Apa Itu Aplikasi Messenger Lite yang Ditutup dan Bedanya dengan Messenger “Biasa”?
- Aplikasi Messenger Lite kini resmi “disuntik mati” alias ditutup. Juru bicara Meta mengatakan, aplikasi Messenger Lite untuk Android sudah tidak bisa diunduh sejak 21 Agustus lalu dan akan ditutup sepenuhnya pada 18 September mendatang.
“Mulai 21 Agustus, pengguna yang mengakses aplikasi Messenger Lite di Android akan diarahkan ke Messenger atau Facebook Lite untuk mengirim dan menerima pesan di Messenger,” ujar juru bicara Meta, sebagaimana dikutip KompasTekno dari Tech Crunch, Jumat (25/8/2023).
Baca juga: Facebook Messenger Setop Dukungan SMS mulai Bulan Depan
Saat ini, pengguna Messenger Lite yang membuka aplikasi akan mendapati tulisan "use Messenger to keep chatting". Artinya, pengguna Messenger Lite diminta agar beralih menggunakan aplikasi Messenger versi “biasa”.
Meski saat ini masih bisa diakses, aplikasi Messenger Lite di toko aplikasi Google Play Store telah lenyap. Kemudian, setelah 18 September nanti, Menurut Meta, pengguna Messenger Lite yang masih aktif juga akhirnya tidak akan bisa mengakses lagi aplikasi tersebut.
Penutupan Messenger Lite untuk Android ini mungkin bakal membuat sebagian pengguna kecewa. Pasalnya, Messenger Lite punya beberapa keunggulan dibanding Messenger biasa. Lantas, sebenarnya apa itu Messenger Lite yang kini resmi “disuntik mati”?
Apa itu Messenger Lite?
Sesuai namanya, Messenger Lite merupakan aplikasi perpesanan Facebook versi ringan. Secara sederhana, Messenger Lite bisa dibilang aplikasi Messenger versi ringan. Aplikasi ini telah dirilis Meta (induk perusahaan Facebook) sejak 2016.
Sebelum Messenger Lite dirilis, Meta sejatinya pada 2014 telah merilis aplikasi Messenger biasa yang berdiri sendiri dan terpisah dari Facebook. Lewat aplikasi Messenger biasa, pengguna bisa saling berkirim pesan dengan teman yang ada di Facebook.
Kemudian, setelah aplikasi Facebook versi ringan atau Facebook Lite dirilis pada 2015, setahun berikutnya Meta mengeluarkan juga aplikasi perpesanan Messenger versi ringan alias Messenger Lite.
Aplikasi Messenger Lite dirilis untuk menjangkau lebih banyak pengguna Facebook dan Messenger. Aplikasi Messenger versi ringan itu memungkinkan pengguna yang memakai smartphone berspesifikasi rendah bisa mengakses layanan perpesanan Facebook.
Perbedaan Messenger Lite dan Messenger biasa
Lalu, apa perbedaan Messenger Lite dan Messenger biasa? Sebagai versi lain dari Messenger biasa, aplikasi Messenger Lite punya sejumlah pembeda. Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah perbedaan Messenger Lite dan Messenger biasa.
Kelengkapan fitur
Messenger Lite memiliki fitur utama sama seperti Messenger biasa, yakni berkirim pesan. Akan tetapi, fitur Messenger Lite tak selengkap Messenger biasa. Terdapat beberapa fitur Messenger biasa yang direduksi atau bahkan tak ada sama sekali di Messenger Lite.
Baca juga: Ini Beda Facebook Lite dengan Facebook Biasa
Misalnya, di segi percakapan, Messenger Lite bisa dipakai untuk mengirim stiker, tetapi animasi dari stiker tidak akan muncul. Kemudian, jika mengirim foto di Messenger Lite, kualitasnya bakal jauh berkurang.
Berikutnya, Messenger Lite juga tidak memiliki fitur yang memungkinkan pengguna untuk mengelola pesan yang diterima dari marketplace Facebook. Semua pesan di Messenger Lite, termasuk pesan dari marketplace, bakal diletakkan dalam satu bagian yang sama.
Sementara itu, pesan dari marketplace Facebook di Messenger biasa bakal diletakkan dalam satu bagian khusus yang terpisah dengan pesan dari pengguna biasa.
Selanjutnya, masih di bagian percakapan, Messenger Lite tidak bisa dipakai untuk panggilan audio dan video grup, sedangkan Messenger biasa dapat melakukannya, sebagaimana dilansir MKS Guide.
Terkini Lainnya
- 5 Penyebab Tidak Bisa Lihat Profil Kontak WA Orang Lain
- Cara Logout Akun Google Photos dari Perangkat Lain
- Reaksi TikTok soal Rumor Bakal Dijual ke Elon Musk
- RedNote, Medsos China Mirip TikTok Jadi Aplikasi No. 1 di AS
- Pasar Ponsel Dunia Akhirnya Membaik, Naik 4 Persen Tahun Lalu
- 10 Jenis Cookies di Internet dan Fungsinya
- Fitur Baru ChatGPT Bisa Ngobrol ala Gen Z
- Sah, AS Perketat Ekspor Chip AI ke Pasar Global
- Cara Edit Foto Background Merah untuk Daftar SIPSS 2025, Mudah dan Praktis
- AI Grok Jadi Aplikasi Terpisah, Sudah Ada di iPhone
- Gaji CEO Apple Tim Cook Naik pada 2024, Sekian Jumlahnya
- 5 Besar Merek PC Global Akhir 2024 Riset Canalys, Lenovo Teratas
- 5 Merek HP Terlaris di Dunia 2024 Versi Counterpoint
- Smartphone Nokia Pensiun, HMD Setop Produksinya
- Ini Jajaran Direksi XLSmart, Perusahaan Gabungan XL dan Smartfren
- YouTube Music Kini Tampilkan Lirik Lagu Real-Time, Bisa Dicoba di Indonesia
- Pengguna WhatsApp Bisa Bikin Grup tanpa Nama
- Pengguna WhatsApp Bakal Bisa Kirim Foto dan Video dengan Kualitas Asli?
- Dropbox Setop Paket Unlimited gara-gara Penambang Kripto
- 4 Tim E-sports Indonesia Lolos ke Kejuaraan Dunia PUBG Mobile