Infinix Hot 50i dan Smart 9 Resmi di Indonesia, Duo Smartphone Harga Rp 1 Jutaan

- Infinix merilis dua smartphone anyar di Indonesia, yakni Infinix Hot 50i dan Smart 9, Senin (7/10/2024). Keduanya dibanderol dengan harga Rp 1 jutaan.
Dari keduanya, spesifikasi Infinix Hot 50i sedikit lebih tinggi di atas kertas, dibanding Infinix Smart 9. Berikut masing-masing spesifikasinya.
Spesifikasi Infinix Hot 50i
Infinix Hot 50i merupakan seri Hot 50 pertama yang diboyong ke Indonesia. Infinix Hot 50i dibekali layar LCD 6,7 inci beresolusi HD, refresh rate 120 Hz, dan touch sampling rate 240 Hz.
Di sisi atas layar terdapat punch hole atau lubang kamera untuk menanamkan sensor beresolusi 8 MP (f/1.0). Ponsel ini memiliki dimensi 165,7 x 77,1 x 8,1 mm dengan berat 184 gram.
Baca juga: Infinix Hot 50 4G Meluncur dengan Helio G100
Di sisi belakang, terdapat modul kamera ganda. Kamera utamanya beresolusi 48 megapiksel dan satu kamera lain belum diketahui konfigurasinya.
Untuk hardware, Infinix Hot 50i ditenagai System-on-Chip (SoC) Mediatek Helio G81 yang dipadu dengan LPDDR4X RAM 6 GB, serta media penyimpanan (storage) 128 GB yang bisa diperluas dengan dukungan microSD hingga 2 TB.
Ponsel ini dibekali dengan baterai 5.000 mAh yang didukung pengisian daya cepat (fast charging) 18W. Untuk software, Infinix Hot 50i menjalankan sistem operasi Android 14 Go Edition yang dilapisi antarmuka XOS 14.0, sebagaimana dirangkum dari Gizmo China.
Adapun Android Go Edition adalah OS Android versi ringan yang biasanya ditujukan untuk smartphone entry-level.
Ponsel ini juga telah mengantongi sertifikasi TÜV SÜD 48-Month Fluency, yang diklaim bisa menjamin performa perangkat tetap stabil dalam jangka waktu lebih lama, melalui pengujian software, hardware, dan aspek teknis lain, sebagaimana dihimpun dari keterangan resmi Infinix yang diterima KompasTekno, Senin (7/10/2024).
Fitur lain yang dibawa mencakup dukungan NFC Multifungsi, dual speaker, Bypass Charging, USB Type-C, Bluetooth 5.5, dan headphone jack 3,5mm.
Ponsel ini juga mengantongi sertifikasi rating IP54 untuk ketahanan terhadap debu dan percikan air. Ponsel ini hadir dalam varian warna Dreamy Purple, Sage Green, Titanium Grey, dan Sleek Black
Infinix Smart 9

Ponsel ini sebelumnya sudah meluncur di Malaysia dan Bangladesh. Spesifikasinya agak mirip dengan Inifnix Hote 50i. Misalnya, diagonal layarnya sama-sama 6,7 inci dengan panel LCD dan refresh rate 120 Hz.
Di sisi atas juga terdapat lubang untung menampung kamera 8 MP. Hanya saja, konfigurasi kamera belakangnya sedikit lebih rendah dibanding Hot 50i, yakni kamera utama 13 MP yang ditemani sensor kedalaman.
Chpset yang ditanamkan sama seperti "saudaranya", yakni Mediatek Helio G81. Akan tetapi, opsi RAM-nya berbeda, yakni 3 GB dan 4 GB yang dipadu storage 64 GB dan 128 GB. Adapun kapasitas RAM bisa diperluas secara virtual.
Terkini Lainnya
- Bytedance "Suntik Mati" Fitur Mirip Instagram di TikTok
- Bagaimana Cara Wireless Charging di HP Bekerja? Ini Penjelasannya
- 7 Trik Memperkuat Sinyal di iPhone
- Kenapa Pesan WhatsApp Tidak Masuk Jika Tidak Dibuka? Ini Penyebabnya
- Apa Jadinya Jika iPhone Tidak Di-update?
- 4 Cara Melihat Password WiFi di Laptop dan PC untuk Semua Model, Mudah
- 10 Game Tersembunyi di Google, Begini Cara Mengaksesnya
- 4 Fitur di HP Samsung untuk Traveling yang Wajib Kalian Tahu
- Kontroversi Foto Jadi Ghibli Pakai AI yang Bikin Dunia Animasi Heboh
- Mengenal Liang Wenfeng, Pendiri Startup AI DeepSeek yang Hebohkan Dunia
- 6 Cara Bikin WhatsApp Terlihat Tidak Aktif biar Tidak Terganggu Saat Cuti Kerja
- 10 Aplikasi Terpopuler di Dunia, Ini yang Diunduh Paling Banyak
- Kisah Nintendo, Berawal dari Kartu Remi ke Industri Video Game Global
- Pendiri Studio Ghibli Pernah Kritik Keras soal AI
- Riset: Orang yang Sering Chat ke ChatGPT Ternyata Kesepian
- Referensi "Cyberlaw" untuk UU Keamanan dan Ketahanan Siber (Bagian II-Habis)
- Referensi "Cyberlaw" untuk UU Keamanan dan Ketahanan Siber (Bagian I)
- Google Mulai Sebar Fitur Anti-Maling di HP Android
- ChatGPT Rilis "Canvas", Tampilan Baru untuk Permudah Coding
- Saham Perusahaan Game Ubisoft Tiba-tiba Melonjak 33 Persen, Apa Penyebabnya?