Call of Duty Mobile Season 6 Meluncur, Ada Mode "Battle Royale Mini"

- Garena resmi meluncurkan pembaruan (update) Season 6 - Templar's Oath untuk game Call of Duty: Mobile. Update ini menghadirkan segudang konten anyar mulai dari mode, senjata, hingga battle pass.
Adapun mode yang dimaksud adalah "Multiplayer Arena". Dalam mode ini, pemain dan tiga rekan tim lainnya bakal bertempur dengan dua tim musuh, di peta (map) New Vision City atau Ecology Lab.

Baca juga: Game Black Panther Diumumkan, Dibuat Veteran Call of Duty
Nah, pertandingan ini dibagi menjadi beberapa ronde. Siapa yang berhasil mengamankan dua ronde, ialah yang berhak menjadi pemenang.
Selain mode baru, Garena juga memperkenalkan peningkatan untuk mode "Goliath Clash", "Ground War", dan "Battle Royale".
Mode "Goliath Clash" kini dapat dimainkan di lebih banyak peta. Lalu, Goliath Pyro telah ditingkatkan (upgrade) menjadi Goliath berpelindung emas (armor) dengan senjata dua tangan.
Armor yang menyerupai robot ini bisa meluncurkan misil pelacak otomatis dari punggungnya.
Beralih ke mode "Ground War", pengguna bisa menikmati mode tersebut di peta Armada Strike. Peta ini lebih besar dibandingkan Armada Strike versi "reguler" yang dirilis di Season 5, sehingga memungkinkan peperangan berskala besar di berbagai kapal laut.
Selanjutnya, ada juga kelas (class) baru di mode "Battle Royale". Kelas bernama "Kinetic Station" ini mampu membentuk pelindung yang akan mengurangi sebagian damage yang diperoleh pemain dan rekannya.
Perlu dicatat, armor ini tidak melindungi pemain dari serangan jarak dekat (melee), headshot, granat api, atau ledakan. Jadi, bisa dikatakan bahwa Sniper merupakan "counter" berat dari kelas Kinetic Station.
Bila tertarik, gamer bisa mendapatkan kelas ini dengan mengerjakan misi "Damage Denied".
Pada musim ke-6 ini COD Mobile juga kedatangan senjata baru bernama Grau 5.56. Grau 5.56 merupakan senapan Assault Rifle (AR) yang sebelumnya tersedia di "Call of Duty: Modern Warfare" keluaran 2019.
Baca juga: Game Call of Duty Warzone Orisinal Ditutup September 2023

Dengan skor seperti itu, bisa disimpulkan bahwa senjata ini mengunggulkan bobotnya yang ringan, sehingga cocok sekali untuk pemain yang agresif.
Tak hanya senjata baru, senjata lama pun juga mendapatkan perhatian dari tim developer.
Terkini Lainnya
- Sejarah E-sports di Dunia, Turnamen dan Game Pertama hingga Masuk Cabang Olahraga
- Kisah di Balik Kesuksesan Jeff Bezos, Penjual Burger yang Jadi Pendiri Amazon
- Kamera iPhone Ngeblur Saat Ambil Foto? Begini Cara Mengatasinya
- Snapdragon 8s Gen 4 Resmi, Lebih Ngebut walau Pakai CPU Lama
- Cara Beli Tiket Bioskop Online buat Nonton Film Bareng Keluarga Saat Lebaran 2025
- Ponsel Lipat Masa Depan Samsung Bisa Ditekuk Dua Arah?
- Fitur Baru Instagram Reels, Video Bisa Dikebut seperti TikTok
- Tablet Samsung Galaxy Tab S10 FE dan Tab S10 FE Plus Resmi, Pakai Exynos 1580
- Kenapa Pesan WhatsApp Tidak Masuk Jika Tidak Dibuka? Ini Penyebabnya
- Konsol Nintendo Switch 2 Diumumkan, Meluncur 5 Juni, Ini Harganya
- Intel Menyerah dari Pasar GPU "High-End", Tumbang dari Nvidia dkk?
- 10 Aplikasi Terpopuler di Dunia, Ini yang Diunduh Paling Banyak
- Bytedance "Suntik Mati" Fitur Mirip Instagram di TikTok
- Bagaimana Cara Wireless Charging di HP Bekerja? Ini Penjelasannya
- 7 Trik Memperkuat Sinyal di iPhone
- GeForce RTX 4000 Kepanasan dan Sampai Meleleh, Nvidia Pasang Konektor Baru
- Alpha A6700 Resmi, Kamera Mirrrorless APS-C Teratas Sony
- Adu Kekayaan Mark Zuckerberg Vs Elon Musk, Siapa yang Lebih Tajir?
- Tablet Honor MagicPad 13 Meluncur dengan Layar IMAX
- Elon Musk Kumpulkan Veteran DeepMind dan OpenAI Bikin Perusahaan AI Baru