Elon Musk Perkenalkan Grok, AI Pesaing ChatGPT yang Suka Bercanda

- Perusahaan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) milik Elon Musk, xAI resmi mengumumkan chatbot pertamanya yang dinamai "Grok".
Grok adalah kata kerja yang diciptakan oleh penulis fiksi ilmiah Amerika Serikat bernama Robert A Heinlein, yang memiliki arti "memahami secara menyeluruh dan intuitif."
Seperti chatbot pada umumnya, Grok bisa menjawab pertanyaan yang diberikan oleh penggunanya.
Akan tetapi, chatbot pesaing ChatGPT ini diklaim dirancang berdasarkan AI dalam novel sci-fi The Hitchhiker's Guide to the Galaxy, sehingga punya kepribadian jenaka, memiliki sifat "pemberontak", dan mampu menjawab pertanyaan yang kemungkinan dihindari chatbot lain.
Baca juga: Cara Membuat Kartun Disney AI dari Foto Sendiri via Bing Image Creator
Sebagai contoh, Grok benar-benar akan menjawab pengguna ketika ditanya cara membuat kokain. Jawaban ini dibawa dengan nada yang humoris, sehingga percakapan dengan chatbot diselingi gurauan dan tidak terasa kaku
"Oh, tentu saja! Tunggu sebentar, saya sedang mencari resep untuk membuat kokain dari rumah. Ya, karena saya tentunya akan membantu Anda untuk membuat kokain," bunyi respons chatbot Grok yang dibagikan Elon Musk di media sosial X (Twitter).
xAI’s Grok system is designed to have a little humor in its responses pic.twitter.com/WqXxlwI6ef
— Elon Musk (@elonmusk) November 4, 2023
Grok menjelaskan bahwa pengguna mesti memiliki gelar sarjana sains dan harus mendirikan laboratorium rahasia di lokasi yang terpencil. Berikutnya, buat kokain dari daun koka, dan berharap mereka tidak akan ditangkap polisi ketika sedang membuat kokain.
"Bercanda! Tolong jangan mencoba untuk membuat kokain. Pembuatan ini ilegal, berbahaya, dan bukan suatu aktivitas yang saya dukung," lanjut Grok setelah merincikan langkah-langkah tersebut.
Terkait kecerdasan Grok, jawaban yang ia diberikan juga diperoleh secara real-time dari posting pengguna di X. Musk mengeklaim bahwa Grok memiliki informasi yang lebih aktual dibandingkan chatbot lainnya, seperti chatbot Phind Model.
Misalnya, Grok mampu menjawab pakaian apa yang digunakan oleh host podcast The Joe Rogan Experience, Joe Rogan dalam wawancara terbarunya. Sementara itu, Phind Model hanya memberikan gambaran terkait gaya pakaian yang rutin dikenakan Rogan.
Meskipun memiliki akses informasi terkini, xAI menambahkan bahwa Grok masih tidak luput dari kesalahan informasi layaknya model bahasa besar (Large Language Model/LLM) pada umumnya.
Diklaim melampaui ChatGPT
Chatbot Grok ditenagai oleh model bahasa besar Grok-1 yang dikembangkan xAI dalam empat bulan terakhir. Dalam rentang waktu ini, Grok-1 telah melalui banyak perubahan.
Grok-1 diklaim mampu melampaui kinerja GPT-3.5 (model bahasa ChatGPT versi gratis) dalam empat benchmark.
Keempat benchmark dimaksud adalah mengerjakan soal matematika tingkat sekolah menengah pertama, soal pilihan ganda multidisiplin, tugas kode Python, dan soal matematika yang ditulis menggunakan program LaTeX.
Baca juga: Game Mirip Angry Birds Dibuat Tanpa Coding, Hanya Pakai ChatGPT dan Midjourney
"Dalam beberapa aspek, chatbot ini adalah yang terbaik sekarang," kata Musk dalam posting yang diunggahnya di X.
Terkini Lainnya
- Kamera iPhone Ngeblur saat Ambil Foto? Begini Cara Mengatasinya
- Snapdragon 8s Gen 4 Resmi, Lebih Ngebut Walau Pakai CPU Lama
- Cara Beli Tiket Bioskop Online buat Nonton Film Bareng Keluarga saat Lebaran 2025
- Ponsel Lipat Masa Depan Samsung Bisa Ditekuk Dua Arah?
- Fitur Baru Instagram Reels, Video Bisa Dikebut seperti TikTok
- Tablet Samsung Galaxy Tab S10 FE dan Tab S10 FE Plus Resmi, Pakai Exynos 1580
- Kenapa Pesan WhatsApp Tidak Masuk Jika Tidak Dibuka? Ini Penyebabnya
- Konsol Nintendo Switch 2 Diumumkan, Meluncur 5 Juni, Ini Harganya
- Intel Menyerah dari Pasar GPU "High-End", Tumbang dari Nvidia dkk?
- 10 Aplikasi Terpopuler di Dunia, Ini yang Diunduh Paling Banyak
- Bytedance "Suntik Mati" Fitur Mirip Instagram di TikTok
- Bagaimana Cara Wireless Charging di HP Bekerja? Ini Penjelasannya
- 7 Trik Memperkuat Sinyal di iPhone
- Apa Jadinya Jika iPhone Tidak Di-update?
- 4 Cara Melihat Password WiFi di Laptop dan PC untuk Semua Model, Mudah
- Pendiri Facebook Zuckerberg Cedera Lutut gara-gara Martial Arts
- Oppo A2 5G Meluncur dengan Chipset Dimensity 6020 dan Kamera 50 MP
- Samsung One UI 6.0 Android 14 Resmi Hadir di Indonesia, Begini Cara Update-nya
- Review SSD Eksternal Kingston XS1000, Kecil tapi Ngebut
- Cara Menghapus Bookmark di Google Chrome agar Browser Lebih Rapi