Ini Daftar 5 Vendor Smartphone Terbesar di Dunia Saat Ini

- Sejak 2017, industri smartphone terpantau lesu dari tahun ke tahun. Namun kini, hal itu sudah berubah. Berdasarkan data Canalys, dari Juli hingga September 2019 (kuartal 3), jumlah pengapalan smartphone secara keseluruhan tercatat 352,4 juta unit.
Angka ini meningkat 1 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, dengan pengapalan 348,9 juta unit.
Jika ditelisik lebih lanjut, Samsung menyumbang porsi paling besar terhadap angka pengapalan smartphone secara keseluruhan.
Baca juga: Daftar Smartphone yang Dapat Update Android 10 sebelum Ganti Tahun
Pabrikan asal Korea Selatan itu bertengger di posisi teratas dengan jumlah pengapalan ponsel mencapai 78,9 juta unit dengan market share 22,4 persen global.
Angka tersebut meningkat 11 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2018, yaitu dengan angka pengapalan 71,3 juta unit, dan market share 20,4 persen.

Samsung terus menunjukkan pertumbuhan positif lantaran pabrikan didikan DJ Koh itu gemar menjejali pasar dengan smartphone teranyar mereka, terutama dengan seri Galaxy A sebagai pengganti dari seri Galaxy J.
Tak ketinggalan, performa Samsung yang bergairah juga didorong oleh kehadiran beragam ponsel 5G dari Samsung, seperti Galaxy S10 5G, Galaxy Note 10 5G, hingga Galaxy A90 5G.
Beralih dari Samsung, posisi kedua merek smartphone global masih ditempati oleh Huawei dengan pengapalan 66,8 juta unit dan market share 19 persen.
Meski didera oleh aneka isu, seperti pemblokiran oleh AS, pabrikan asal China ini justru mencatat pertumbuhan 29 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kemudian, di bawah Huawei ada Apple, Xiaomi, dan Oppo yang masing-masing memperoleh pangsa pasar sebesar 12,3, 9,2, dan 9,1 persen.
Baca juga: 5 Vendor Smartphone Terbesar di Indonesia, Pemain Lokal Goyah
Adapun total pengapalan smartphone ketiga vendor itu tercatat di angka 43,5 juta, 32,5 juta, dan 32 juta unit.
Dari kelima vendor di atas, Canalys mencatat Apple sebagai perusahaan dengan penurunan pengapalan smartphone paling besar.
Baca juga: Penjualan iPhone Lesu, Pendapatan Apple Tetap Naik
Menurut periset Canalys, hal ini disebabkan oleh inovasi pada ponsel iPhone yang tidak begitu signifikan, seperti tak adanya ponsel yang sudah mengadopsi 5G, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari GSMArena, Jumat (1/11/2019).
Berbeda dengan Apple, Xiaomi dan Oppo justru sudah meluncurkan setidaknya satu ponsel 5G kepada konsumen, seperti Mi 9 Pro 5G dan Oppo Reno 5G.
Terkini Lainnya
- Netflix Buka Restoran, Bawa Konsep Serial dan Film Populer
- 2 Cara Menghentikan SMS Spam Iklan Pinjol yang Mengganggu
- Cara Blokir SMS Spam dan Promosi di HP Samsung
- MSI "Pede" Jual Konsol PC Handheld Lebih Mahal dari Asus dan Lenovo
- 4 Cara Bikin Kartu Ucapan Lebaran 2025 untuk Hampers, Cepat dan Bisa Cetak Sendiri
- Unboxing Moto G45 5G, HP Pertama Motorola "Comeback" ke RI
- Tablet "Flagship" Huawei MatePad Pro13.2 Meluncur, Bawa Fitur Olah Dokumen Level PC
- Motorola Resmi Kembali ke Indonesia, Bawa HP Moto G45 5G
- Ponsel Lipat Huawei Mate X6 Meluncur, Harga Rp 31 Jutaan
- Huawei Mate XT Ultimate Resmi Rilis Global, Smartphone Lipat Tiga Harga Rp 60 Juta
- Cara Menghapus Cache di HP Xiaomi dengan Mudah dan Praktis
- iPhone SE Tidak Ada Lagi, Ini Gantinya?
- Begini Kemampuan AI di PC Gaming Handheld MSI Claw 8 AI Plus
- Bocoran 4 Saudara Kembar Oppo Find X9
- 2 Cara Beli Tiket Kapal Feri Online untuk Mudik Lebaran 2025, Mudah dan Praktis