Ericsson dan Indosat Berkolaborasi untuk Dorong Digitalisasi Indonesia

BARCELONA, - Ericsson dan Indosat Ooredoo Hutchison menandatangani Nota Kesepahaman untuk melanjutkan kemitraan strategis, yang bertujuan untuk mengeksplorasi kolaborasi teknologi di masa depan, dalam upaya mendorong digitalisasi di Indonesia.
Penandatanganan tersebut dilakukan di acara Mobile World Congress (MWC) 2024 yang berlangsung di Fira Gran Via, Barcelona, Rabu (28/2/2024), sebagaimana dilaporkan jurnalis KompasTekno Bill Clinten, yang meliput langsung gelaran MWC 2024.
Melalui kerja sama ini, Indosat akan memperluas inisiatifnya pada platform Ericsson Business Support System (BSS). Hal ini dilakukan untuk mendukung pelanggan prabayar dengan penawaran inovatif baru, yang mampu merespon pergerakan pasar dengan lebih cepat.
Baca juga: Ericsson Pamer Deretan Teknologi Baru di MWC 2024 Barcelona
Kerja sama ini juga merupakan upaya untuk mendukung Indonesia menjadi digital powerhouse, dengan memanfaatkan sumber daya dari Indosat dan Ericsson.
"Semangat gotong royong merupakan kunci strategi Indosat dalam menjalankan transformasi. Melalui kerja sama dengan Ericsson, kami ingin mendorong adopsi teknologi masa depan yang dapat membuka peluang-peluang baru dan memacu pertumbuhan yang berkelanjutan di industri telekomunikasi," jelas Vikram Sinha, President Director & Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison.
"Selain itu, kolaborasi ini juga akan menjadi bagian dari komitmen jangka panjang kami dalam memberdayakan seluruh masyarakat Indonesia dan turut ambil bagian dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045," imbuhnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Krishna Patil, Head of Ericsson Indonesia.
"Kami yakin dengan meningkatkan Ericsson BSS dapat membantu Indosat untuk merealisasikan potensi bisnis dari evolusi jaringan secara penuh dan mencapai ambisi dalam memberikan pengalaman terbaik kepada pelanggan Indosat," kata Krishna.

Kerja sama antara Ericsson dan Indosat ini merupakan lanjutan dari kemitraan strategi dalam teknologi Ericsson Digital Monetization Platform (DMP) yang telah diluncurkan pada Juni 2023.
Baca juga: Telkomsel Gandeng Ericsson Hadirkan Teknologi Jaringan Ramah Lingkungan
Ericsson DMP Business diklaim mampu meningkatkan pengalaman pelanggan Indosat dengan mempercepat waktu pemesanan hingga aktivasi hingga 70 persen dan melayani kebutuhan pelanggan dengan lebih cepat.
Pemanfaatan arsitektur yang dimodernisasi dengan katalog terpusat untuk beberapa lini bisnis telah menghasilkan peningkatan 60 persen dalam hal time to market (TTM).
Terkini Lainnya
- 2 Cara Melihat Password WiFi di HP dengan Mudah dan Praktis
- 10 Cara Mengatasi WhatsApp Web Tidak Bisa Dibuka dengan Mudah, Jangan Panik
- Trump Beri TikTok 75 Hari Lagi, Cari Jodoh atau Blokir?
- iPad Dulu Dicaci, Kini Mendominasi
- AI Google Tertipu oleh April Mop, Tak Bisa Bedakan Artikel Serius dan Guyonan
- iOS 19 Rilis Juni, Ini 26 iPhone yang Kebagian dan 3 iPhone Tidak Dapat Update
- Intel dan TSMC Sepakat Bikin Perusahaan Chip Gabungan di AS
- 10 Bocoran Fitur iPhone 17 Pro, Modul Kamera Belakang Berubah Drastis?
- Cara Melihat Password WiFi di iPhone dengan Mudah dan Cepat
- Kenapa Tiba-tiba Ada SMS Kode Verifikasi di HP? Begini Penyebabnya
- Ketik Kata Ini di Google dan Fakta Menarik yang Jarang Diketahui Bakal Muncul
- 3 Alasan Kita Sering Menonton IG Stories Sendiri Berulang-ulang
- Kenapa Play Store Tidak Bisa Download Aplikasi? Begini Penyebabnya
- Cara Download WhatsApp Business di HP Android buat Jualan Online
- 8 Cara Mengatasi Kode Verifikasi WhatsApp Tidak Muncul, Mudah dan Praktis
- Unik, Kamera Telephoto Xiaomi 14 Bisa Sekaligus Jepret Foto "Macro"
- Realme 12 Plus dan 12 Pro Plus Resmi di Indonesia, Harga mulai Rp 4 Jutaan
- Menilik Layar Oppo Reno11 F 5G, Borderless dengan Bingkai Tipis
- Redmi Note 13 Pro 4G: Harga dan Spesifikasi di Indonesia
- Spesifikasi dan Harga Tecno Spark 20 Pro Plus di Indonesia, Mulai Rp 2,7 Juta