Riset: Pasar PC Dunia Membaik pada Kuartal IV-2023

- Pasar PC dunia (komputer dekstop/laptop) membaik setelah lesu dalam beberapa tahun terakhir.
Laporan dari firma riset pasar, Gartner menunjukkan bahwa pengiriman PC pada kuartal IV-2023 (Q4 2023) tembus 63,37 juta unit, tumbuh sebesar 0,3 persen dibanding kuartal IV-2022 atau year-on-year (YoY).
"Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa permintaan dan pasokan yang seimbang," kata analis Gartner, Mikako Kitagawa.
Meski begitu, secara umum total PC yang dikirimkan berbagai vendor di dunia sepanjang tahun 2023 masih terbilang rendah, yaitu 241,8 juta unit. Menurut Gartner, periode ini merupakan pertama kalinya penurunan di bawah 250 juta unit, sejak tahun 2006.
Kitagawa juga menyebutkan bahwa keseimbangan permintaan dan pasokan itu mungkin tidak bertahan lama. Sebab, volatilitas ekonomi dan geopolitik bisa menjadi kendala tumbuhnya pasar PC.
Baca juga: IDC: Pasar PC Global Pulih 2024, Ini 2 Faktor Utama Pendorongnya
Apalagi, pasar China sebagai salah satu kontributor terbesar juga pertumbuhannya masih cukup lambat untuk pulih. Selain itu, harga komponen PC juga ditaksir akan mengalami kenaikan pada tahun ini.
Gartner bahkan menyebutkan bahwa kenaikan harga komponen bisa berdampak negatif pada pasar PC dan bisa menyebabkan penurunan pertumbuhan lagi.
5 besar vendor PC dunia kuartal IV-2023 versi Gartner
Dalam laporannya, Gartner juga merangkum lima merek besar yang berkontribusi pada penjualan PC di kuartal IV-2023. Dari total PC yang dikirimkan pada kuartal tersebut, Lenovo berkontribusi sebanyak 16,21 juta unit atau mewakili pangsa pasar 25,6 persen.
Jumlahnya naik dibanding kuartal yang sama 2022, sebesar 15,71 juta unit.
Lalu di peringkat kedua, HP Inc dengan total pengiriman 13,95 juta unit. Disusul Dell, Apple dan Asus dengan jumlah pengiriman PC masing-masing di bawah 10 juta unit. Berikut rinciannya.
Merek | Jumlah pengiriman (unit) | Pangsa pasar |
Lenovo | 16,21 juta | 25,6 persen |
HP Inc. | 13,95 juta | 22 persen |
Dell | 9,98 juta | 15,8 persen |
Apple | 6,35 juta | 10 persen |
Asus | 4,41 juta | 7 persen |
Lainnya | 12,47 juta | 19,7 persen |
Total | 63,37 juta |
Pasar PC membaik didorong AI
Dalam laporan terpisah, firma riset International Data Corporation (IDC) memprediksi pasar PC global akan mulai pulih pada 2024.
Ada dua faktor yang diramal mendorong pemulihan pasar PC global 2024. Faktor pertama yaitu siklus pergantian PC, khususnya untuk komputer yang sudah berusia lebih dari empat tahun.
IDC memprediksi tahun 2024 diperlukan penyegaran komputer. Apalagi tahun ini bertepatan dengan berakhirnya dukungan untuk Windows 10 pada kuartal II-2024, sehingga semua komputer harus upgrade ke Windows 11.
Biasanya, sistem operasi baru seperti Windows 11 membutuhkan perangkat dengan spek yang lebih baru pula.
Untuk tahun 2024, IDC memproyeksikan pertumbuhan pasar PC sebesar 3,4 persen dibanding tahun 2023.
Faktor kedua yang diramal mendorong pertumbuhan PC pada tahun depan yaitu integrasi kecerdasan buatan alias AI (artificial intelligence). Dukungan AI yang terintegrasi di PC akan mulai dipasarkan pada tahun 2024.
Baca juga: CEO HP: Pasar PC Global Membaik, Indonesia Harus Tumbuh
Pada awalnya, dukungan itu memang hanya ditujukan untuk segmen tertentu seperti segmen bisnis. Namun seiring waktu, integrasi AI juga ditaksir akan menyebar ke lebih banyak PC di segmen komersil.
Karena beberapa faktor itu, tahun 2024 boleh jadi merupakan tahun penting bagi pasar PC.
Setelahnya, pertumbuhan pasar ini juga ditaksir akan terus tumbuh hingga mencapai puncaknya pada tahun 2027 dengan proyeksi total PC terkirim sampai 285 juta unit, dihimpun KompasTekno dari situs resmi IDC, Sabtu (13/1/2024)
Terkini Lainnya
- Cara Memunculkan Notifikasi WhatsApp Web di Laptop dengan Mudah
- Samsung Rilis Perangkat Elektronik Rumah Tangga Bespoke 2025 dengan Visi AI Home
- Cara Membuat Nomor Halaman Romawi dan Angka di Microsoft Word dengan Mudah
- 2 Cara Menghentikan SMS Spam Iklan Pinjol di iPhone dengan Mudah dan Cepat
- Begini Desain Pesawat Masa Depan Menurut Airbus
- Ini Daftar iPhone yang Tidak Kebagian Update iOS 19
- Microsoft Rilis Copilot Search, Mesin Pencari Berbasis AI
- Jam iPhone Selalu Tunjukkan 09.41 di Poster Iklan, Ini Fakta Menarik di Baliknya
- Microsoft Dikabarkan Tunda Proyek Data Center, Begini Nasib Cloud Region di Indonesia
- Sering Disalahartikan, 14 Emoji Ini Ternyata Punya Arti Berbeda
- 5 Perusahaan AS yang Minat Beli TikTok Jelang Deadline Pemblokiran 5 April
- Saham Apple Anjlok gara-gara "Tarif Impor Trump", Terparah dalam Lima Tahun
- Bukan "Blue Screen" Lagi, Microsoft Ubah Tampilan Error di PC
- Bagaimana Cara Wireless Charging di HP Bekerja? Ini Penjelasannya
- Profil Marina Budiman, Wanita Terkaya di Indonesia
- Tablet Huawei MatePad Pro 13.2: Spesifikasi dan Harga di Indonesia
- "Otak" Oppo Reno 11 5G Series Versi Indonesia Beda dengan China, Ini Alasannya
- Cara Membuat Stiker WhatsApp di iPhone, Sekarang Bisa Langsung di Aplikasi
- Honor Magic 6 Series Meluncur, Versi "Pro" Punya Fitur Koneksi Satelit
- Sony Perkenalkan Headset Mixed Reality Pesaing Apple Vision Pro