iQoo Z7i Meluncur, Ponsel Pertama dengan Chipset Dimensity 6020

- iQoo resmi meluncurkan ponsel terbarunya bernama iQoo Z7i di pasar China pada Senin (13/3/2023).
Smartphone bikinan sub-brand Vivo ini menyasar kategori entry-level dan diklaim sebagai ponsel pertama dengan chipset Mediatek Dimensity 6020.
Chipset yang dirancang menggunakan fabrikasi 7 nanometer (nm) ini dibekali dengan prosesor (CPU) delapan inti (octa-core), yang terdiri dari dua inti Cortex-A76 dengan kecepatan clock 2,2 GHz dan enam inti Cortex-A55 dengan kecepatan clock 2,0 GHz.
Baca juga: MediaTek Dimensity 7200 Meluncur, Chipset Gaming untuk Ponsel Menengah
CPU tersebut ditemani dengan unit pengolah grafis (GPU) Mali-G57. iQoo Z7i punya tiga opsi RAM yang bisa dipilih yaitu 4 GB, 6 GB, dan 8 GB. Adapun kapasitas media penyimpanannya sebesar 128 GB.
Beralih ke aspek desain, tampilan iQoo Z7i khas dengan ponsel Android kebanyakan yang menyasar entry-level.
Pada bagian depan, misalnya, layar ponsel ini mengadopsi panel LCD dengan luas 6,51 inci dan resolusi HD Plus. Bezel di sekeliling ponsel masih tampak cukup tebal.
Di bagian tengah atas layar, terdapat "poni" berbentuk ala tetesan air (waterdrop) yang memuat kamera selfie 5 MP.
Berpindah ke bagian belakang iQoo Z7i, di sisi ini terdapat dua buah kamera yang dimuat dalam modul persegi, terdiri dari kamera utama 13 MP dan kamera makro 2 MP.

Baca juga: iQoo Z7 Pro 5G Meluncur di Indonesia Sebentar Lagi?
iQoo Z7i menjalankan sistem operasi (OS) Android 13 yang dipoles dengan tampilan antarmuka (UI) OriginOS Ocean, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari GSMArena, Selasa (14/3/2023).
Di pasar China, iQoo Z7i hadir dalam dua varian warna, yaitu Moon Shadow Black dan Ice Lake Blue. Keduanya memiliki karakter warna yang mengilap.
Di "Negeri Tirai Bambu", ponsel ini dibanderol 949 yuan (sekitar Rp 2,1 juta) untuk varian terendah 4 GB/128 GB, 999 yuan (sekitar Rp 2,2 juta) untuk 6 GB/128 GB, dan 1.099 yuan untuk 8 GB/128 GB (sekitar Rp 2,4 juta).
Belum diketahui apakah iQoo Z7i akan turut dijual di luar pasar China, seperti Indonesia, atau tidak. Kita nantikan saja.
Terkini Lainnya
- Bytedance "Suntik Mati" Fitur Mirip Instagram di TikTok
- Bagaimana Cara Wireless Charging di HP Bekerja? Ini Penjelasannya
- 7 Trik Memperkuat Sinyal di iPhone
- Kenapa Pesan WhatsApp Tidak Masuk Jika Tidak Dibuka? Ini Penyebabnya
- Apa Jadinya Jika iPhone Tidak Di-update?
- 4 Cara Melihat Password WiFi di Laptop dan PC untuk Semua Model, Mudah
- 10 Game Tersembunyi di Google, Begini Cara Mengaksesnya
- 4 Fitur di HP Samsung untuk Traveling yang Wajib Kalian Tahu
- Kontroversi Foto Jadi Ghibli Pakai AI yang Bikin Dunia Animasi Heboh
- Mengenal Liang Wenfeng, Pendiri Startup AI DeepSeek yang Hebohkan Dunia
- 6 Cara Bikin WhatsApp Terlihat Tidak Aktif biar Tidak Terganggu Saat Cuti Kerja
- 10 Aplikasi Terpopuler di Dunia, Ini yang Diunduh Paling Banyak
- Kisah Nintendo, Berawal dari Kartu Remi ke Industri Video Game Global
- Pendiri Studio Ghibli Pernah Kritik Keras soal AI
- Riset: Orang yang Sering Chat ke ChatGPT Ternyata Kesepian
- [POPULER TEKNO] Silicon Valley Bank Kolaps dalam 48 Jam | 21 Emoji Baru WhatsApp
- Cara Menyembunyikan Status WhatsApp Teman yang Mengganggu
- 3 Cara Melihat Aplikasi yang Disembunyikan di HP Xiaomi
- Cara Scan Ulang TV Digital di Set Top Box
- Cara Membuat Video TikTok dengan Foto Menggunakan Template