Amazon Rilis Chip AI Trainium2 dan Graviton4

- Divisi cloud Amazon, yaitu Amazon Web Services (AWS) mengumumkan dua chip kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) baru di acara tahunan "re:Invent" yang digelar di Las Vegas, California, AS pekan ini.
Kedua chip AI tersebut memiliki nama Trainium2 dan Graviton4, dan hadir sebagai suksesor dari Trainium1 dan Graviton3 yang diperkenalkan sekitar tahun lalu.
Sebagai penerus, chip AI Trainium2 dan Graviton4 hadir dengan berbagai peningkatan untuk mengakselerasi kinerja pembelajaran mesin (machine learning/ML), large language models (LLMs), dan berbagai pemrosesan AI lainnya.
Trainium2 merupakan chip AI performa tinggi yang dirancang untuk menunjang kinerja model AI dasar (foundation models/FMs) dan LLMs untuk menjalankan atau menghasilkan Generative AI.
Baca juga: Amazon Perkenalkan Q, Chatbot AI untuk Developer dan Pekerja TI
Generative AI sendiri adalah sebuah bidang AI yang bisa menghasilkan karya (gambar, musik, dll) baru berdasarkan sumber data yang dikumpulkan.
AWS mengeklaim kecepatan pemrosesan untuk melatih FMs dan LLMs melalui chip AI ini empat kali lebih cepat dari Trainium1. Chip ini juga disebut bisa menjalankan FMs dan LLMs dengan parameter berjumlah triliunan, sehingga pemrosesan Generative AI juga akan lebih cepat dan akurat.
AWS mengatakan konsumen bisa menggunakan chip AI ini hingga ratusan unit dalam satu konfigurasi server Amazon Elastic Compute Cloud (EC2). Dengan konfigurasi seperti ini, AWS menyebut Trainium2 juga akan dua kali lipat lebih efisien dibanding Trainium1.

Beralih ke Graviton4, ini merupakan chip AI berarsitektur ARM yang dirancang untuk berbagai kinerja AI di level corporate, seperti database, analytics, web servers, batch processing, microservices, ad serving, dan lain sebagainya yang berjalan di platform Amazon EC2.
Artinya, chip AI ini bukan dirancang untuk memproses atau melatih AI, terutama untuk FMs atau LLMs seperti Trainium2, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Techspot, Kamis (30/11/2023).
Baca juga: Snapdragon 8 Gen 3 Resmi, Andalkan Kemampuan Generative AI
Lebih lanjut, chip AI ini diklaim memiliki jumlah inti 50 persen lebih banyak dan kapasitas memori 75 persen lebih besar dari Graviton3.
Berkat aneka peningkatan ini, Graviton4 diklaim dapat menghasilkan performa komputasi 30 persen lebih cepat dari Graviton3, namun tetap efisien.
Untuk ketersediaan, Amazon bakal mulai menjual chip AI Trainium2 sekitar tahun depan, sedangkan chip AI Graviton4 akan bisa dipakai perusahaan-perusahaan yang tertarik dalam beberapa bulan ke depan.
Amazon tidak menyebut berapa biaya yang harus dikeluarkan konsumen untuk membeli chip AI Trainium2 atau Graviton4.
Biasanya, harga tersebut akan dipaketkan dengan layanan AWS, lantaran kedua chip AI tersebut memang akan dipakai untuk menjalankan seluruh pemrosesan atau produk yang ada di bawah payung AWS.
Namun yang jelas, kehadiran dua chip AI baru dari Amazon ini akan memperketat persaingan perusahaan yang membuat chip AI, seperti Nvidia yang memiliki chip AI H100 dan H200, atau Microsoft yang memiliki chip AI Azure Maia 100 dan Azure Cobalt CPU.
Baca juga: Microsoft Umumkan 2 Chip AI Buatan Sendiri, Maia 100 dan Cobalt 100
Terkini Lainnya
- Kenapa Pesan WhatsApp Tidak Masuk Jika Tidak Dibuka? Ini Penyebabnya
- Apa Jadinya Jika iPhone Tidak Di-update?
- 4 Cara Melihat Password WiFi di Laptop dan PC untuk Semua Model, Mudah
- 10 Game Tersembunyi di Google, Begini Cara Mengaksesnya
- 4 Fitur di HP Samsung untuk Traveling yang Wajib Kalian Tahu
- Kontroversi Foto Jadi Ghibli Pakai AI yang Bikin Dunia Animasi Heboh
- Mengenal Liang Wenfeng, Pendiri Startup AI DeepSeek yang Hebohkan Dunia
- 6 Cara Bikin WhatsApp Terlihat Tidak Aktif biar Tidak Terganggu Saat Cuti Kerja
- 10 Aplikasi Terpopuler di Dunia, Ini yang Diunduh Paling Banyak
- Kisah Nintendo, Berawal dari Kartu Remi ke Industri Video Game Global
- Pendiri Studio Ghibli Pernah Kritik Keras soal AI
- Riset: Orang yang Sering Chat ke ChatGPT Ternyata Kesepian
- Unik, Smartphone Ini Didesain Khusus untuk Hewan Peliharaan
- Arti Warna Lingkaran Hijau, Tosca, dan Biru dan Jumlah Petir Saat Cas HP Samsung
- Baterai Oppo Find X8 Ultra Lebih dari 5.000 mAh, Fast Charging 100 Watt
- Google Tunduk "Publisher Right" Kanada, Setuju Bayar Media dan Batal Blokir Berita
- Redmi Watch 4 Meluncur, Casing Aluminium dan Pakai HyperOS
- Xiaomi Redmi K70E Resmi, Masuk Indonesia Jadi Poco X6 Pro?
- Sam "ChatGPT" Altman Resmi Kembali Jabat CEO OpenAI
- Akun Google yang Tidak Aktif 2 Tahun Dihapus Mulai Besok, Begini Cara Mencegahnya