Arti Kata Cenblu yang Ramai di X Twitter

- Istilah “Cenblu” semakin ramai digunakan oleh pengguna X (dulu Twitter) dalam berbagai utas dan cuitan. Salah satu contohnya adalah dalam utas berikut ini yang memicu diskusi seru di kalangan netizen mengenai arti dan makna istilah tersebut.
Kata “Cenblu” merujuk pada centang biru yang kini bisa didapatkan dengan berlangganan layanan X Premium.
Istilah ini digunakan untuk menyebut akun-akun yang memiliki tanda verifikasi biru di profilnya, yang kini bukan hanya menjadi simbol keaslian, tetapi juga menunjukkan status sebagai pelanggan berbayar di platform tersebut.
Fenomena penggunaan kata “Cenblu” ini kerap diselipkan dalam konteks yang beragam, dari sindiran hingga candaan di timeline X. Lantas sejak kapan istilah “Cenblu” mulai ramai digunakan? Selengkapnya berikut ini ulasannya.
Baca juga: Blokir Akun di X Twitter Kini Tak Ada Gunanya?
Arti kata Cenblu yang ramai di X
Dalam beberapa waktu terakhir, istilah cenblu ramai digunakan oleh pengguna media sosial, khususnya di platform X (dulu Twitter) salah satunya pada utas berikut ini.
Berdasarkan pantauan KompasTekno, kata ini sering ditemukan dalam berbagai utas yang viral, terutama dalam diskusi yang membahas perilaku pengguna centang biru atau verified account di platform tersebut.
Secara umum, cenblu adalah bentuk singkatan dari kata "centang biru," sebuah istilah yang merujuk pada akun-akun yang mendapatkan tanda verifikasi di X. Istilah ini digunakan secara kasual dan sering kali dalam konteks sindiran atau candaan.
Banyak warganet menggunakan kata ini untuk menyebut akun dengan centang biru yang dianggap berperilaku berlebihan atau seolah-olah lebih superior di platform tersebut.
Ungkapan seperti “Ah, dasar cenblu” kerap muncul untuk merujuk pada akun yang terkesan sok penting atau mencari perhatian karena status verified mereka.
Sejak kebijakan X mengubah sistem verifikasi menjadi berbayar, istilah cenblu semakin sering digunakan sebagai bentuk reaksi dari warganet terhadap perubahan tersebut. Sebelumnya, tanda centang biru hanya diberikan kepada figur publik atau akun-akun penting yang memenuhi kriteria tertentu.
Namun, setelah perubahan kebijakan, siapa pun bisa mendapatkan tanda tersebut selama mereka bersedia membayar biaya langganan X Premium.
Perubahan ini memicu perdebatan di kalangan pengguna, di mana beberapa akun centang biru dianggap tidak layak atau justru memanfaatkan status verified untuk menyebarkan opini kontroversial dan menarik perhatian.
Penggunaan istilah cenblu pun kini berkembang menjadi semacam label bagi akun-akun yang memiliki centang biru tetapi dianggap kurang berkontribusi secara positif di ruang digital.
Beberapa warganet menganggap istilah ini sebagai sindiran halus, sementara yang lain menggunakannya untuk menyuarakan kritik terhadap sistem verifikasi yang dinilai kehilangan makna eksklusivitasnya.
Fenomena ini mencerminkan bagaimana budaya digital terus beradaptasi dengan perubahan kebijakan platform, sekaligus menunjukkan dinamika sosial yang terjadi di dunia maya.
Itulah arti kata “Cenblu” yang kerap ditemui di utas X. Semga bermanfaat.
Baca juga: Aplikasi Pesaing X Twitter Kebanjiran Pengguna Baru Usai Donald Trump Menang Pemilu AS
Dapatkan update berita teknologi dan gadget pilihan setiap hari. Mari bergabung di Kanal WhatsApp KompasTekno.
Caranya klik link https://whatsapp.com/channel/0029VaCVYKk89ine5YSjZh1a. Anda harus install aplikasi WhatsApp terlebih dulu di ponsel.
Terkini Lainnya
- Harga Centang Biru X Twitter dan Cara Mendapatkannya
- Warner Bros Tutup 3 Studio Game, Game "Wonder Woman" Batal
- Cara Bikin Poster Menyambut Ramadhan 2025 via ChatGPT dengan Mudah
- HP Oppo A5 Pro Dirilis untuk Pasar Global, Ini Harganya
- Link dan Cara Daftar Mudik Gratis Pemkot Batu 2025 via Bus, Dibuka Hari Ini
- Laptop Lenovo ThinkPad X1 Carbon Terbaru Bisa Dijinjing 2 Jari
- Wacana Pabrik iPhone 16 di Indonesia Batal
- Spesifikasi dan Harga Poco X7 Pro 5G di Indonesia, Mulai Rp 5 Jutaan
- Infinix Y1V Meluncur, TV QLED 40 Inci Harga Rp 2 Jutaan
- iPhone 16 Mulai Dijual di Indonesia Maret 2025?
- HP Oppo Reno 13 FS Resmi, Kembaran Reno 13F 5G dengan RAM Lebih Besar
- Setelah Bayar Utang Rp 163 Miliar, Apple Sepakat Investasi Rp 16 Triliun
- Lenovo Ungkap Strategi di Balik Lini Laptop AI Aura Edition
- Pemerintah RI Teken Kesepakatan Rp 16 Triliun dengan Apple Minggu Ini?
- Realme Neo 7X dan Neo 7 SE Resmi, Baterai Besar Harga mulai Rp 2 Jutaan
- Wacana Pabrik iPhone 16 di Indonesia Batal
- Kemenperin Puji Samsung Patuhi TKDN, Sindir Apple?
- Apa Itu Red Note? Aplikasi Pengganti TikTok yang Lagi Ramai di AS
- Reaksi TikTok soal Rumor Bakal Dijual ke Elon Musk
- RedNote, Medsos China Mirip TikTok Jadi Aplikasi No. 1 di AS
- Sejarah Nokia, Berpindah-pindah Tangan hingga Pensiunnya Merek Smartphone