Tim E-sports Indonesia Juarai Turnamen PUBG Mobile Se-Asia

- Tim e-sports asal Indonesia, HZL Legion (RM Djamiah Putra) berhasil memenangi kompetisi game PUBG Mobile di ajang turnamen komunitas e-sport skala besar, Singtel PVP Esports Season 1.
"Kami berusaha semaksimal mungkin untuk tidak mengecewakan para pendukung kami, terlebih kami bertanding sebagai perwakilan Indonesia," tutur salah satu personel tim HZL Legion.
Tim HZL Legion berhasil mendapatkan poin tertinggi dengan perolehan skor 59 poin, setelah mendapatkan dua Chicken Dinner selama sesi pertandingan berlangsung.
Alhasil, HZL Legion unggul 10 poin dibanding pesaingnya, yakni tim XO Motor dari Filipina dan Devilish Gaming dari Singapura.
Baca juga: Demi Bisa Beroperasi di India, PUBG Mobile Akan Lepas dari Tencent
Sebagai juara dalam kategori game PUBG Mobile, tim HZL Legion mengaku hanya memiliki tiga hari waktu persiapan sebelum menghadapi babak Grand Final. Ini dikarenakan setiap personil memiliki kesibukannya masing-masing.

"Berlatih dengan sungguh-sungguh, jangan mudah puas, berhenti membandingkan kemampuan Anda dengan tim lain, dan jangan pernah menyerah," pungkas tim HZL Legion.
Turnamen e-sport Singtel PVP Esports Season 1 sendiri telah mencapai puncaknya. Terdapat empat tim e-sports yang keluar sebagai juara dari kompetisi tersebut, yakni DeloitteOne dan TurretHeist dari Singapura yang bertanding di game Dota 2 dan Mobile Legends.
Tim Pigeon and Friends asal Singapura kembali menjadi juara bertahan dalam kategori kampus. Kemudian tim asal Indonesia, HZL Legion (RM Djamiah Putra) menjadi juara di kategori PUBG Mobile.
Keempat tim tersebut juga membawa pulang hadiah uang tunai sebesar 5.000 dollar Singapura atau setara dengan Rp 54 juta, setelah berhasil melewati babak Grand Final yang berlangsung pada 5 - 6 September 2020.
Musim kedua dibuka
Head of Business & Marketing, Singtel’s International Group, Cindy Tan mengumumkan kehadiran kategori game baru pada turnamen Singtel PVP Esports Season 2.
Baca juga: Turnamen Internasional PUBG Mobile Ditunda Gara-gara Masalah Login
"Menjelang musim kedua, kami menantikan aksi esports yang lebih menarik dengan hadirnya game baru, yakni Valorant, serta menambahkan negara Brunei dan Myanmar ke turnamen regional kami," kata Cindy dalam keterangan resmi kepada KompasTekno, Rabu (16/9/2020).
It has been a fantastic Season 1 for us. Congratulations to Team Singapore for bagging 3 out of 4 Championships!
We would like to thank all Teams for participating in Season 1 of our PVP Esports Community Championships!
Sign up for Season 2 at #! pic.twitter.com/T8NSPcU2jO
— PVPEsports (@PVPEsports) September 7, 2020
Proses pendaftaran VP Esports Campus Championships Season 2 telah dibuka sejak 14 Agustus kemarin hingga 18 Oktober mendatang. Sementara kategoris Open Championship akan ditutup lebih awal, yakni pada 30 September 2020.
Sebagai informasi, turnamen Singtel PVP Esports merupakan liga e-sports regional Asia yang mempertandingkan 1.300 tim terbaik dari Singapura, Indonesia, Malaysia, Filipina dan Thailand. Total hadiah yang diperebutkan mencapai 70.000 dollar Singapura (Rp 763 juta).
Terdapat tiga judul game yang dilombakan pada Singtel PVP Esports Season 1, yakni Dota 2, Mobile Legends, dan PUBG Mobile. Di musim kedua, rencananya pihak Singtel akan menambah satu kategori game baru bergenre first person shooter, yakni Valorant.
Singtel PVP Esports terbagi menjadi dua kategori, yakni PVP Esports Corporate Championships dan PVP Esports Campus Championships. Setiap kategori diperuntukan kepada masing-masing tim dalam jenjang yang berbeda.
PVP Esports Corporate Championships dikhususkan untuk para peserta dalam jenjang pekerja kantoran, sedangkan PVP Esports Campus Championships dibuka secara umum untuk para pelajar di perguruan tinggi.
Terkini Lainnya
- Begini Desain Pesawat Masa Depan Menurut Airbus
- Ini Daftar iPhone yang Tidak Kebagian Update iOS 19
- Microsoft Rilis Copilot Search, Mesin Pencari Berbasis AI
- Jam iPhone Selalu Tunjukkan 09.41 di Poster Iklan, Ini Fakta Menarik di Baliknya
- Microsoft Dikabarkan Tunda Proyek Data Center, Begini Nasib Cloud Region di Indonesia
- Sering Disalahartikan, 14 Emoji Ini Ternyata Punya Arti Berbeda
- 5 Perusahaan AS yang Minat Beli TikTok Jelang Deadline Pemblokiran 5 April
- Saham Apple Anjlok gara-gara "Tarif Impor Trump", Terparah dalam Lima Tahun
- Bukan "Blue Screen" Lagi, Microsoft Ubah Tampilan Error di PC
- Bagaimana Cara Wireless Charging di HP Bekerja? Ini Penjelasannya
- Profil Marina Budiman, Wanita Terkaya di Indonesia
- Motorola Edge 60 Fushion Meluncur dengan Layar Curved
- Perbedaan Status “Memanggil” dan “Berdering“ di WhatsApp saat Telepon
- Cara Mengatasi Play Store Tidak Bisa Download Aplikasi, Mudah dan Praktis
- Saham Perusahaan-perusahaan Teknologi Rontok akibat Tarif Trump
- Ini Jam Operasional Grapari Telkomsel di DKI Jakarta Selama PSBB
- Pemblokiran Ponsel BM Mulai 15 September, Belum Ada Kejelasan
- Pembuat Game Fortnite Ungkap Hambatan Tembus Asia Tenggara
- PS4 Anda Jadi Lambat? Begini Trik Supaya Kembali Kencang
- Penjualan TikTok ke Amerika, Cuma Mobilnya Tidak Termasuk Mesin?