Melihat Aksi Suga BTS di Dalam Minimnya Cahaya dengan Fitur Nightography Samsung Galaxy S23 Ultra

- Salah satu personel boyband asal Korea Selatan, BTS, yakni Agust D alias Suga, menggelar konser solonya yang bertajuk “Suga | D Agust in Jakarta” di ICE BSD, Tangerang selama tiga hari pada 26–28 Mei 2023.
KompasTekno berkesempatan hadir di konser solo Suga BTS hari pertama pada Jumat (26/5/2023) kemarin, sekaligus membawa ponsel Samsung Galaxy S23 Ultra untuk mengabadikan momen selama konser berlangsung.
Konser dimulai sekitar pukul 19.00-21.00 WIB. Walaupun konser diselenggarakan di dalam ruangan, suasana konser dibuat seolah seperti malam hari. Pencahayaannya dibuat minim, hanya mengandalkan lampu sorot panggung dan "ARMY Bomb" (lightstick BTS) yang dibawa para penonton.
Baca juga: Memotret Suga BTS dengan HP Konser Samsung Galaxy S23 Ultra
Hal ini tentunya menjadi tantangan tersendiri ketika memotret suasana yang minim cahaya. Kesulitan yang umumnya ditemukan adalah kamera menjadi lebih sensitif terhadap cahaya sehingga kemungkinan foto blur lebih tinggi, serta memunculkan bintik foto (noise).

Guna memaksimalkan hasil foto yang dipotret, KompasTekno menggunakan fitur Nightography di Galaxy S23 Ultra untuk memotret keseruan konser Suga BTS di ICE BSD. Fitur ini sudah ada sebelumnya di Galaxy S22.
Nightography memang mirip dengan mode malam, hanya saja kemampuannya lebih dimaksimalkan. Dalam fitur Nightography, Samsung merancang hardware maupun software agar mampu menghasilkan foto maupun video yang bagus dalam kondisi cahaya rendah seperti saat malam hari.
Baca juga: Apa Itu Nightography yang Jadi Andalan di Samsung Galaxy S22?
Ketika membuka kamera perangkat, fitur Nightography bakal aktif secara otomatis. Kamera langsung mendeteksi suasana/objek yang difoto dan mengaktifkan Nightography bila diperlukan. Tanda fitur ini sudah aktif bisa dilihat di pojok kanan layar. Jika ikon bulan sabit tersebut berwarna kuning, artinya fitur tersebut sudah aktif.
Sebagai gambaran, Galaxy S23 Ultra terdiri dari empat kamera belakang, yaitu kamera utama 200 MP, kamera ultrawide 12 MP dengan sudut pandang 120 derajat, kamera telefoto 10 MP zoom optik 10x, dan kamera telefoto 10 MP zoom optik 3x.

Fitur Nightography cukup memberi kontribusi yang signifikan pada gambar yang dipotret. Gambar tersebut tidak terlihat terlalu gelap. Adapun detail, saturasi, dan kontras yang ditampilkan juga cukup jelas.
Akan tetapi, bila lihat lebih saksama, tingkat sharpness (ketajaman) foto sedikit berkurang serta memunculkan bintik foto pada area gambar yang lebih gelap.
Hal ini wajar mengingat situasi konser Suga BTS saat itu minim cahaya. Kemudian, noise yang dihasilkan juga tidak berlebihan sehingga secara tidak langsung dapat memberi tekstur pada foto yang dihasilkan.

Foto yang di atas diambil menggunakan perbesaran 3x, 10x, dan 30x. Dengan rentang perbesaran tersebut, hasil foto yang diambil sudah cukup karena sesuai dengan jarak KompasTekno ke panggung, yaitu sekitar 8-10 meter.
Ketika memanfaatkan fitur perbesaran, pastikan kondisi tangan harus benar-benar mampu memegang smartphone dengan stabil. Seperti yang disebut di atas, kamera pada dasarnya lebih sensitif terhadap gerakan kecil di kondisi minim cahaya daripada saat siang hari.
Selain memanfaatkan Nightography, KompasTekno juga mengaktifkan fitur “Scene Optimizer”, serta fitur Optical Image Stabilization (OIS) yang mampu meredam guncangan, khususnya saat pengguna melakukan perbesaran gambar di kamera.
Kebolehan fitur lainnya yang juga dimanfaatkan adalah mode ultrawide. Mode ultrawide mampu menghasilkan gambar dengan sudut pandang yang lebih luas sehingga suasana dan keseruan konser bisa lebih tergambarkan. Berikut adalah hasil gambarnya.

Terkini Lainnya
- Mencoba MSI Claw 8 AI Plus, Konsol Gaming Windows 11 dengan Joystick RGB
- Cara Pakai WhatsApp Bisnis buat Promosi UMKM
- Cara Buat Kartu Ucapan Ramadan 2025 untuk Hampers lewat Canva
- Databricks Ekspansi ke Indonesia: Buka Potensi AI dan Pengelolaan Data
- GPU Nvidia RTX 5070 Ti Mulai Dijual di Indonesia, Ini Harganya
- Oppo Rilis Case dan Wallet Edisi Timnas Indonesia untuk Reno 13 F 5G
- 5 Aplikasi Al Quran untuk Mengaji Selama Puasa Ramadhan 2025
- Akamai Rilis Laporan "Defender Guide 2025" untuk Mitigasi Ancaman Siber
- Layanan Indosat HiFi Dikeluhkan Gangguan, Ada yang Sampai 9 Hari
- Cara Melihat Password WiFi di Laptop Windows 11 dengan Mudah dan Praktis
- Tabel Spesifikasi Nubia V70 Design di Indonesia, Harga Rp 1 Jutaan
- Google Bawa Fitur ala Circle to Search ke iPhone
- Microsoft Umumkan Muse, AI untuk Bikin Visual Video Game
- Chatbot AI Grok Jadi Aplikasi Terpisah, Bisa Diunduh di HP dan Desktop
- Perbedaan Spesifikasi iPhone 16 Vs iPhone 16e
- AILD, Upaya Uni Eropa Kejar Tanggung Jawab Al
- Jangan Pernah Kirim “WA Me Settings” atau Aplikasi WhatsApp Bakal Eror!
- Apple Setop Layanan Simpan Foto Gratis My Photo Stream Juli 2023
- Xiaomi Setop Update Redmi Note 9 Series
- Melihat Senyum Suga BTS Lebih Dekat dengan Samsung Galaxy S23 Ultra