Mobile Legends Rombak Mekanisme Item "Jungler" dan "Roamer", Ini Bedanya Dulu dengan Sekarang

- Pembaruan (update) Mobile Legends "Project Next" pada September 2020 lalu dihujani berbagai keluhan karena Moonton hanya mengizinkan item jungler dibeli oleh pemain yang memakai kemampuan bertarung (battle spell) "Retribution".
Kini, di update Project Next fase kedua (patch versi 1.5.88) yang baru saja digelotorkan Moonton, keluhan kembali mengemuka.
Paslnya, di beberapa posting Instagram dan Facebook akun resmi Mobile Legends, banyak pengguna yang merasa kesulitan mencerna update teranyar ini, terutama mekanisme item jungler dan roamer yang dirombak.
Wajar saja karena pada pembaruan tersebut, item jungle dan roamer dihilangkan dan digabung dengan item sepatu (footwear).
Baca juga: Mobile Legends Dapat Update Besar-besaran, Player ML Wajib Tahu
Sebelumnya, item jungler (Hunter's Knife, Nimble Blade, Curse Sword, Pillager Axe, Star Shard, Beast Killer, Raptor Machete) dan roamer (Wooden Mask, Iron Mask, Shadow Mask, Courage Mask, Awe Mask) bisa dibeli secara terpisah.
Karena terpisah, maka item jungler/roamer dan footwear memakan dua slot equipment, alih-alih satu seperti pembaruan sekarang. Lantas, bagaimana sebenarnya mekanisme item jungler/roamer di Mobile Legends versi terbaru ini?
Sepatu diperkuat dengan item jungler

Sederhananya, item sepatu di Mobile Legends versi 1.5.88 kini diperkuat atau mendapatkan "Blessing" berupa kemampuan jungler alias Retribution.
Penggabungan item jungler roamerdan ini sebenarnya menghadirkan keuntungan bagi hero dengan peran tersebut, yaitu mereka bisa membeli item lebih banyak. Selain itu, harga yang harus dibayar juga lebih murah dibanding biasanya.
Namun, yang membuat pemain bingung tampaknya adalah menu "Jungle" yang kini berada tepat di bawah menu "Movement" di tampilan "Shop", sebagaimana ilustrasi gambar di atas.
Nah, untuk membeli item jungler seperti sebelumnya, pemain bisa dengan mudah memilih jenis Retribution apa yang mereka inginkan di menu "Jungle".
Pilihannya mencakup "Ice Retribution" untuk hero berbasis magic, "Flame Retribution" untuk hero jenis physical attack, dan "Bloody Retribution" untuk hero yang memiliki kemampuan seimbang antara attack, magic, dan defense.
Baca juga: Ini Juara Kompetisi Mobile Legends Asia Tenggara MSC 2021
Usai memilih, mereka cukup menekan tombol "Buy Footwear & Bless" dan memilih jenis sepatunya di menu induk "Movement".
Menariknya, pemain bisa mengganti jenis Retribution sesuka hati tanpa harus membeli item jungler berbeda seperti versi sebelumnya. Syaratnya adalah Retribution pemain harus berada di level 1.
Adapun level Retribution bisa ditingkatkan ke level 2 setelah membunuh 5 monster jungle. Setelah itu, jenis Retribution tidak bisa diganti kecuali pemain menjual sepatunya.
Terkini Lainnya
- Smartwatch Garmin Vivoactive 6 Meluncur, Pertama dengan Fitur Alarm Pintar
- Vimeo Rilis Fitur Streaming ala Netflix, Kreator Indonesia Gigit Jari
- YouTube Shorts Tambah Fitur Editing Video untuk Saingi TikTok
- Trump Tunda Pemblokiran TikTok di AS, Beri Waktu 75 Hari Lagi
- Apakah Dark Mode Bisa Menghemat Baterai HP? Begini Penjelasannya
- 3 Cara Upload File ke Google Drive dengan Mudah dan Praktis
- 7 Tips Hemat Penyimpanan Akun Google Gratis Tanpa Langganan
- 2 Cara Melihat Password WiFi di HP dengan Mudah dan Praktis
- 10 Cara Mengatasi WhatsApp Web Tidak Bisa Dibuka dengan Mudah, Jangan Panik
- iPad Dulu Dicaci, Kini Mendominasi
- AI Google Tertipu oleh April Mop, Tak Bisa Bedakan Artikel Serius dan Guyonan
- iOS 19 Rilis Juni, Ini 26 iPhone yang Kebagian dan 3 iPhone Tidak Dapat Update
- Intel dan TSMC Sepakat Bikin Perusahaan Chip Gabungan di AS
- 10 Bocoran Fitur iPhone 17 Pro, Modul Kamera Belakang Berubah Drastis?
- Cara Melihat Password WiFi di iPhone dengan Mudah dan Cepat
- Lama Menghilang, Begini Kabar Terbaru Jack Ma
- Mobile Legends Dapat Update Besar-besaran, Player ML Wajib Tahu
- Bapak Internet Jual "Source Code" World Wide Web
- Spesifikasi Lengkap dan Harga Xiaomi Mi 11 Lite di Indonesia
- Spesifikasi Lengkap dan Harga Xiaomi Mi 11 Ultra di Indonesia