cpu-data.info

Kacamata Pintar Meta "Ray-Ban" Sudah Bisa Dipakai Video Call WhatsApp

Mark Zuckerberg memakai smart glasses Ray-Ban Stories.
Lihat Foto

- Kacamata pintar besutan bareng Meta (induk Facebook) dan EssilorLuxottica, Ray-Ban Meta Smart Glasses, kini makin canggih.

Kacamata cerdas yang pertama kali rilis pada 2021 ini kini mendukung panggilan video dan asisten AI multimodal. Pembaruan itu diumumkan langsung oleh CEO Meta, Mark Zuckerberg lewat unggahan Instagram pribadinya.

Unggahan tersebut memperlihatkan Zuckerberg yang tengah melakukan video call WhatsApp dengan Eva Chen, Direktur untuk Bidang Mode di Instagram.

Chen terlihat melakukan video call WhatsApp di depan cermin besar tanpa menggenggam ponsel alias secara handsfree. Hal ini dimungkinkan karena Chen menggunakan Ray-Ban Meta yang sudah didukung fitur video call WhatsApp.

Kacamata pintar Ray-Ban ini dilengkapi dengan sepasang kamera, tiga mikrofon bawaan, serta speaker. Jadi, Chen bisa mengobrol dengan Zuckerberg tanpa perlu menggenggam ponsel.

Baca juga: Mark Zuckerberg Ikutan Review Apple Vision Pro, Dibandingkan dengan Meta Quest

Chen terlihat menggunakan Ray-Ban model baru dengan bingkai "Skyler". Kacamata model Skyler ini menampilkan bingkai dengan desain cat eye yang sekilas terlihat seperti mata kucing yang bulat, tapi menukik ke atas di pinggir luar frame.

Meta mengatakan, dukungan video call pada kacamata cerdas Ray-Ban Meta ini bisa dinikmati melalui WhatsApp dan Messenger. Fitur ini digelontorkan secara bertahap.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Mark Zuckerberg (@zuck)

Fitur baru lain yang disertakan adalah dukungan Apple Music lewat Meta View, aplikasi yang membantu mengelola dan memperbarui kacamata pintar Ray-Ban Meta atau Ray-Ban Stories.

Pengguna kini bisa mengontrol Apple Music secara handsfree untuk memutar lagu, daftar putar, streaming radio, atau artis apa pun. Pengguna juga dapat meminta rekomendasi berdasarkan riwayat mendengarkan lagu.

Pada Desember lalu, Meta meluncurkan akses awal untuk asisten kecerdasan buatan (AI) multimodal. Nah, kini, dukungan asisten AI multimodal ini diluncurkan dalam versi beta untuk pengguna Ray-Ban smart glasses di AS dan Kanada.

Fitur AI multimodal ini memungkinkan pengguna mengambil gambar dengan kacamata dan AI Meta memberikan lebih banyak konteks/informasi.

Baca juga: Facebook Luncurkan Kacamata Pintar Ray-Ban Stories, Bisa Memotret hingga Dengar Podcast

Kacamata pintar Ray-Ban Meta didukung fitur Meta AI versi beta. Pengguna bisa mendapatkan informasi soal suatu hal dan menerjemahkan bahasa asing langsung dengan Ray-Ban.Meta Newsroom Kacamata pintar Ray-Ban Meta didukung fitur Meta AI versi beta. Pengguna bisa mendapatkan informasi soal suatu hal dan menerjemahkan bahasa asing langsung dengan Ray-Ban.
Misalnya, pengguna sedang bepergian dan mencoba membaca menu dalam bahasa Perancis. Ray-Ban smart glasses dapat menggunakan kamera internal dan Meta AI untuk menerjemahkan teks untuk pengguna. Kacamata juga akan memberi pengguna informasi yang diperlukan tanpa harus mengeluarkan ponsel atau menatap layar.

Pengguna bisa menggunakan perintah suara dan akan mendengar jawaban lewat speaker built-in.

Contoh lain, pengguna dapat meminta kacamata untuk mengidentifikasi spesies tanaman, membuat caption Instagram, mendeskripsikan bangunan unik yang dilihatnya, dan lainnya, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Meta Newsroom, Rabu (24/4/2024).

Sebelumnya, kacamata Ray-Ban ini sudah mendukung beragam fitur seperti mengambil video, siaran langsung (live streaming) di Instagram dan media sosial lain, mendengarkan musik dan podcast, menelepon atau kirim pesan secara handsfree.

Saat ini, Ray-Ban smart glasses dipasarkan di 15 negara termasuk AS, Kanada, Australia, dan beberapa wilayah Eropa. Ray-Ban smart glasses dijual seharga 299 dollar AS atau sekitar Rp 4,8 juta.

Baca juga: Meta Umumkan Horizon OS, Sistem Operasi untuk Headset VR Merek Apa Pun

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat