Fungsi Meta AI di WhatsApp yang Menarik Dicoba, Bisa buat Apa Saja?

- Pengguna mungkin bakal tertarik untuk mengetahui fungsi Meta AI di WhatsApp. Beberapa waktu belakangan ini, WhatsApp telah menggelontorkan salah satu fitur terbaru yang menarik untuk pengguna di Indonesia.
Fitur tersebut adalah Meta AI, chatbot pintar berbasis Artificial Intelligence (AI) buatan Meta (induk perusahaan WhatsApp, Instagram, dan Facebook) yang menggunakan language model Llama 3.2.
Baca juga: Chatbot Meta AI di WhatsApp Belum Muncul? Ini Penyebabnya

Meta AI diintegrasikan ke WhatsApp dalam format akun chatbot yang bisa diajak ngobrol atau chatting oleh pengguna. Sebagai sebuah chatbot pintar, Meta AI punya beragam kemampuan yang menarik dan berguna untuk membantu produktivitas pengguna.
Lantas, apa saja fungsi Meta AI di WhatsApp? Jika tertarik untuk mengetahui lebih lanjut, silakan simak penjelasan di bawah ini mengenai beberapa fungsi Meta AI di WhatsApp yang menarik buat dicoba.
Fungsi Meta AI di WhatsApp
Fungsi Meta AI di WhatsApp sejatinya mirip dengan chatbot-chatbot AI pada umumnya yang berbasis language model, seperti ChatGPT, Copilot, atau Gemini. Meta AI bisa memahami berbagai bahasa, termasuk bahasa Indonesia.
Pengguna bisa bertanya berbagai hal ke Meta AI dan memintanya untuk melakukan beberapa tugas. Berdasar percobaan yang kami lakukan, adapun beberapa fungsi Meta AI di WhatsApp adalah sebagai berikut.
1. Mencari ide

Fungsi Meta AI di WhatsApp yang pertama dan menarik dicoba adalah mencari ide. Pengguna bisa meminta Meta AI untuk memberikan saran atau ide atas sebuah hal, misalnya ide memasak makanan dengan bahan tertentu.
2. Parafrase teks
Kemampuan mengolah teks menjadi kemampuan yang wajib dimiliki chatbot AI seperti Meta AI. Di WhatsApp, pengguna bisa meminta Meta AI untuk mengolah berbagai jenis teks dalam format tertentu, termasuk melakukan parafrase.
3. Membuat berbagai jenis teks

Fungsi Meta AI di WhatsApp yang berikutnya adalah membuat berbagai jenis teks. Pengguna bisa meminta Meta AI di WhatsApp untuk membuatkan berbagai jenis teks sesuai keinginan. Misalnya, pengguna bisa memintanya untuk membuat teks ucapan natal.
4. Mencari jawaban
Pengguna bisa bertanya berbagai hal ke Meta AI di WhatsApp untuk mendapatkan jawaban. Ada banyak tipe pertanyaan yang bisa diajukan ke Meta AI, seperti pertanyaan seputar sejarah, pertanyaan soal matematika, dan masih banyak lagi.
5. Menerjemahkan teks

Selanjutnya, fungsi Meta AI di WhatsApp adalah menerjemahkan teks. Pengguna bisa meminta Meta AI untuk menerjemahkan teks ke berbagai bahasa, misalnya menerjemahkan teks dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris dan sebaliknya.
Baca juga: 2 Cara Mengaktifkan Meta AI di WhatsApp buat Chatting dengan Chatbot Pintar
6. Membuat gambar

Terkini Lainnya
- Apa Jadinya Jika iPhone Tidak Di-update?
- 4 Cara Melihat Password WiFi di Laptop dan PC untuk Semua Model, Mudah
- 10 Game Tersembunyi di Google, Begini Cara Mengaksesnya
- 4 Fitur di HP Samsung untuk Traveling yang Wajib Kalian Tahu
- Kontroversi Foto Jadi Ghibli Pakai AI yang Bikin Dunia Animasi Heboh
- Mengenal Liang Wenfeng, Pendiri Startup AI DeepSeek yang Hebohkan Dunia
- 6 Cara Bikin WhatsApp Terlihat Tidak Aktif biar Tidak Terganggu Saat Cuti Kerja
- 10 Aplikasi Terpopuler di Dunia, Ini yang Diunduh Paling Banyak
- Kisah Nintendo, Berawal dari Kartu Remi ke Industri Video Game Global
- Pendiri Studio Ghibli Pernah Kritik Keras soal AI
- Riset: Orang yang Sering Chat ke ChatGPT Ternyata Kesepian
- Unik, Smartphone Ini Didesain Khusus untuk Hewan Peliharaan
- Arti Warna Lingkaran Hijau, Tosca, dan Biru dan Jumlah Petir Saat Cas HP Samsung
- Baterai Oppo Find X8 Ultra Lebih dari 5.000 mAh, Fast Charging 100 Watt
- 3 Cara Membagikan Link Grup WhatsApp dengan Mudah
- Baterai Pengganti Lithium-Ion Ini Bisa Bisa Tahan Ribuan Tahun
- Cara Mendapatkan Meta AI di WhatsApp biar Bisa Chatting dengan Chatbot
- Remaja "Pembongkar" OpenAI Ditemukan Meninggal, Apa yang Ia Bocorkan?
- Bos ChatGPT, Meta, dan Amazon Sumbang Jutaan Dollar untuk Pelantikan Donald Trump
- Telegram Blokir 15 Juta Grup dan Channel Berbahaya dengan AI