Ketika Warganet Keluhkan Harga PS5 Pro: Mending Rakit PC...

- Sony resmi meluncurkan konsol PlayStation 5 (PS5) terbarunya, yaitu PS5 Pro dengan harga 700 dolar AS atau setara dengan Rp 10,8 juta pada Selasa (10/9/2024) malam WIB.
Harga ini lebih mahal dari PS5 "Slim" Standard Version (dengan Ultra HD Blu-ray Disc Drive) yang berbanderol 500 dolar AS (sekitar RP 7,7 juta) atau PS5 Slim Digital Version dengan harga 450 dolar AS (sekitar Rp 6,9 juta).
Nah, harga PS5 Pro yang lebih mahal ini dikeluhkan oleh banyak gamer di seluruh dunia di media sosial, terutama di X (Twitter).
Berbagai keluhan dan protes gamer ini bisa dilihat dengan memasukkan kata kunci (keyword) "ps5 pro harga", "ps5 pro price", dan sejenisnya di kolom pencarian X.
Saking mahalnya PS5 Pro, beberapa gamer justru memilih untuk merakit PC gaming dengan spesifikasi tinggi, alih-alih membeli PS5 Pro, dengan bujet yang sama.
Baca juga: Ini Harga Konsol Game Sony PS5 Pro, Dijual mulai 7 November
Menurut salah satu gamer di X (@jaelussyah***), harga Rp 10 jutaan bisa dipakai untuk merakit PC gaming yang sudah memiliki prosesor (CPU) AMD Ryzen 5 5600, pengolah grafis (GPU) Nvidia GeForce RTX 4060 Ti 16 GB, serta media penyimpanan (storage) SSD 2 TB.
Selain itu, PC gaming, lanjut dia, juga bisa dipakai untuk kepentingan lain di luar main game, menghasilkan frame rate bisa lebih dari 120 FPS (bukan 60 FPS), dukungan controller fleksibel, bisa memainkan game yang lebih murah, hingga bisa upgrade komponen secara berkala.
PS5 Pro semalem baru diumumin, harganya 700 dolar. Orang-orang sedunia pada protes karena kemahalan.
Dengan harga yang sama, kalo rakit PC sendiri, kita bisa dapet Ryzen 5 + RTX 4060.
Gue pilihin komponennya, buat yang mau beli biar tinggal checkout trus rakit. pic.twitter.com/vx9V0KOt7H
— Binggo Dua Jalal (@jaelussyahadat) September 11, 2024
Dua kali lipat PS5 reguler

Satu gamer lain di X dengan handle @mog**** menyebut bahwa harga PS5 Pro mahal karena nyaris dua kali lipat dari harga PS5 biasa yang meluncur pada 2020 lalu.
Kala itu, PS5 Digital Version dijual dengan harga 400 dolar AS (sekitar Rp 6,2 juta), kemudian PS5 Standard Version dilego 500 dolar AS (sekitar Rp 7,7 juta).
PS5 Pro sendiri tidak memiliki slot cakram alias Ultra HD Blu-ray Disc Drive, mirip dengan PS5 Digital Version.
Artinya, harga PS5 Pro yang dipatok 700 dolar AS tadi hampir dua kali lipat dari harga PS5 Digital Version keluaran 2020 yang berbanderol 400 dolar AS.
Pro lineup pada dasarnya ditujukan buat home user yg butuh power lebih gede daripada seri biasa.
Penjualan PS4 Pro sendiri hanya 10% (14.3jt unit) dari total keseluruhan sales PS4 (140jt) unit.
— Ministry of Gamers - new project incoming (@mog_mediaa) September 11, 2024
Berkaca pada peluncuran generasi sebelumnya yaitu PS4, harga konsol keluaran 2013 ini kala itu awalnya adalah 400 dolar AS (sekitar Rp 6,2 juta), sebelum turun menjadi 350 dolar AS (sekitar Rp 5,4 juta) pada 2015 lalu.
Pada perilisan PS4 Pro di 2016 lalu, harga konsol ini sama dengan harga awal PS4 pada 2013, yaitu 400 dolar AS (sekitar Rp 6,2 juta).
Dengan begitu, tak ada selisih harga peluncuran antara PS4 dan PS4 Pro, tidak seperti PS5 dan PS5 Pro yang selisih lebih dari 200 dolar AS (sekitar Rp 3 juta).
Terkini Lainnya
- Bytedance "Suntik Mati" Fitur Mirip Instagram di TikTok
- Bagaimana Cara Wireless Charging di HP Bekerja? Ini Penjelasannya
- 7 Trik Memperkuat Sinyal di iPhone
- Kenapa Pesan WhatsApp Tidak Masuk Jika Tidak Dibuka? Ini Penyebabnya
- Apa Jadinya Jika iPhone Tidak Di-update?
- 4 Cara Melihat Password WiFi di Laptop dan PC untuk Semua Model, Mudah
- 10 Game Tersembunyi di Google, Begini Cara Mengaksesnya
- 4 Fitur di HP Samsung untuk Traveling yang Wajib Kalian Tahu
- Kontroversi Foto Jadi Ghibli Pakai AI yang Bikin Dunia Animasi Heboh
- Mengenal Liang Wenfeng, Pendiri Startup AI DeepSeek yang Hebohkan Dunia
- 6 Cara Bikin WhatsApp Terlihat Tidak Aktif biar Tidak Terganggu Saat Cuti Kerja
- 10 Aplikasi Terpopuler di Dunia, Ini yang Diunduh Paling Banyak
- Kisah Nintendo, Berawal dari Kartu Remi ke Industri Video Game Global
- Pendiri Studio Ghibli Pernah Kritik Keras soal AI
- Riset: Orang yang Sering Chat ke ChatGPT Ternyata Kesepian
- Samsung Rilis TV Neo QLED 8K Baru di Indonesia dengan Fitur AI
- Samsung "Bundling" Galaxy A55 5G dengan Headphone Gaming dan Skin MLBB Gratis
- 13 Game yang Lebih Bagus Dimainkan di PS5 Pro
- Mengapa "Googling" Ditinggalkan Gen Z?
- "Free Fire" Bagi-bagi Karakter Baru Lila Gratis, Begini Cara Mendapatkannya