Blokir TikTok di AS Dibuka, Capcut dan Mobile Legends Masih Belum Bisa Diakses

- Bukan cuma TikTok yang sempat diblokir di Amerika Serikat (AS). Aplikasi media sosial Lemon8, tool editing foto Capcut, game kartu digital Marvel Snap, dan beberapa game buatan Moonton, termasuk Mobile Legends: Bang-Bang (MLBB) juga ditutup aksesnya di AS.
Meskipun TikTok sudah pulih secara bertahap, aplikasi lainnya dilaporkan belum bisa diakses kembali. Berdasarkan pantauan tim KompasTekno yang berada di San Francisco, California, AS langsung, pengguna akan mendapatkan pesan berbunyi "Maaf, Capcut tidak tersedia saat ini" dalam bahasa Inggris.
"Undang-undang (UU) yang melarang CapCut telah berlaku di AS. Sayangnya, hal itu berarti Anda tidak bisa menggunakan CapCut saat ini. Tenang saja, kami akan berusaha memulihkan layanan di AS. Tunggu saja!" isi pesan tersebut.

Aplikasi-aplikasi tersebut, termasuk TikTok, juga belum muncul lagi di Google Play Store dan App Store.
Baca juga: Ini Penyebab TikTok Batal Diblokir di AS
Adapun UU yang dimaksud adalah "Protecting Americans from Foreign Adversary Controlled Application Act" yang ditanda-tangani Joe Biden dan efektif berlaku mulai 19 Januari 2025.
UU tersebut juga menjadi dasar pemblokiran TikTok di AS. Dalam UU itu, semua aplikasi buatan atau yang terafiliasi dengan ByteDance, harus melakukan divestasi (pemisahan dari induk perusahaan) atau diblokir AS.
Untuk diketahui, Lemon8 dimiliki oleh Heliophilia Pte. Ltd, perusahaan Singapura yang terkoneksi dengan ByteDance. Kemudian game MLBB, juga dikembangkan oleh Moonton, anak perusahaan ByteDance.
Begitu pula Marvel Snap, yang diterbitkan oleh Nuverse, pengembang game milik ByteDance.
Sementara itu, CapCut juga dimiliki oleh ByteDance, sebagaimana TikTok.
Baca juga: Mengapa TikTok dan Capcut Diblokir AS?
Aplikasi lain yang juga ikut terblokir adalah TikTok Studio, TikTok Shop Seller Center, Hypic, Lark-Team Collaboration, Lark-Rooms Display, Lark Rooms Controller, dan Gauth: AI Study Companion.
Di toko aplikasi, baik di Play Store dan App Store, akan muncul keterangan ketika pengguna mencoba mencari aplikasi-aplikasi di atas.
"Pengunduhan aplikasi ini ditangguhkan karena persyaratan hukum AS saat ini," bunyi keterangan itu di App Store, dirangkum KompasTekno dari The Verge, Senin (20/1/2025).
Kronologi pemblokiran TikTok di AS
Secara kronologi, wacana pemblokiran TikTok di AS sejatinya sudah bergulir sejak masa pemerintahan Donald Trump pada 2019. Wacana tersebut terus bergulir dan menguat pada masa pemerintahan Joe Biden dari 2021.
Oktober 2019
Parlemen AS menuding TikTok sebagai aplikasi yang mengancam keamanan nasional. TikTok dituduh membahayakan privasi pengguna dan menjadi mata-mata bagi pemerintah China. Saat itu, TikTok pun membantah tudingan ini.
Dalam blog resminya, pihak TikTok membantah telah terafiliasi dengan pemerintah China. TikTok menegaskan bahwa perusahaan tetap menjaga kerahasiaan data pengguna dan akan terus menjamin keamanannya.
Menurut TikTok semua data disimpan dalam database yang berlokasi di luar China. Dengan demikian menurut TikTok, perusahaan pun tak perlu tunduk pada regulasi ketat yang dibuat oleh pemerintah China.
Agustus 2020
Seiring dengan mulai populernya TikTok di AS, pada Agustus 2020, Donald Trump menginisiasi pemblokiran TikTok di AS lewat perintah eksekutif. Berdasar perintah tersebut, TikTok dianggap membahayakan keamanan nasional AS.
Alasannya adalah TikTok dianggap mengizinkan pemerintah China untuk mengakses data pribadi pengguna AS yang telah dikumpulkan. Akes dari TikTok tersebut dinilai bakal membuat China bisa memata-matai AS.
Trump mendorong agar TikTok diakuisisi Microsoft, tetapi tidak berhasil. Sebagai gantinya, perusahaan perangkat lunak asal AS Oracle mengajukan untuk menjadi mitra terpercaya TikTok di AS.
Terkini Lainnya
- Profil Marina Budiman, Wanita Terkaya di Indonesia
- Motorola Edge 60 Fushion Meluncur dengan Layar Curved
- Perbedaan Status “Memanggil” dan “Berdering“ di WhatsApp saat Telepon
- Cara Mengatasi Play Store Tidak Bisa Download Aplikasi, Mudah dan Praktis
- Saham Perusahaan-perusahaan Teknologi Rontok akibat Tarif Trump
- Sejarah E-sports di Dunia, Turnamen dan Game Pertama hingga Masuk Cabang Olahraga
- Kisah di Balik Kesuksesan Jeff Bezos, Penjual Burger yang Jadi Pendiri Amazon
- Kamera iPhone Ngeblur Saat Ambil Foto? Begini Cara Mengatasinya
- Snapdragon 8s Gen 4 Resmi, Lebih Ngebut walau Pakai CPU Lama
- Cara Beli Tiket Bioskop Online buat Nonton Film Bareng Keluarga Saat Lebaran 2025
- Ponsel Lipat Masa Depan Samsung Bisa Ditekuk Dua Arah?
- Fitur Baru Instagram Reels, Video Bisa Dikebut seperti TikTok
- Tablet Samsung Galaxy Tab S10 FE dan Tab S10 FE Plus Resmi, Pakai Exynos 1580
- Kenapa Pesan WhatsApp Tidak Masuk Jika Tidak Dibuka? Ini Penyebabnya
- Konsol Nintendo Switch 2 Diumumkan, Meluncur 5 Juni, Ini Harganya
- Pesawat Airbus A400M Pesanan Indonesia Masuk Perakitan Final, Dikirim Akhir 2025
- Kronologi Pemblokiran TikTok di AS hingga Dibuka Kembali dan Alasannya
- Blokir TikTok di AS Dibuka, Pengguna Gembira dan Sindir Trump
- Instagram Ubah Tampilan Grid dari Kotak Jadi Vertikal, Ini Alasannya
- Ini Penyebab TikTok Batal Diblokir di AS