Tak Mau Mati di Kantor, Alasan Jack Ma Tinggalkan Alibaba

- Awal bulan ini, raksasa e-commerce asal China, Alibaba, mengumumkan rencana suksesi kepemimpinan di perusahaan. Pendiri Alibaba, Jack Ma bakal mundur sebagai chairman pada September 2019, untuk digantikan Daniel Zhang yang kini menjabat CEO.
Jack Ma bakal mendampingi Zhang dalam waktu 12 bulan sebelum mundur untuk memuluskan proses transisi. Setelahnya, dia mengatakan tak bakal kembali ke Alibaba untuk memimpin perusahaan, biarpun penerusnya mengalami kesulitan.
“Saya tak mau mati di kantor,” kata Ma menjelaskan alasannya, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari CNBC, Jumat (21/9/2018).
“Saya tak bakal kembali karena saya tak merasa telah meninggalkan,” imbuh Ma dalam bahasa Mandarin, berbicara dalam konferensi World Economic Forum di Tianjin, China, pekan ini.
Ma memang berencana terus berkomunikasi dengan Alibaba setelah mundur nanti, disamping akan tetap menjadi anggota dewan direksi Alibaba hingga pertemuan tahunan para pemegang saham pada 2020 mendatang.
Usai tak lagi menjabat sebagai Executive Chairman, Ma yang mantan guru itu ingin fokus untuk hal lain di luar Alibaba, termasuk kegiatan filantrofi dan edukasi yang selama ini menjadi kesukaannya.
Baca juga: Daniel Zhang Gantikan Jack Ma Pimpin Alibaba, Ini Profilnya
Ma mengibaratkan Alibaba sebagai seorang anak yang dirawatnya sejak kecil. “Anak” itu kini sudah tumbuh dewasa dan harus bisa terjun menghadapi sendiri aneka ujian di masyarakat.
“Orang tuanya tetap ada, tapi sang ‘anak’ harus mengalami sendiri,” ujar Ma. “Saya punya rencana dalam 15 tahun ke depan, soal ‘anak’ mana lagi yang ingin saya rawat. Mungkin ‘anak-anak’ ini lebih membutuhkan saya (ketimbang Alibaba).”
Untuk masa depannya, Ma memiliki impian sederhana. Dia membayangkan diri sedang bersantai di tepi pantai saat berumur 80an atau 90an tahun.
“Lalu saya menyalakan radio dan mendengar bahwa Alibaba berkiprah cemerlang. Itu akan membuat saya sangat bahagia,” pungkasnya.
Terkini Lainnya
- Netflix Buka Restoran, Bawa Konsep Serial dan Film Populer
- 2 Cara Menghentikan SMS Spam Iklan Pinjol yang Mengganggu
- Cara Blokir SMS Spam dan Promosi di HP Samsung
- MSI "Pede" Jual Konsol PC Handheld Lebih Mahal dari Asus dan Lenovo
- 4 Cara Bikin Kartu Ucapan Lebaran 2025 untuk Hampers, Cepat dan Bisa Cetak Sendiri
- Unboxing Moto G45 5G, HP Pertama Motorola "Comeback" ke RI
- Tablet "Flagship" Huawei MatePad Pro13.2 Meluncur, Bawa Fitur Olah Dokumen Level PC
- Motorola Resmi Kembali ke Indonesia, Bawa HP Moto G45 5G
- Ponsel Lipat Huawei Mate X6 Meluncur, Harga Rp 31 Jutaan
- Huawei Mate XT Ultimate Resmi Rilis Global, Smartphone Lipat Tiga Harga Rp 60 Juta
- Cara Menghapus Cache di HP Xiaomi dengan Mudah dan Praktis
- iPhone SE Tidak Ada Lagi, Ini Gantinya?
- Begini Kemampuan AI di PC Gaming Handheld MSI Claw 8 AI Plus
- Bocoran 4 Saudara Kembar Oppo Find X9
- 2 Cara Beli Tiket Kapal Feri Online untuk Mudik Lebaran 2025, Mudah dan Praktis