Domain .id Terdaftar Mencapai 554.330 di Tahun 2021

- Pengelola Nama Domain Indonesia (PANDI) mengumumkan pencapaiannya di tahun 2021. Di tahun tersebut, PANDI mencatat 554.330 nama domain terdaftar, naik 17 persen dibanding tahun 2020.
Dengan kata lain, nama domain terdaftar di PANDI pada 2021 bertambah 81.761 dari tahun 2020. Secara total, jumlah itu juga melampaui target PANDI di 2021 yaitu sejumlah 532.213 Nama Domain.
Pencapaian PANDI di 2021 diklaim sebagai registri dengan jumlah nama domain terbanyak di Asia Tenggara.
"Target kami di 2021 itu sebenarnya hanya 532.213 nama domain dan alhamdulillah per 31 Desember 2021, kami bisa membukukan lebih dari target 554.330," kata Ketua Pandi Yudho Giri Sucahyo dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (27/1/2022).
"Tentunya ini membahagikan karena jumlah nama domain .id kini sudah berhasil menjadi registri dengan jumlah nama domain terbanyak di Asia Tenggara," imbuh Yudho.
Baca juga: Tahun Ini, Pandi Kejar Pengguna Domain .id dari Luar Negeri
Nama domain .id tampak mulai melampaui negara lainnya di Asia Tenggara pada pertengahan tahun 2021.
Per Juli 2021, nama domain .id yang terdaftar mencapai 534.876. Jumlah ini lebih banyak dibanding Vietnam (531.672) , Malaysia (319.224), Singapura (191.579), dan Thailand (74.302).
Dari total nama domain yang terdaftar di 2021, sebesar 95,47 persen di antaranya didaftarkan oleh masyarakat Indonesia, yakni sebanyak 529.241 nama domain.
Sementara 25.089 nama domain didaftarkan oleh masyarakat dari luar negeri atau persentasenya mencapai 4,53 persen.
Menurut Yudho, domain .id menarik pengguna mancanegara karena namanya yang unik. Yudho mengatakan domain .id dapat diartikan pula sebagai identitas atau indentity.
Yudho menjelaskan, pengguna mancanegara yang memakai domain .id mayoritas adalah perusahaan yang memiliki lokasi di Amerika Serikat, Singapura dan beberapa negara di Eropa.
Dari sisi jumlah pengguna, AS berkontribusi 50 persen sebagai pendaftar nama domain .id di mancanegara.
Sementara itu dibandingkan dengan .com, pangsa pasar domain .id terus meningkat dari tahun 2019 dengan persentase 29 persen. Per Januari 2022, pangsa pasar domain .id disebut mencapai 35 persen, naik dari Juli 2020 yang mencapai 33 persen.
Baca juga: PANDI Buka Pendaftaran Registrar Baru
"Memang kita belum bisa menyamai .com tapi jaraknya sudah semakin kecil. Jadi kalau di Desember 2019, kita separuhnya kurang (perbandingan persentae 70:30) dari .com, tapi per Juli 2021 selisihnya sudah semakin menipis," klaim Yudho.
"Dan kita berharap kalau .id menyalip .com, itulah indikasi masyarakat kita menjadikan .id sebagai tuan rumah di negeri sendiri," imbuhnya.
Terkini Lainnya
- Bukan "Blue Screen" Lagi, Microsoft Ubah Tampilan Error di PC
- Bagaimana Cara Wireless Charging di HP Bekerja? Ini Penjelasannya
- Profil Marina Budiman, Wanita Terkaya di Indonesia
- Motorola Edge 60 Fushion Meluncur dengan Layar Curved
- Perbedaan Status “Memanggil” dan “Berdering“ di WhatsApp saat Telepon
- Cara Mengatasi Play Store Tidak Bisa Download Aplikasi, Mudah dan Praktis
- Saham Perusahaan-perusahaan Teknologi Rontok akibat Tarif Trump
- Sejarah E-sports di Dunia, Turnamen dan Game Pertama hingga Masuk Cabang Olahraga
- Kisah di Balik Kesuksesan Jeff Bezos, Penjual Burger yang Jadi Pendiri Amazon
- Kamera iPhone Ngeblur Saat Ambil Foto? Begini Cara Mengatasinya
- Snapdragon 8s Gen 4 Resmi, Lebih Ngebut walau Pakai CPU Lama
- Cara Beli Tiket Bioskop Online buat Nonton Film Bareng Keluarga Saat Lebaran 2025
- Ponsel Lipat Masa Depan Samsung Bisa Ditekuk Dua Arah?
- Fitur Baru Instagram Reels, Video Bisa Dikebut seperti TikTok
- Tablet Samsung Galaxy Tab S10 FE dan Tab S10 FE Plus Resmi, Pakai Exynos 1580
- Activision Dicaplok Microsoft, Bagaimana Nasib Game Call of Duty di PlayStation?
- Cara Merapikan Spasi di Microsoft Word
- Samsung Galaxy A33 dan A53 Belum Resmi, Sudah Lolos Uji di Indonesia
- Kulkas Samsung Bisa Jadi Pusat Kontrol Smart Home dan Diperintah Pakai Suara
- Oppo Experience Store Pertama Resmi Dibuka di Bandung