Konsol Genggam Logitech G Cloud Gaming Meluncur, Harga Rp 5 Jutaan

- Logitech akhirnya resmi mengumumkan konsol game genggam (handheld) G Cloud Gaming. Sesuai dengan namanya, konsol ini hadir dalam mode genggam (handheld) seperti Nintendo Switch.
Selain itu, konsol ini juga fokus pada game yang berjalan menggunakan cloud, meskipun memiliki dukungan untuk menjalankan game berbasis Android.
Desain Logitech G Cloud Gaming tampak mirip seperti bocoran gambar yang sudah beredar di internet. Secara umum desainnya sama seperti Nintendo Switch, tetapi didominasi oleh warna putih.
Baca juga: Daftar Harga Nintendo Switch di Indonesia Juli 2022
Tombolnya sendiri tampak lebih beragam, mulai dari dua thumbstick analog, tombol navigasi arah (D-pad), hingga empat tombol operasi X,Y,A,B.
Selain itu, ada pula empat tombol lainnya, meliputi tombol Logitech G untuk menampilkan sub-menu atau menjeda maupun jeluar dari game, tombol home yang berguna untuk membawa pemain (gamer) kembali ke Logitech launcher, tombol menu dan menu konteks. Ada pula dua tombol bumper dan dua tombol trigger.
Logitech turut menyematkan efek haptic, giroskop, dan kontrol yang fungsinya dapat digonta-ganti sesuai keinginan (remap).
Karena menunjang game berbasis cloud, Logitech G Cloud Gaming menawarkan daya tahan yang lama hingga 12 jam atau lebih.
Spesifikasi Logitech G Cloud Gaming
Logitech G Cloud Gaming hadir dengan layar sentuh berpanel IPS ukuran 7 inci, resolusi Full HD (1.080 piksel) dan rasio aspek 16:9. Logitech juga menyertakan dukungan refresh rate layar sampai 60 Hz.
Logitech Logitech G Cloud Gaming Handheld resmi meluncur
Dapur pacunya ditenagai oleh Snapdragon 720G, yaitu chip yang menawarkan CPU octa-core dengan clockspeed sampai 2,3 GHz. Chip ini dipadukan dengan RAM LPDDR4X 4GB dan penyimpanan internal UFS 64 GB, yang dapat diperluas oleh pengguna melalui kartu microSD.
Baca juga: 10 Konsol Game Terlaris Sepanjang Masa, dari PlayStation 2 hingga Nintendo Switch
Daya tahannya ditopang oleh baterai berkapasitas 6.000 mAh yang dapat diisi ulang melalui USB-C 3.1. Menurut Logitech, daya konsol ini dapat terisi penuh dalam waktu 2,5 jam. Saat terisi penuh, baterai Logitech G Cloud Gaming menjanjikan daya tahan sampai 12 jam.
Logitech G Cloud Gaming tidak disertai dengan dukungan kartu SIM, jadi pengguna hanya bisa mengandalkan WiFi untuk memainkan berbagai game.
Guna memperkaya permainan yang didukung konsolnya, Logitech bekerja sama dengan Microsoft dan Nvidia untuk mengintegrasikan layanan Xbox Cloud Gaming dan layanan GeForce Now ke G Cloud Gaming.
Selain itu, Logitech juga berkerja sama dengan Tencent untuk menghadirkan dukungan launcher Android ke konsol G Cloud Gaming Handheld. Dengan dukungan ini, pengguna bisa memakai konsol tersebut dalam mode tablet untuk mengakses berbagai aplikasi seperti YouTube atau Chrome.
Baca juga: Spesifikasi dan Harga Steam Deck, Konsol Handheld untuk Main Game PC
Dukungan launcher Android juga sekaligus memungkinkan konsol ini mampu menjalankan game berbasis Android.
Dihimpun KompasTekno dari The Verge, Kamis (22/9/2022), Logitech G Cloud Gaming hadir dengan bobot 463 gram, lebih berat ketimbang Nintendo Switch (322 gram).
Meski demikian, konsol Logitech ini lebih ringan dibanding Steam Deck karena bobotnya sampai 669 gram.
Harga Logitech G Cloud Gaming yang diumumkan adalah 349,99 dollar AS (Rp 5,2 juta). Konsol ini akan tersedia mulai Oktober mendatang di pasar Amerika Serikat (AS).
Terkini Lainnya
- Bytedance "Suntik Mati" Fitur Mirip Instagram di TikTok
- Bagaimana Cara Wireless Charging di HP Bekerja? Ini Penjelasannya
- 7 Trik Memperkuat Sinyal di iPhone
- Kenapa Pesan WhatsApp Tidak Masuk Jika Tidak Dibuka? Ini Penyebabnya
- Apa Jadinya Jika iPhone Tidak Di-update?
- 4 Cara Melihat Password WiFi di Laptop dan PC untuk Semua Model, Mudah
- 10 Game Tersembunyi di Google, Begini Cara Mengaksesnya
- 4 Fitur di HP Samsung untuk Traveling yang Wajib Kalian Tahu
- Kontroversi Foto Jadi Ghibli Pakai AI yang Bikin Dunia Animasi Heboh
- Mengenal Liang Wenfeng, Pendiri Startup AI DeepSeek yang Hebohkan Dunia
- 6 Cara Bikin WhatsApp Terlihat Tidak Aktif biar Tidak Terganggu Saat Cuti Kerja
- 10 Aplikasi Terpopuler di Dunia, Ini yang Diunduh Paling Banyak
- Kisah Nintendo, Berawal dari Kartu Remi ke Industri Video Game Global
- Pendiri Studio Ghibli Pernah Kritik Keras soal AI
- Riset: Orang yang Sering Chat ke ChatGPT Ternyata Kesepian
- Pengguna Bisa Hapus Data Pribadi yang Muncul di Hasil Pencarian Google
- Gambar Jernih Pemotretan Pakai Fitur Zoom Samsung Galaxy S22 Ultra Viral di Twitter, Ini Faktanya
- Asus Bakal Bawa ROG Phone 6 Batman Edition ke Indonesia?
- HP Flagship Asus Zenfone 9 Dipastikan Akan Meluncur di Indonesia
- Ini Strategi ZTE untuk Bersaing dengan Oppo, Xiaomi dkk