Canalys: Pengiriman Ponsel di Indonesia Tembus 8 Juta Unit di Kuartal II-2023

- Firma riset pasar smartphone Canalys merilis laporan terbarunya mengenai kondisi pasar ponsel di Indonesia pada kuartal II-2023.
Canalys mencatat total pengiriman ponsel di Indonesia mencapai 8 juta unit pada periode tersebut. Jumlah tersebut turun sebesar 13 persen dibanding kuartal II-2022 lalu. Tidak dijelaskan apa penyebab lesunya pengiriman ponsel pada periode ini.
Dalam laporan yang merangkum pengiriman (shipment) ponsel di Tanah Air dari periode April-Juni tersebut, Oppo menjadi vendor smartphone terbanyak yang mengirimkan sekitar 20 persen dari total pengiriman ponsel di Indonesia untuk kuartal II-2023.
Artinya, total pengiriman ponsel Oppo di Tanah Air untuk kuartal II-2023 mencapai sekitar 1,6 juta unit.
Baca juga: 5 Besar Vendor HP di Indonesia Kuartal II-2023 Versi Canalys, Oppo Teratas
Sheng Win Chow, analis dari Canalys mengatakan bahwa penambahan kapasitas pabrik Oppo untuk menggenjot produksi ponsel lipat terbarunya, Find N2 Flip yang meluncur Mei lalu, meningkatkan posisi tawar Oppo di Indonesia untuk segmen ponsel premium.
Untuk Samsung, vendor ponsel asal Korea Selatan ini menguasai 19 persen pangsa pasar (market share) di Indonesia. Diperkirakan, Samsung mengirimkan sekitar 1,5 juta unit ponsel di Indonesia pada kuartal II-2023.
Total pengiriman ponsel Samsung ini disumbang oleh beberapa model Galaxy A-Series yang meluncur sekitar awal tahun 2023. Sebut saja seperti Galaxy A34 dan A54 pada Maret lalu, serta Galaxy A24 pada Mei lalu.

Sementara untuk Vivo, Xiaomi, dan Transsion masing-masing berkontribusi 18 persen (1,4 juta unit), 16 persen (1,2 juta unit), dan 13 persen (1 juta unit) dari total pengiriman ponsel di Indonesia di kuartal II-2023 lalu.

Chow merinci, untuk kuartal II-2023 ini, pengiriman ponsel Vivo dikontribusi oleh Vivo Y02t (rilis Juni), Y16 (rilis Agustus 2022), dan Y02 (rilis November 2022). Lalu, pengiriman ponsel Xiaomi disumbang oleh beberapa model dari Redmi Note 12 Series (rilis Maret).
Baca juga: HP Harga Rp 1 Jutaan Ini Jadi Penyelamat Samsung pada Kuartal II-2023
Sementara itu, pengiriman ponsel Transsion (induk Infinix, Itel, dan Tecno) di Indonesia di kuartal II-2023, dikontribusi oleh beberapa model anyar dari ponsel seri Spark, Hot, dan Note dari merek Infinix.
Nah, untuk mengetahui lebih lanjut pangsa pasar smartphone di Indonesia di kuartal II-2023 berdasarkan mereknya, Anda bisa melihat tabel berikut ini, sebagaimana dihimpun dari keterangan resmi Canalys yang diterima KompasTekno, Selasa (5/9/2023):
Peringkat | Merek Smartphone | Pangsa Pasar Kuartal II-2023 (persen) | Perkembangan dari Kuartal II-2022 (persen) |
1. | Oppo | 20 | -7 |
2. | Samsung | 19 | -16 |
3. | Vivo | 18 | -16 |
4. | Xiaomi | 16 | -16 |
5. | Transsion | 13 | -12 |
Menghimpun data pengiriman sell-in
Sekadar informasi, riset pasar smartphone Indonesia di kuartal II-2023 dari Canalys ini menghimpun data pengiriman ponsel berdasarkan sell-in.
Metode ini sejatinya menghitung berapa banyak sebenarnya smartphone yang dikirimkan dari vendor ke distributor atau toko-toko resmi yang ada di pasaran dalam periode tertentu.
Selain sell-in, metode penghitungan riset lainnya adalah sell-out. Berbeda dengan sell-in, sell-out akan menghitung unit smartphone yang sudah dibeli konsumen dari para distributor atau toko yang menjual ponsel tersebut.
Artinya, riset Canalys dengan metode sell-in, bisa dibilang belum bisa merefleksikan berapa banyak unit smartphone yang sudah ada di tangan konsumen atau yang terjual di Indonesia pada kuartal II-2023.
Terkini Lainnya
- Bocoran Spesifikasi HP Xiaomi 15 Ultra, Bawa Kamera Periskop 200 MP
- Ketika Google Mencibir, OpenAI Justru Meniru DeepSeek
- Harga ChatGPT Plus dan Cara Berlangganannya
- Ponsel Lipat Tiga Huawei Mate XT Ultimate Hiasi Bandara Kuala Lumpur Malaysia
- 9 Cara Mengatasi WhatsApp Tidak Ada Notifikasi kalau Tidak Buka Aplikasi
- Fenomena Unik Pakai Apple Watch di Pergelangan Kaki, Ini Alasannya
- 3 Cara Beli Tiket Bus Online buat Mudik Lebaran 2025, Mudah dan Praktis
- Instagram Uji Tombol "Dislike", Muncul di Kolom Komentar
- Video: Hasil Foto Konser Seventeen di Bangkok, Thailand, dan Tips Rekam Antiburik
- ZTE Blade V70 Max Dirilis, Bawa Baterai 6.000 mAh dan Dynamic Island ala iPhone
- 4 HP Android Murah Terbaru 2025, Harga Rp 2 juta-Rp 3 jutaan
- Cara Cek Numerologi di ChatGPT yang Lagi Ramai buat Baca Karakter Berdasar Angka
- 61 HP Samsung yang Kebagian One UI 7
- AMD dan Nvidia Kompak Umumkan Tanggal Rilis GPU Terbarunya
- 15 Masalah yang Sering Ditemui Pengguna HP Android
- 5 Besar Vendor HP di Indonesia Kuartal II-2023 Versi Canalys, Oppo Teratas
- Pasar HP di Indonesia Masih Loyo, Pengiriman Turun 13 Persen di Kuartal II-2023
- Harga Oppo A77s, Oppo A78 4G, Oppo A78 5G Terbaru September 2023 dan Spesifikasinya
- Instagram dan Facebook Bakal Ada Versi Berbayar?
- Bocoran Spesifikasi Galaxy A05, HP Murah Berikutnya dari Samsung