CEO Steve Mollenkopf Pensiun, Qualcomm Tunjuk Penggantinya

- Steve Mollenkopf mengumumkan rencananya untuk pensiun dari posisi CEO yang ia emban dalam tujuh tahun terakhir, baru-baru ini.
Ke depannya, Mollenkopf masih akan tetap berada di Qualcomm sebagai penasihat strategis untuk periode waktu yang dirahasiakan oleh perusahaan.
Ia mengaku puas dengan semua pencapaian Qualcomm semasa ia memimpin. "Saya sangat bangga dengan posisi yang saat ini dinikmati oleh perusahaan sebagai pemimpin dunia dalam teknologi nirkabel," kata Mollenkopf.
Qualcomm menunjuk Cristiano Amon sebagai CEO baru pengganti SMollenkopf. Saat ini Amon menjabat sebagai presiden perusahaan.
Baca juga: Qualcomm Umumkan Snapdragon 480, Chipset 5G untuk Ponsel Murah
"Chistian Amon dipilih sebagai CEO pengganti dengan suara bulat dari dewan direksi," kata Qualcomm dalam sebuah penryataan, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Business Insider, Rabu (6/1/2021).
Menurut Mollenkopf, ini merupakan waktu yang tepat untuk Amon mengambil alih kepemimpinan perusahaan dan memanfaatkan peluang terbesar yang pernah ada dalam sejarah perusahaan.
Qualcomm pada akhir tahun lalu mengukuhkan diri menjadi vendor chip 5G terbesar setelah menguasai 39 persen pangsa pasar ponsel 5G, yang terjual di seluruh dunia pada kuartal-III 2020.
Qualcomm juga membukukan keuntungan yang kuat di segmen chip kelas atas dibandingkan tahun 2019 lalu, sebagaimana dimuat dalam laporan Market Monitor Service dari Counterpoint.
Baca juga: Akhirnya Mediatek Ungguli Qualcomm untuk Pertama Kalinya
Sedangkan, di sektor pangsa pasarglobal, Qualcomm hanya kalah tipis dari pesaing terdekatnya, MediaTek, dengan menguasai 29 persen pangsa pasar.
Mollenkopf sendiri sudah bekerja selama 26 tahun di perusahaan semikonduktor asal AS itu. Ia baru ditunjuk sebagai CEO Qualcomm pada Maret 2014. Dia memimpin ekspansi Qualcomm ke segmen industri baru seperti Internet of Things (IoT), RF Front End, dan otomotif.
"Steve menghadapi lebih banyak hal-hal dan tantangan dalam tujuh tahun sebagai CEO daripada yang dihadapi kebanyakan pemimpin dalam seluruh karir mereka," kata Mark McLaughlin, ketua dewan direksi Qualcomm.
Terkini Lainnya
- Mediatek Rilis Dimensity 6400, Chip Tahun Lalu yang Di-overclock
- 5 Negara Larang DeepSeek, Terbaru Korea Selatan
- Riset: Pengguna iPhone Lebih Cepat Ganti HP Baru
- Netflix Buka Restoran, Bawa Konsep Serial dan Film Populer
- 2 Cara Menghentikan SMS Spam Iklan Pinjol yang Mengganggu
- Cara Blokir SMS Spam dan Promosi di HP Samsung
- MSI "Pede" Jual Konsol PC Handheld Lebih Mahal dari Asus dan Lenovo
- 4 Cara Bikin Kartu Ucapan Lebaran 2025 untuk Hampers, Cepat dan Bisa Cetak Sendiri
- Unboxing Moto G45 5G, HP Pertama Motorola "Comeback" ke RI
- Tablet "Flagship" Huawei MatePad Pro13.2 Meluncur, Bawa Fitur Olah Dokumen Level PC
- Motorola Resmi Kembali ke Indonesia, Bawa HP Moto G45 5G
- Ponsel Lipat Huawei Mate X6 Meluncur, Harga Rp 31 Jutaan
- Huawei Mate XT Ultimate Resmi Rilis Global, Smartphone Lipat Tiga Harga Rp 60 Juta
- Cara Menghapus Cache di HP Xiaomi dengan Mudah dan Praktis
- iPhone SE Tidak Ada Lagi, Ini Gantinya?
- Begini Kabar Terbaru Jack Ma yang Diduga Menghilang
- TikTok Digugat oleh Remaja 12 Tahun
- Samsung Galaxy M02s Resmi, Baterai 5.000 MAh Harga Rp 1 Jutaan
- Lolos TKDN, Xiaomi Redmi 9 Power Segera Masuk Indonesia?
- Xiaomi Mi 10i 5G Meluncur dengan Snapdragon 750G dan Kamera 108 MP