AI Gambar Midjourney V7 Dirilis, Bawa Fitur Voice Prompting dan Draft Mode

- Platform AI Art Generator, Midjourney resmi meluncurkan model AI terbarunya bernama Midjourney V7. Ini menjadi pembaruan besar pertama dalam hampir setahun terakhir sejak versi sebelumnya (Midjourney V6) dirilis.
Model Midjourney V7 mulai digulirkan dalam tahap alpha-test baru-baru ini, hanya berselang seminggu setelah OpenAI memperkenalkan generator gambar terbaru mereka di ChatGPT yang kemudian viral karena mampu menghasilkan ilustrasi ala Studio Ghibli.
Baca juga: Tren Bikin Foto ala Studio Ghibli Pakai ChatGPT Ramai di Medsos, Menuai Kontroversi
Midjourney V7 yang disebut sebagai model Midjourney yang paling canggih sejauh ini, membawa beberapa fitur baru.
Pertama, Midjourney V7 membawa kemampuan baru voice prompting, yang memungkinkan pengguna untuk membuat gambar dengan perintah suara.
Sebelumnya, pengguna hanya bisa memasukkan perintah berbasis teks (text prompt) atau mengunggah gambar sebagai referensi saja.
Namun, kini, pengguna juga bisa mengaktifkan mikrofon di situs alpha.midjourney.com, lalu mengucapkan deskripsi visual gambar yang ingin dibuat secara langsung.
Model ini akan secara otomatis mengubah deskripsi suara menjadi teks, lalu menghasilkan gambar berdasarkan perintah tersebut. Fitur voice prompting ini hanya dapat digunakan jika pengguna telah mengaktifkan Draft Mode.
One of the most exciting new features for our new V7 model is something we call "Draft Mode". Draft mode is half the cost and 10 times the speed and it might be the best way to iterate on ideas ever. Try it with voice, think out loud and let our ideas flow like liquid dreams. pic.twitter.com/ANfTMC6Ej1
— Midjourney (@midjourney) April 4, 2025
Kedua, ada Draft Mode. Fitur ini memungkinkan pengguna menghasilkan gambar yang diklaim 10 kali lebih cepat dengan setengah biaya. Konsekuensinya, pengguna akan mendapatkan hasil generate awal dengan kualitas yang lebih rendah.
Namun, gambar draft ini dapat ditingkatkan kualitasnya melalui proses re-render dengan menekan tombol Enhance atau Vary.
Baca juga: AI Gambar Midjourney Versi Web Dirilis untuk Semua, Tak Perlu Login Discord
Ketiga, fitur personalisasi gaya visual aktif secara default. Model V7 kini membawa fitur personalisasi gaya visual yang dinyalakan secara bawaan. Fitur ini pertama kali diperkenalkan di V6.
Dengan ini, pengguna harus memberi penilaian pada sekitar 200 gambar terlebih dahulu untuk membangun profil visual yang sesuai dengan preferensi masing-masing, sebelum dapat menggunakan V7.
Baru selanjutnya, model V7 bisa diaktifkan atau dinonaktifkan baik di situs web Midjourney maupun chatbot Discord resmi.
Untuk saat ini, Midjourney V7 memiliki beberapa keterbatasan, misalnya belum mendukung fitur lama, seperti upscaling (memperjelas gambar), inpainting (mengedit/mengganti bagian di gambar), dan retexturing (mengubah tekstur obyek di gambar). Jadi, sementara waktu, fitur-fitur tersebut masih bergantung pada model V6.
Dukungan pada fitur-fitur ini diperkirakan akan hadir lewat pembaruan mingguan dalam waktu dua bulan ke depan.
Baca juga: ChatGPT Akhirnya Punya Generator Gambar Sendiri, Pakai GPT-4o
Selebihnya, CEO Midjourney, David Holz mendeskripsikan Midjourney V7 sebagai model dengan “arsitektur yang benar-benar berbeda”.
Dalam pengumuman di Discord, ia menyebut bahwa V7 lebih cerdas dalam menanggapi text prompt, memberikan hasil visual yang lebih realistis dan konsisten dibanding versi sebelumnya.
Ada dua versi Midjourney V7 yang dirilis, yakni mode operasi Turbo atau Relax. Turbo menawarkan performa tinggi dengan biaya dua kali lipat dari standar. Sementara Relax lebih hemat tapi tetap responsif.
Midjourney juga menjanjikan kehadiran mode standar dalam waktu dekat, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari TechCrunch, Sabtu (5/4/2025).
Baca juga: DeepSeek Bikin Janus-Pro, AI Image Generator Pesaing DALL-E 3 OpenAI
Terkini Lainnya
- Cara Melihat Password WiFi di iPhone dengan Mudah dan Cepat
- Kenapa Tiba-tiba Ada SMS Kode Verifikasi di HP? Begini Penyebabnya
- Ketik Kata Ini di Google dan Fakta Menarik yang Jarang Diketahui Bakal Muncul
- 3 Alasan Kita Sering Menonton IG Stories Sendiri Berulang-ulang
- Kenapa Play Store Tidak Bisa Download Aplikasi? Begini Penyebabnya
- Cara Download WhatsApp Business di HP Android buat Jualan Online
- 8 Cara Mengatasi Kode Verifikasi WhatsApp Tidak Muncul, Mudah dan Praktis
- AI Gambar Midjourney V7 Dirilis, Bawa Fitur Voice Prompting dan Draft Mode
- 10 Aplikasi Terpopuler di Dunia, Ini yang Diunduh Paling Banyak
- TikTok Uji Coba Fitur Khusus Artis, Termasuk di Indonesia
- Kisah di Balik Kesuksesan Jeff Bezos, Penjual Burger yang Jadi Pendiri Amazon
- Begini Desain Pesawat Masa Depan Menurut Airbus
- Film "Adolescence" Ungkap Sisi Gelap Media Sosial bagi Remaja
- Cara Memunculkan Notifikasi WhatsApp Web di Laptop dengan Mudah
- Samsung Rilis Perangkat Elektronik Rumah Tangga Bespoke 2025 dengan Visi AI Home
- Samsung Rilis Perangkat Elektronik Rumah Tangga Bespoke 2025 dengan Visi AI Home
- TikTok Uji Coba Fitur Khusus Artis, Termasuk di Indonesia
- Microsoft Rilis Copilot Search, Mesin Pencari Berbasis AI
- Microsoft Dikabarkan Tunda Proyek Data Center, Begini Nasib Cloud Region di Indonesia
- Saham Apple Anjlok gara-gara "Tarif Impor Trump", Terparah dalam Lima Tahun