Selamat Ulang Tahun Gmail, Dulu Dikira "April Mop" Sekarang Berusia 20 Tahun
- Layanan e-mail populer besutan Google, Gmail merayakan hari ulang tahun yang ke-20 tahun pada Senin (1/4/2024). Gmail pertama kali diluncurkan pada 1 April 2004.
Selama dua dekade hadir, Gmail berhasil merevolusi layanan e-mail dengan fitur-fiturnya yang mempermudah pengguna. Kemudian Gmail tampil menjadi platform e-mail yang paling banyak digunakan pengguna di seluruh dunia.
Saat ini, Gmail dilaporkan memiliki lebih dari 1,8 miliar pengguna aktif secara global dengan estimasi 121 miliar email terkirim setiap harinya via Gmail.
Jumlah pengguna Gmail jauh di atas pengguna aktif layanan email lain seperti Microsoft Outlook (400 juta pengguna) dan Yahoo Mail (225 juta pengguna).
Namun, ada cerita unik di awal kelahiran Gmail. Ketika pertama kali diumumkan, Gmail dikira sebagai sebuah hoaks atau tipuan semata.
Pasalnya, Gmail hadir dengan segudang fitur yang tidak lazim di zamannya. Misalnya, Gmail hadir sebagai layanan e-mail gratis yang menawarkan penyimpanan 1 GB. Ini merupakan jumlah storage yang sangat besar di era layanan e-mail gratis dengan storage 15 MB.
Baca juga: Ramai soal Gmail Bakal Ditutup Tahun Ini, Ini Faktanya
Hal lain yang membuat Gmail dikira sebagai hoaks adalah karena layanan e-mail milik Google ini diumumkan pada 1 April 2004, bertepatan dengan perayaan April Mop alias April Fool's Day.
Hari April Mop dijadikan momen membuat lelucon atau kebohongan untuk menjahili orang lain dengan bebas tanpa rasa bersalah.
Namun, Gmail ternyata benar-benar hadir, bukan materi April Mop semata. Google pun kemudian membuat pengumuman resmi terkait peluncuran Gmail di laman Google Press dengan tajuk "Google Gets the Message, Launches Gmail". Pada 1 April 2004, Gmail resmi dirilis dalam versi beta/pratinjau.
Nah, Buchheit mengembangkan Gmail sebagai proyek pribadinya dengan memanfaatkan kebijakan tersebut.
Buchheit memulai pekerjaannya pada bulan Agustus 2001. Gmail merupakan kelanjutan dari upaya gagal yang terjadi beberapa tahun sebelum dia bergabung dengan Google pada tahun 1999, dan menjadi karyawan ke-23 Google.
Buchheit mengungkapkan bahwa duo pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin mendukung proyek e-mail yang digarapnya tersebut.
Tim Gmail berkembang seiring berjalannya waktu. Namun, tidak secara pesat. Bahkan ketika layanan ini diluncurkan pada tahun 2004, hanya sekitar selusin engineer Google yang mengerjakannya, termasuk Sanjeev Singh dan Kevin Fox (orang yang membuat interface Gmail).
Inspirasi Gmail datang dari keluhan pengguna Google tentang buruknya kualitas layanan e-mail yang ada.
Terkini Lainnya
- Apakah Mode Pesawat Bisa Menghemat Baterai HP? Begini Penjelasannya
- Ada Tonjolan Kecil di Tombol F dan J Keyboard, Apa Fungsinya?
- Cara Kerja VPN untuk Membuat Jaringan Privat yang Perlu Diketahui
- Konsol Handheld Windows 11 Acer Nitro Blaze 8 dan Nitro Blaze 11 Resmi, Ini Harganya
- X/Twitter Akan Labeli Akun Parodi
- Deretan Laptop Baru Asus di CES 2025, dari Seri Zenbook hingga ROG Strix
- 5 Penyebab Tidak Bisa Lihat Profil Kontak WA Orang Lain
- Cara Logout Akun Google Photos dari Perangkat Lain
- Reaksi TikTok soal Rumor Bakal Dijual ke Elon Musk
- RedNote, Medsos China Mirip TikTok Jadi Aplikasi No. 1 di AS
- Pasar Ponsel Dunia Akhirnya Membaik, Naik 4 Persen Tahun Lalu
- 10 Jenis Cookies di Internet dan Fungsinya
- Fitur Baru ChatGPT Bisa Ngobrol ala Gen Z
- Sah, AS Perketat Ekspor Chip AI ke Pasar Global
- Cara Edit Foto Background Merah untuk Daftar SIPSS 2025, Mudah dan Praktis
- Cara Kerja VPN untuk Membuat Jaringan Privat yang Perlu Diketahui
- iPhone dan iPad Ini Masuk Daftar Perangkat Kuno
- Microsoft Pisahkan Langganan Office 365 dan Teams
- ChatGPT Kini Bisa Digunakan Tanpa Perlu Daftar Akun
- AI Juga Butuh "Puasa"
- OnePlus Nord CE 4 Meluncur dengan Snapdragon 7 Gen 3