"Unboxing" Pebble Time, Arloji Pintar Terlaris

JAKARTA, - Maret lalu, jam tangan pintar Pebble Time didaulat sebagai proyek paling sukses/laris di situs crowdfunding Kickstarter. Secara teknologi memang tidak canggih, bahkan jauh, kalau harus dibandingkan dengan Apple Watch.
Tapi Pebble dalam kesederhanaannya menawarkan sejumlah fungsi dasar yang diharapkan pengguna. Baterai yang diklaim bertahan selama tujuh hari, fungsi penunjuk waktu, kemampuan menampilkan notifikasi dari smartphone iOS atau Android, dan terutama harga yang ramah kantong.
KompasTekno ikut memesan Pebble Time saat pertama kali ditawarkan melalui Kickstarter dengan harga khusus 159 dollar AS (harga normalnya 199 dollar AS). Setelah menunggu kurang lebih empat bulan, paket pengiriman itu pun sampai ke Indonesia.
Sepengalaman KompasTekno, kiriman tersebut sampai di Kantor Pos Pasar Baru, Jakarta Pusat dan kami mesti mengambilnya sendiri. Namun ada juga beberapa orang yang punya pengalaman paketnya langsung dikirimkan ke kantor pos wilayah masing-masing.
Baca: Ini Cara Menebus Pebble Time di Kantor Pos
Segera setelah mengambil paket itu, kami pun merekam proses unboxing Pebble Time. Anda dapat menyaksikannya dalam video berikut ini:
Terkini Lainnya
- Bytedance "Suntik Mati" Fitur Mirip Instagram di TikTok
- Bagaimana Cara Wireless Charging di HP Bekerja? Ini Penjelasannya
- 7 Trik Memperkuat Sinyal di iPhone
- Kenapa Pesan WhatsApp Tidak Masuk Jika Tidak Dibuka? Ini Penyebabnya
- Apa Jadinya Jika iPhone Tidak Di-update?
- 4 Cara Melihat Password WiFi di Laptop dan PC untuk Semua Model, Mudah
- 10 Game Tersembunyi di Google, Begini Cara Mengaksesnya
- 4 Fitur di HP Samsung untuk Traveling yang Wajib Kalian Tahu
- Kontroversi Foto Jadi Ghibli Pakai AI yang Bikin Dunia Animasi Heboh
- Mengenal Liang Wenfeng, Pendiri Startup AI DeepSeek yang Hebohkan Dunia
- 6 Cara Bikin WhatsApp Terlihat Tidak Aktif biar Tidak Terganggu Saat Cuti Kerja
- 10 Aplikasi Terpopuler di Dunia, Ini yang Diunduh Paling Banyak
- Kisah Nintendo, Berawal dari Kartu Remi ke Industri Video Game Global
- Pendiri Studio Ghibli Pernah Kritik Keras soal AI
- Riset: Orang yang Sering Chat ke ChatGPT Ternyata Kesepian