikasi Sharp Aquos Sense 9 di Indonesia
- 61 HP Samsung yang Kebagian One UI 7
- 4 HP 5G Baru Samsung Siap Meluncur di Indonesia
- Nasib TikTok di AS: Sangat Digemari, Sempat Ditutup, dan Kini Beroperasi Lagi
- Blokir TikTok di AS Dibuka, Capcut dan Mobile Legends Masih Belum Bisa Diakses
- Nvidia Bikin Teknologi "Pembatas" agar Agen AI Tidak Kebablasan
- Pesawat Airbus A400M Pesanan Indonesia Masuk Perakitan Final, Dikirim Akhir 2025
- Kronologi Pemblokiran TikTok di AS hingga Dibuka Kembali dan Alasannya