Kacamata AR Apple Vision Pro Dibongkar, Ternyata Banyak Bautnya

- Komunitas pegiat teknologi yang gemar membongkar dan melakukan perbaikan gadget, yaitu iFixit kembali mempreteli gawai yang baru dirilis. "Korban" mereka kali ini adalah kacamata augmented/virtual reality (AR/VR) Apple Vision Pro.
Proses pembongkaran kacamata AR/VR perdana Apple yang dibanderol 3.500 dollar AS (sekitar Rp 55 juta) ini ditunjukkan dalam sebuah video yang diunggah di kanal YouTube iFixit.
iFixit memulai proses pembongkaran dengan melepas sejumlah aksesori yang terhubung dengan bodi utama Vision Pro, meliputi baterai, tali pengikat, busa pelindung mata, speaker, dan lain sebagainya.
Baca juga: Headset AR Apple Vision Pro Mulai Dijual di Toko, Harga Rp 55 Juta
Proses ini disebut bisa dilakukan dengan mudah, lantaran pengguna hanya perlu mencolok dan mencabut alias melepas beberapa bagian saja, dan hal ini hanya memerlukan alat bantu yang menyerupai SIM ejector.
Setelah semua komponen eksterior yang menempel di bodi utama dicopot, iFixit lantas membongkar lensa-lensa yang ada di Vision Pro, termasuk lapisan kaca yang ada di bagian paling depan.

Untuk pembongkaran ini, iFixit membutuhkan aksesori tambahan yang bisa menghantarkan gelombang panas (heat gun), sehingga komponen utama dan terluar di bodi Vision Pro, yang direkatkan dengan lem, bisa dilepas.
Dalam proses pembongkaran, iFixit menyebut bahwa bagian depan Vision Pro dilapisi berbagai lensa yang bisa memantulkan atau memproyeksikan gambar dengan proses yang disebut cukup kompleks.
Baca juga: Sony Perkenalkan Headset Mixed Reality Pesaing Apple Vision Pro
Proses pemantulan gambar di dalam lensa Vision Pro ini lantas memungkinkan gambar tersebut bisa dilihat secara tiga dimensi (3D), dan semua hal yang dilihat pengguna lewat kacamata AR/VR tersebut bisa terlihat nyata.
Banyak baut, braket, dan konektor
Setelah kaca dan lensa-lensa dicopot, proses pembongkaran Vision Pro tampaknya semakin kompleks. Pasalnya, iFixit menilai bahwa perangkat ini dibekali dengan banyak baut, wadah komponen alias braket, dan konektor.
Selain itu, pengguna juga memerlukan heat gun untuk mencairkan lem yang merekatkan sejumlah komponen, sebelum bisa mencongkel komponen tersebut keluar dari braket atau wadahnya.

Sesudah mencopot baut dan mencongkel sejumlah braket, barulah iFixit menemukan sejumlah komponen utama yang ada di Vision Pro, meliputi kamera, sensor, papan inti alias logic board, mesin penggerak (motor) yang berhubungan dengan lensa, dan lain sebagainya.
Biasanya, iFixit memberikan skor tingkat kemudahan perbaikan suatu perangkat yang mereka bongkar.
Namun dalam video ini, mereka tidak memberikan informasi tersebut, lantaran mereka menilai proses pembongkaran ini memerlukan waktu yang cukup lama. Bahkan, iFixit berencana untuk merilis video kedua yang berkaitan dengan proses pembongkaran ini.
"Vision Pro adalah perangkat Apple yang memiliki komponen cukup kompleks dan sulit dibongkar, saking sulitnya kami membutuhkan dua video untuk membahas pembongkaran perangkat ini," ujar iFixit dalam kanal YouTube mereka, seperti dihimpun KompasTekno pada Senin (5/2/2024).
Nah, penasaran bagaimana proses iFixit membongkar Apple Vision Pro? Video pertama iFixit terkait pembongkaran perangkat AR/VR Apple ini bisa ditonton dalam jendela pemutar video berikut ini.
Terkini Lainnya
- Bytedance "Suntik Mati" Fitur Mirip Instagram di TikTok
- Bagaimana Cara Wireless Charging di HP Bekerja? Ini Penjelasannya
- 7 Trik Memperkuat Sinyal di iPhone
- Kenapa Pesan WhatsApp Tidak Masuk Jika Tidak Dibuka? Ini Penyebabnya
- Apa Jadinya Jika iPhone Tidak Di-update?
- 4 Cara Melihat Password WiFi di Laptop dan PC untuk Semua Model, Mudah
- 10 Game Tersembunyi di Google, Begini Cara Mengaksesnya
- 4 Fitur di HP Samsung untuk Traveling yang Wajib Kalian Tahu
- Kontroversi Foto Jadi Ghibli Pakai AI yang Bikin Dunia Animasi Heboh
- Mengenal Liang Wenfeng, Pendiri Startup AI DeepSeek yang Hebohkan Dunia
- 6 Cara Bikin WhatsApp Terlihat Tidak Aktif biar Tidak Terganggu Saat Cuti Kerja
- 10 Aplikasi Terpopuler di Dunia, Ini yang Diunduh Paling Banyak
- Kisah Nintendo, Berawal dari Kartu Remi ke Industri Video Game Global
- Pendiri Studio Ghibli Pernah Kritik Keras soal AI
- Riset: Orang yang Sering Chat ke ChatGPT Ternyata Kesepian
- Ramai soal Fitur di WhatsApp yang Diduga Bisa buat Selingkuh, Apa Itu?
- 20 Tahun Facebook, Ini 10 Fakta Unik yang Jarang Diketahui
- Pesan WhatsApp Channel Kini Bisa Dibagikan ke WA Status
- Facebook Ultah Ke-20, Mark Zuckerberg Nostalgia Pasang PP Jadul
- Tanda Samsung Galaxy A35 5G dan Galaxy A55 5G Segera Masuk Indonesia