cpu-data.info

WhatsApp Izinkan Pengguna Pajang Akun Link Medsos Lain di Profil

Ilustrasi WhatsApp
Lihat Foto

- WhatsApp menyiapkan fitur baru yang kini tengah diuji coba kepada pengguna WhatsApp versi beta. Fitur anyar ini memungkinkan pengguna memajang tautan (link) akun media sosialnya di profile WhatsApp.

Fitur ini hadir untuk WhatsApp Android versi beta 2.25.7.9. Dengan kemampuan memasang link medsos lain di profil WhatsApp, pengguna akan lebih mudah untuk saling terhubung lintas platform dan memudahkan berbagi info akun media sosial kepada pengguna lain.

Menurut laporan situs yang kerap membocorkan fitur baru WhatsApp, WABetaInfo, ketika link akun medsos terpasang di profil WA, link tersebut akan langsung muncul tepat di bawah nama pengguna.

Format dan tampilannya identik dengan tautan yang terpasang di akun Instagram seperti gambar di bawah ini.

Baca juga: WhatsApp Siapkan Cara Baru Balas Pesan, Mirip Thread di X/Twitter

WhatsApp sedang menguji coba fitur baru yang memungkinkan penggunanya menambahkan link akun media sosialnya di profil WhatsAppWABetaInfo WhatsApp sedang menguji coba fitur baru yang memungkinkan penggunanya menambahkan link akun media sosialnya di profil WhatsApp

Ada logo menyerupai rantai, disertai tautan akun medsos yang disimpan. Dengan mengeklik link tersebut, pengguna bakal langsung diarahkan ke akun media sosial yang ada di platform lain.

Namun, untuk saat ini, tautan yang terpasang hanya tersedia untuk akun Instragram saja. Meski demikian, WhatsApp kemungkinan akan mengizinkan pengguna menambah link medsos lain dalam waktu dekat.

“Saat ini, Instagram adalah satu-satunya platform yang mendukung (fitur ini), tetapi kami sudah dapat mengantisipasi bahwa WhatsApp akan memperluas dukungan ke lebih banyak layanan media sosial di pembaruan mendatang,” ungkap WABetaInfo.

Bisa diatur siapa yang boleh lihat

Demi menjaga keamanan penggunanya, WhatsApp juga menyediakan pengaturan privasi dalam mengelola visibilitas dari link media sosial yang dimunculkan.

Pengguna bisa memilih link medsos dapat dilihat sepenuhnya oleh orang, hanya kontak yang disimpan, hanya beberapa kontak tertentu, atau sepenuhnya disimpan secara pribadi.

Fleksibilitas opsi yang ditawarkan memberi kontrol penuh kepada pengguna untuk mengatur siapa saja yang diperbolehkan mendapat akses langsung ke akun media sosialnya.

Dengan mekanisme privasi seperti ini, pengguna pun bisa lebih leluasa menentukan siapa saja akun/kontak terpercaya, membatasi akses ke kontak tertentu sehingga dapat meningkatkan privasi dan keamanan.

WABetaInfo mengungkapkan, kehadiran fitur baru yang masih dalam tahap uji coba ini dapat menawarkan transisi atau perpindahan antaraplikasi di WhatsApp dengan lebih lancar (seamless) dan mulus (smooth).

Namun, perlu diketahui bahwa menambahkan tautan medsos di profil WhatsApp tidak bisa semata-mata dianggap sebagai bukti keaslian, dirangkum KompasTekno dari WABetaInfo, Selasa (18/3/2025).

Keberadaan link medsos di sebuah profil WhatsApp tidak diverififikasi ataupun diidentifikasi kepemilikan atau keasliannya. Maka dari itu, kehadiran fitur ini sepenuhnya opsional. Pengguna WhatsApp tidak wajib menambahkan link media sosial di profil WhatsApp.

Baca juga: WhatsApp Status Kini Bisa Ditambahi Musik Seperti IG Stories

Pantauan KompasTekno, fitur ini masih belum hadir di Indonesia. Kemungkinan fitur masih dalam tahap pengembangan dan masih akan digelontorkan secara bertahap.

WhatsApp versi beta sendiri biasanya memang lebih dulu mendapat fitur yang masih dalam proses pengembangan.

Setelah fitur yang dikembangkan sudah dianggap sempurna dan stabil, barulah fitur tersebut dirilis dalam versi publik untuk bisa dijajal seluruh pengguna secara umum.

Sejalan dengan pengembangan fitur baru di atas, WhatsApp juga dikabarkan tengah menguji fitur penyimpanan status. Artinya, konten berupa foto atau video yang dibagikan di WhatsApp Status dapat disimpan oleh pengguna.

Fitur ini konon dikembangkan untuk memudahkan pengguna yang ingin mengunggah ulang konten yang dibagikan atau menyimpan pembaruan penting, tanpa perlu bantuan aplikasi pihak ketiga (third apps).

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat