5 Tahapan yang Wajib Dilakukan Developer agar Game Mobile Sukses
BALI, - Perkembangan industri game lokal menunjukkan tren positif. Untuk menjaga tren ini, salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah dengan meningkatkan kemampuan pengembang (developer) game di Tanah Air.
Nah, agar bisa membuat game mobile yang sukses, ada beberapa tips yang diberikan Google. Menurut Strategic Partnership Development Manager Google Play, Zhong Wei Ng, tahap pertama yang penting dilakukan pengembang game mobile adalah pengujian internal (Internal Testing).
"Untuk tahap paling awal, developer bisa membagikan dan meminta kerabat dekat menjajal game buatan mereka untuk kepentingan pengujian," tutur Zhong dalam acara Indonesia Game Developer Exchange (IGDX) Conference 2023 yang digelar di The Stones Hotel, Bali, Jumat (13/10/2023).
Baca juga: IGDX 2023 Digelar di Bali, Libatkan Lebih Banyak Developer dan Publisher Game
Dalam tahap ini, developer bisa memastikan game tersebut berjalan dengan baik tanpa adanya masalah performa.
Setelah Internal Testing, tahapan yang wajib dilakukan developer berikutnya adalah menggelar program Closed Beta dan Open Beta secara berurutan.
Kedua tahap ini, menurut Zhong, sebenarnya sama-sama bertujuan untuk mendapatkan saran atau feedback terkait masalah (bug) yang dialami oleh para pemain.
Bedanya, Closed Beta adalah merilis game kepada pengguna di skala kecil, sedangkan Open Beta adalah ke pengguna skala yang lebih besar.
Melakukan Soft Launch dan Pre-Registration
Setelah merilis Open Beta, Zhong menyebut developer game mobile sebaiknya melakukan peluncuran kecil (Soft Launch) dari proyek yang mereka godok.
"Soft Launch bisa dilakukan di sejumlah negara terbatas atau di skala yang lebih besar dari Open Beta. Hal ini bisa dilakukan untuk melihat apakah developer bisa menambahkan fitur-fitur baru di dalam game atau tidak," kata Zhong.
Hal terakhir yang tak kalah pentingnya adalah mengadakan sesi pra-registrasi (Pre-Registration).
Zhong menilai tahap Pre-Registration ini cukup penting. Terutama jika diiming-imingi hadiah in-game gratis untuk mengundang banyak pemain sebelum game resmi dirilis.
"Jika developer mengikuti lima langkah ini secara bertahap, maka mereka akan dengan mudah mendapatkan basis pengguna sebelum peluncuran publik atau global dari game yang dibuat," ungkap Zhong.
Baca juga: Sekuel Game Troublemaker Diumumkan di IGDX 2023, Usung Cerita Berbeda
Di luar lima tahapan ini, hal lain yang bisa dilakukan developer adalah memanfaatkan berbagai alat atau fitur yang ada di platform perilisan aplikasi mobile (Android) Google Play Console.
Beberapa di antaranya seperti fitur AI untuk memudahkan listing game di Play Store agar game mudah dicari pemain, serta menggunakan fitur Price Experiments untuk menentukan harga game supaya tidak kemahalan.
Terkini Lainnya
- TikTok Jawab Putusan AS, Sebut 170 Juta Pengguna Akan Terdampak Penutupan
- Microsoft Hentikan Dukungan Office di Windows 10 Tahun Ini
- TikTok Terancam Ditutup, Medsos RedNote Jadi Aplikasi No. 1 di AS
- Amerika Akan Blokir TikTok, Siapa yang Bakal Diuntungkan?
- Spesifikasi dan Harga Oppo Reno 13 5G di Indonesia
- Langkah Pertama yang Harus Dilakukan saat HP Hilang
- Kapan Sebaiknya Reset Pabrik pada HP? Begini Penjelasannya
- Ciri-ciri Penipuan di WhatsApp dan Cara Menghindarinya
- Kapan Harus Menghapus Cache di HP? Begini Penjelasannya
- Gmail Hampir Penuh? Begini Cara Cek Penyimpanannya
- Cara Menghapus Akun Google di HP dengan Mudah dan Cepat
- Tabel Spesifikasi Realme Note 60x dan Harganya, Mulai Rp 1 Jutaan
- Sah, Pemblokiran TikTok di AS Dekati Kenyataan
- iPhone 17 Series dan iPhone SE 4 Bakal Lebih Mahal?
- AS Perketat Ekspor Chip AI, Kuota GPU untuk Indonesia "Cuma" Sekian
- Mirrorless Full Frame Sony A7C II dan A7CR Resmi di Indonesia, Ini Harganya
- Tumbangkan RRQ, Bigetron Alpha Melaju ke Final Lower Bracket MPL S12
- Sekuel Game "Troublemaker" Diumumkan di IGDX 2023, Usung Cerita Berbeda
- Momen Geek Fam ID "Comeback" dan Tumbangkan RRQ di Playoff MPL S12
- Ponsel Lipat OnePlus Open Meluncur 19 Oktober, Bareng Oppo Find N3 Series