Apa itu Website Sound of Text yang Ramai Dicari Pengguna WA?

- Di halaman pencarian Google, tampak cukup banyak pengguna yang mencari website Sound of Text. Pencarian tersebut erat kaitannya dengan aplikasi pesan instan WhatsApp atau biasa disingkat WA.
Pengguna umumnya mencari dengan kata kunci seperti ini “Sound of Text WA”. Kendati cukup banyak dicari, namun tahukah sebenarnya apa itu Sound of Text? Lalu, kenapa kerap dikaitkan dengan WhatsApp oleh pengguna?
Baca juga: Trik Bikin Chat Jadi Stiker WA Tanpa Aplikasi Tambahan, Sudah Coba?
Bila tertarik untuk memahami lebih lanjut, berikut adalah penjelasan mengenai apa itu Sound of Text dan cara menggunakannya.
Apa itu Sound of Text?
Sound of Text adalah website dengan layanan untuk mengonversi atau mengubah data teks menjadi audio. Konversi teks menjadi audio atau suara itu menjadi salah satu kelebihan situs Sound of Text yang ditawarkan.
Beralamatkan di “Soundoftext.com”, website ini memungkinkan pengguna untuk menulis teks dengan panjang kurang lebih 200 karakter. Setelah teks ditulis, Sound of Text bakal mengonversinya menjadi audio.
Konversi teks jadi audio dari Sound of Text itu dibuat menggunakan teknologi pembelajaran mesin (machine learning). Sound of Text menyediakan lebih dari 30 pilihan bahasa, termasuk bahasa Indonesia, yang dapat dipakai sebagai pelafal teks dalam audio.
Untuk audio yang dihasilkan, bisa dibilang punya karakter suara yang cukup unik. Di Sound of Text, teks bakal dikonversi ke audio berkarakter suara Google yang familier, terdengar datar dan kaku seperti robot.
Dengan layanan konversi teks ke audio seperti ini, lantas apakah Sound of Text berbayar? Layanan situs Sound of Text tidaklah berbayar alias gratis. Selain itu, tak ada batasan jumlah audio dari teks yang bisa dibuat di situs ini.
Setelah audio dibuat, pengguna dapat mengunduhnya secara gratis. Audio dari teks yang diunduh tersebut memiliki format MP3. Dari audio itulah, pengguna kerap memanfaatkannya untuk dipakai jadi nada dering WA.
Dengan Sound of Text, pengguna WA bisa membuat nada dering unik yang melafalkan teks tertentu. Lantas, bagaimana cara menggunakan Sound of Text untuk bikin nada dering WA? Penjelasan caranya bisa dilihat di bawah ini.
Baca juga: 5 Cara Bikin Tulisan Keren di WhatsApp Selain Tebal, Miring, dan Dicoret
Cara menggunakan Sound of Text untuk bikin nada dering WA
Membuat audio dari teks di Sound of Text
- Kunjungi situs web ini # lewat browser ponsel.
- Selanjutnya, masukkan teks di kolom yang tersedia sesuai dengan keinginan.
- Pilih suara dengan bahasa Indonesia dan klik opsi “Submit”.
- Tunggu beberapa saat hingga situs web berhasil mengonversi teks jadi audio.
- Bila telah berhasil dikonversi, file audio dapat diunduh dengan klik opsi “Download”.

Mengganti nada dering WA dengan audio dari Sound of Text
- Audio dari Sound of Text bakal masuk di folder unduhan ponsel, biasanya dapat diakses pada aplikasi File Manager.
- Untuk mengganti nada dering WhatsApp dengan audio yang bersumber dari unduhan, biasanya tiap ponsel bakal memiliki cara yang berbeda-beda.
- Misalnya, bila di ponsel Xiaomi, mengganti nada dering WhatsApp dengan audio yang bersumber dari unduhan, caranya bisa dengan mengakses menu pengaturan.
- Selanjutnya, pilih menu pengaturan “Notifikasi & Pusat Kontrol” dan klik opsi “Notifikasi apliakasi”.
- Kemudian, pilih aplikasi WhatsApp dan klik opsi “Notifikasi”.
- Setelah itu, pilih opsi “Suara” dan klik “nada dering lokal”.
- Selanjutnya, buka opsi “File Manager” dan pilih audio yang tadi telah diunduh. Terakhir, klik opsi “Terapkan” dan nada dering WA kini telah menggunakan audio bersuara unik dari Sound of Text.

Baca juga: 5 Penyebab dan Cara Mengatasi Foto WA Tidak Tersimpan di Galeri HP
Sebagai informasi tambahan, cara di atas sendiri dijajal pada ponsel Xiaomi dengan versi Android 10 dan MIUI 12.5. Beda wadah untuk mengakses, mungkin bakal beda pula letak opsi dan langkah-langkahnya.
Demikianlah penjelasan seputar apa itu Sound of Text yang ramai dicari pengguna WA, berikut dengan cara menggunakannya, semoga bermanfaat.
Terkini Lainnya
- Menyibak Sisi Gelap Media Sosial Bagi Remaja lewat Serial "Adolescence"
- Cara Memunculkan Notifikasi WhatsApp Web di Laptop dengan Mudah
- Samsung Rilis Perangkat Elektronik Rumah Tangga Bespoke 2025 dengan Visi AI Home
- Cara Membuat Nomor Halaman Romawi dan Angka di Microsoft Word dengan Mudah
- 2 Cara Menghentikan SMS Spam Iklan Pinjol di iPhone dengan Mudah dan Cepat
- Begini Desain Pesawat Masa Depan Menurut Airbus
- Ini Daftar iPhone yang Tidak Kebagian Update iOS 19
- Microsoft Rilis Copilot Search, Mesin Pencari Berbasis AI
- Jam iPhone Selalu Tunjukkan 09.41 di Poster Iklan, Ini Fakta Menarik di Baliknya
- Microsoft Dikabarkan Tunda Proyek Data Center, Begini Nasib Cloud Region di Indonesia
- Sering Disalahartikan, 14 Emoji Ini Ternyata Punya Arti Berbeda
- 5 Perusahaan AS yang Minat Beli TikTok Jelang Deadline Pemblokiran 5 April
- Saham Apple Anjlok gara-gara "Tarif Impor Trump", Terparah dalam Lima Tahun
- Bukan "Blue Screen" Lagi, Microsoft Ubah Tampilan Error di PC
- Bagaimana Cara Wireless Charging di HP Bekerja? Ini Penjelasannya
- Infinix Zero Ultra Meluncur dengan Kamera 200 MP
- Oppo A77s Meluncur, Punya Bodi dengan Tekstur Kulit
- 11 Tahun Meninggalnya Sang Pendiri Apple, Steve Jobs
- Pengguna Twitter Bisa Posting Foto, Video, dan GIF dalam Satu Twit
- Apa Itu Pig Butchering Scam, Modus Baru Penipuan Kripto yang Disorot FBI