Google Klarifikasi Kabar Hangouts Bakal Ditutup

- Beberapa hari lalu, beredar kabar bahwa raksasa pencari Google akan menghentikan layanan chatting-nya, Hangouts.
Rumor yang beredar menyebut bahwa Google Hangouts akan dihentikan layanannya pada 2020 mendatang, karena tak bisa menggaet pengguna. Namun, kabar itu segera dibantah Google.
Bantahan itu disampaikan oleh Scott Johnson, Director of Product Managemeng G Suites, lewat akun Twitter pribadinya, yang menyebut bahwa laporan yang tersebar itu hoaks.
"Belum ada keputusan kapan Hangouts tutup," katanya sembari membalas tweet tautan berita yang menyebut Hangouts bakal ditutup.
"Keterangan yang kamu dapat itu salah, kamu bisa cari yang benar dan baik," tambahnya.
Baca juga: Google Hangouts Tutup di 2020?
Lebih lanjut, Johnson menyebut pengguna Hangouts secara perlahan akan "dipindahkan" ke aplikasi baru yang serupa, yakni Hangouts Chat dan Hangouts Meet. Namun belum diketahui kapan proses migrasi ini akan dilakukan.
Kabar ini bisa dibilang membingungkan, sebab Google memang telah berencana "memisahkan" aplikasi SMS dan aplikasi pesan instan bikinannya, beberapa waktu lalu.
Dilansir KompasTekno dari Ubergizmo, Kamis (6/12/2018), pihak Google telah mencanangkan pengembangan Hangouts menjadi Chat dan Meet pada Maret 2017 silam.
Aplikasi itu disebut akan lebih difokuskan ke pengguna bisnis, sebab saat ini hanya tersedia bagi pengguna G Suite. Kendati demikian, menurut pihak Google, Chat dan Meet bisa jadi akan tersedia bagi semua pengguna.
"Kita tetap komitmen mendukung pengguna Hangouts sampai semuanya dipindahkan ke Chat dan Meet," sebutnya.
Diketahui, layanan Google Hangout telah menemani pengguna setianya sejak tujuh tahun lalu, tepatnya pada 2011. Hangouts awalnya diperkenalkan sebagai fitur yang tersemat pada Google Plus. Kiprahnya sebagai layanan mandiri (standalone) dimulai sejak 2013.
Terkini Lainnya
- Daftar Harga Netflix di Indonesia, Mulai Rp 54.000
- iPhone 16e Meluncur, iPhone 16 Versi "Murah"
- Xiaomi Suntik DeepSeek AI ke HyperOS, Ini HP yang Kebagian
- Nugroho Sulistyo Budi Resmi Dilantik Jadi Kepala BSSN
- Bocoran Desain iPhone 17 Pro, Jadi Mirip Ponsel Poco?
- HP Xiaomi Ini Dapat Update 6 Tahun, Dijual di Indonesia
- Foto: 100 Meter dari Panggung Seventeen Bangkok Tetap "Gokil" Pakai Samsung S25 Ultra
- Cara Buat Twibbon Ramadan 2025 di Canva lewat HP dan Desktop
- Garmin Instinct 3 Series Rilis di Indonesia, Kini Pakai Layar AMOLED
- Cara Bikin Kata-kata Kartu Ucapan Lebaran untuk Hampers Lebaran via ChatGPT
- 5 Negara Larang DeepSeek, Terbaru Korea Selatan
- Ini Dia Fitur xAI Grok 3, AI Terbaru Buatan Elon Musk
- Melihat HP Lipat Huawei Mate X6 Lebih Dekat, Layar Besar Bodi Ramping
- Google Didenda Rp 202 Miliar, Pakar Dorong Regulasi Digital yang Lebih Adil
- HP Realme P3 Pro dan P3x 5G Meluncur, Bawa Baterai Besar dan Chipset Baru